Pangeran Harry Membuat Keputusan Bodoh untuk Menyakiti Raja Charles III
Selasa, 11 Februari 2025 - 20:40 WIB
loading...
Pangeran Harry kembali menjadi sorotan setelah diduga membuat keputusan yang dianggap bodoh dengan Raja Charles III. Duke of Sussex membatasi pertemuan Charles. Foto/Getty Images
A
A
A
INGGRIS - Pangeran Harry kembali menjadi sorotan setelah diduga membuat keputusan yang dianggap bodoh dalam hubungannya dengan Raja Charles III. Duke of Sussex dikabarkan membatasi pertemuan antara Charles dan kedua cucunya, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, yang kini tinggal di Amerika Serikat.
Langkah Pangeran Harry ini menuai kritik dari berbagai pakar kerajaan, yang menilai tindakannya sebagai bentuk pemerasan terhadap Raja Charles III . Menurut mereka, keputusan suami Meghan Markle itu untuk tetap membawa anak-anaknya menjauh dari Inggris semakin memperlebar jurang dalam hubungan Keluarga Kerajaan.
Harry sebelumnya menyampaikan kekhawatirannya terkait keselamatan dirinya dan keluarganya saat berada di Inggris. Ia menegaskan perlunya perlindungan yang lebih ketat agar anak-anaknya bisa mengenal negara asal mereka dengan aman.
"Dia ingin memastikan keselamatan dirinya dan keluarganya selama berada di Inggris, agar anak-anaknya dapat mengenal negara asalnya dan agar dia dapat membantu mendukung para patronnya serta pekerjaan penting mereka," kata seorang teman dekat Harry kepada Hello! Magazine.
![Pangeran Harry Membuat Keputusan Bodoh untuk Menyakiti Raja Charles III]()
Foto/Getty Images
Baca Juga: 3 Masalah yang Dihadapi Pangeran Harry saat Kembali ke Inggris, Salah Satunya Ratu Camilla
Namun, pakar kerajaan Matt Wilkinson mengungkapkan dalam wawancaranya dengan fotografer kerajaan Arthur Edwards di The Sun bahwa keputusan pangeran 40 tahun ini bisa diartikan sebagai taktik tekanan raja berusia 76 tahun itu.
"Saya rasa ini terasa seperti pemerasan. Seolah-olah dia mengatakan, 'Jika saya tidak mendapatkan keamanan, maka kamu tidak akan pernah melihat cucu-cucumu'," jelas Matt.
"'Negara ini juga tidak akan pernah melihat keluargaku kembali ke Inggris kecuali saya mendapatkan keamanan'," lanjutnya.
Arthur Edwards pun menanggapi pernyataan Wilkinson dengan nada prihatin. Ia menilai keputusan adik Pangeran William itu sangat disayangkan dan hanya akan merugikan keluarganya sendiri.
Baca Juga: Pangeran Harry Dituduh Peras Raja Charles III, Manfaatkan Anak Jadi Alat Tawar-menawar
"Jika dia benar-benar mengatakan hal itu, maka itu adalah keputusan yang bodoh. Saya sangat bersimpati kepada Raja kita, karena dia tidak bisa melihat cucu-cucunya. Itu hal yang sangat menyedihkan," ucap Edwards.
Meskipun demikian, ia menambahkan bahwa jika putra bungsu Raja Charles III dan mendiang Putri Diana ini serta Meghan datang ke Inggris, mereka tetap akan mendapatkan pengamanan.
"Mereka tidak akan dibiarkan tanpa perlindungan. Ke mana pun mereka pergi, selalu ada pengamanan bagi Raja, Ratu, dan anggota keluarga kerajaan lainnya," tandasnya.
Keputusan ayah dua anak ini pun kembali menimbulkan spekulasi mengenai masa depan hubungannya dengan Keluarga Kerajaan Inggris.
Baca Juga: Pangeran Harry Sindir Donald Trump, Beberapa Jam setelah Meghan Markle Diejek
Langkah Pangeran Harry ini menuai kritik dari berbagai pakar kerajaan, yang menilai tindakannya sebagai bentuk pemerasan terhadap Raja Charles III . Menurut mereka, keputusan suami Meghan Markle itu untuk tetap membawa anak-anaknya menjauh dari Inggris semakin memperlebar jurang dalam hubungan Keluarga Kerajaan.
Harry sebelumnya menyampaikan kekhawatirannya terkait keselamatan dirinya dan keluarganya saat berada di Inggris. Ia menegaskan perlunya perlindungan yang lebih ketat agar anak-anaknya bisa mengenal negara asal mereka dengan aman.
"Dia ingin memastikan keselamatan dirinya dan keluarganya selama berada di Inggris, agar anak-anaknya dapat mengenal negara asalnya dan agar dia dapat membantu mendukung para patronnya serta pekerjaan penting mereka," kata seorang teman dekat Harry kepada Hello! Magazine.

Foto/Getty Images
Baca Juga: 3 Masalah yang Dihadapi Pangeran Harry saat Kembali ke Inggris, Salah Satunya Ratu Camilla
Namun, pakar kerajaan Matt Wilkinson mengungkapkan dalam wawancaranya dengan fotografer kerajaan Arthur Edwards di The Sun bahwa keputusan pangeran 40 tahun ini bisa diartikan sebagai taktik tekanan raja berusia 76 tahun itu.
"Saya rasa ini terasa seperti pemerasan. Seolah-olah dia mengatakan, 'Jika saya tidak mendapatkan keamanan, maka kamu tidak akan pernah melihat cucu-cucumu'," jelas Matt.
"'Negara ini juga tidak akan pernah melihat keluargaku kembali ke Inggris kecuali saya mendapatkan keamanan'," lanjutnya.
Arthur Edwards pun menanggapi pernyataan Wilkinson dengan nada prihatin. Ia menilai keputusan adik Pangeran William itu sangat disayangkan dan hanya akan merugikan keluarganya sendiri.
Baca Juga: Pangeran Harry Dituduh Peras Raja Charles III, Manfaatkan Anak Jadi Alat Tawar-menawar
"Jika dia benar-benar mengatakan hal itu, maka itu adalah keputusan yang bodoh. Saya sangat bersimpati kepada Raja kita, karena dia tidak bisa melihat cucu-cucunya. Itu hal yang sangat menyedihkan," ucap Edwards.
Meskipun demikian, ia menambahkan bahwa jika putra bungsu Raja Charles III dan mendiang Putri Diana ini serta Meghan datang ke Inggris, mereka tetap akan mendapatkan pengamanan.
"Mereka tidak akan dibiarkan tanpa perlindungan. Ke mana pun mereka pergi, selalu ada pengamanan bagi Raja, Ratu, dan anggota keluarga kerajaan lainnya," tandasnya.
Keputusan ayah dua anak ini pun kembali menimbulkan spekulasi mengenai masa depan hubungannya dengan Keluarga Kerajaan Inggris.
Baca Juga: Pangeran Harry Sindir Donald Trump, Beberapa Jam setelah Meghan Markle Diejek
(dra)
Lihat Juga :