AstraZeneca Indonesia dan KFTD Kolaborasi Tingkatkan Efisiensi Layanan Kesehatan Primer
Rabu, 12 Februari 2025 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Kerjasama ini diharapkan dapat memberdayakan seluruh tenaga kesehatan di lebih dari 10.500 Puskesmas di bawah naungan 560 Dinas Kesehatan Provinsi untuk meningkatkan dan memperluas akses pasien terhadap pengobatan dan perawatan asma dan PPOK.
Sementara itu, Plt Direktur Utama dan Direktur Operasional PT Kimia Farma Trading & Distribution, Tomy Faisal menegaskan bahwa kerja sama ini juga menjadi fokus kedua pihak untuk memberikan akses kepada seluruh individu di seluruh Indonesia terhadap obat – obatan.
"Kami sangat antusias dan berterima kasih terhadap AstraZeneca atas kerjasama serta kolaborasi yang dijalan. Kami harap melalui kemitraan ini kita dapat membuka lebih luas lagi akses . Kami sangat bangga dan berharap kolaborasi ini sukses dan channel institusi ini menjadi suatu kebanggaan," ujar Tomy.
“Dengan adanya kerja sama ini, kami harap akan tercipta sinergi yang kuat antara sektor swasta dan pemerintah dalam upaya meningkatkan dan memperkuat sistem layanan kesehatan primer sehingga nantinya dapat meningkatkan hasil bagi para pasien asma dan PPOK di Indonesia,” tutup Esra.
Sementara itu, Plt Direktur Utama dan Direktur Operasional PT Kimia Farma Trading & Distribution, Tomy Faisal menegaskan bahwa kerja sama ini juga menjadi fokus kedua pihak untuk memberikan akses kepada seluruh individu di seluruh Indonesia terhadap obat – obatan.
"Kami sangat antusias dan berterima kasih terhadap AstraZeneca atas kerjasama serta kolaborasi yang dijalan. Kami harap melalui kemitraan ini kita dapat membuka lebih luas lagi akses . Kami sangat bangga dan berharap kolaborasi ini sukses dan channel institusi ini menjadi suatu kebanggaan," ujar Tomy.
“Dengan adanya kerja sama ini, kami harap akan tercipta sinergi yang kuat antara sektor swasta dan pemerintah dalam upaya meningkatkan dan memperkuat sistem layanan kesehatan primer sehingga nantinya dapat meningkatkan hasil bagi para pasien asma dan PPOK di Indonesia,” tutup Esra.
(dra)
Lihat Juga :