Kate Middleton Langgar Aturan Kerajaan demi Perannya Jadi Ratu di Masa Depan
Jum'at, 14 Februari 2025 - 07:00 WIB
loading...
Kate Middleton kembali menjadi sorotan setelah dikabarkan melanggar aturan kerajaan yang bertahan selama lebih dari satu abad. Langkah ini bentuk penegasan. Foto/Getty Images
A
A
A
INGGRIS - Kate Middleton kembali menjadi sorotan setelah dikabarkan melanggar aturan kerajaan yang telah bertahan selama lebih dari satu abad. Langkah berani ini disebut-sebut sebagai bentuk penegasan perannya sebagai ratu dalam masa depan Kerajaan Inggris.
Dilansir dari The News, Jumat (14/2/2025), Kate Middleton memulai 2025 dengan penuh percaya diri dalam menjalankan tugas kerajaannya sebagai calon ratu.
Putri Wales ini tidak hanya menerima tanggung jawab baru dari Raja Charles III, tetapi juga mulai membentuk citranya sendiri dalam kerajaan, termasuk dengan melanggar tradisi kerajaan.
Salah satu perubahan yang menarik perhatian publik adalah pilihan busana Kate yang semakin menunjukkan sisi modern dan relevan dengan zaman.
![Kate Middleton Langgar Aturan Kerajaan demi Perannya Jadi Ratu di Masa Depan]()
Foto/Getty Images
Baca Juga: 3 Alasan Kate Middleton Melepas Gelar Kerajaan, Misi Mulia demi Masyarakat
Efek dari setiap gaya yang ia kenakan, yang dikenal sebagai ‘Efek Kate’, kembali terlihat ketika ia memilih mengenakan blazer coklat dari desainer asal Austria, Petar Petrov, saat menghadiri acara di Galeri Potret Nasional pada 4 Februari 2025.
Menurut Petrov, pilihan busana istri Pangeran William ini melanggar norma kerajaan yang telah ada selama puluhan tahun. Ia tampil dengan gaya yang lebih santai dan modern, mengingatkan banyak orang pada gaya mendiang ibu mertuanya, Putri Diana, yang juga dikenal sering mengguncang protokol kerajaan dengan busana progresifnya.
“Pakaiannya tidak terlalu kaku; ia terlihat modern dan segar. Saya pikir setelah berjuang melawan kanker, ia menjadi lebih relevan dari sebelumnya,” kata Petrov kepada People Magazine.
“Ia menjadi inspirasi bagi banyak wanita, dan itu sangat penting bagi kami,” lanjutnya.
Baca Juga: Kate Middleton Melepas Gelar Kerajaan, Langkah Tak Terduga demi Anak-anak
Ia juga menekankan bahwa ibu tiga anak tersebut bukan lagi sekadar mengikuti aturan yang dibuat lebih dari 100 tahun lalu, tetapi lebih memilih untuk mencerminkan nilai-nilai yang ia anut saat ini.
Ini termasuk bagaimana ia menampilkan diri sebagai anggota Keluarga Kerajaan yang bekerja di era modern. Bukan sekadar mengikuti formalitas kerajaan yang kaku.
“Saya pikir sangat luar biasa bahwa dia adalah sosok yang akan menjadi Ratu Inggris di masa depan,” jelasnya.
“Dia modern, reflektif, dan benar-benar melihat dunia di sekelilingnya daripada hidup dalam gelembung kerajaan. Itu yang membuatnya semakin istimewa,” sambungnya.
Baca Juga: Kate Middleton Dapat Kekuasaan Istimewa yang Tidak Pernah Diperoleh Putri Diana
Langkah kakak ipar Pangeran Harry dan Meghan Markle dalam memperbarui citra kerajaan tidak hanya sekadar soal fesyen, tetapi juga menunjukkan peran aktifnya dalam menyesuaikan monarki dengan perkembangan zaman.
Dengan pendekatan yang lebih inklusif dan relevan, ia memperkuat posisinya sebagai figur penting dalam masa depan kerajaan Inggris.
Dilansir dari The News, Jumat (14/2/2025), Kate Middleton memulai 2025 dengan penuh percaya diri dalam menjalankan tugas kerajaannya sebagai calon ratu.
Putri Wales ini tidak hanya menerima tanggung jawab baru dari Raja Charles III, tetapi juga mulai membentuk citranya sendiri dalam kerajaan, termasuk dengan melanggar tradisi kerajaan.
Salah satu perubahan yang menarik perhatian publik adalah pilihan busana Kate yang semakin menunjukkan sisi modern dan relevan dengan zaman.

Foto/Getty Images
Baca Juga: 3 Alasan Kate Middleton Melepas Gelar Kerajaan, Misi Mulia demi Masyarakat
Efek dari setiap gaya yang ia kenakan, yang dikenal sebagai ‘Efek Kate’, kembali terlihat ketika ia memilih mengenakan blazer coklat dari desainer asal Austria, Petar Petrov, saat menghadiri acara di Galeri Potret Nasional pada 4 Februari 2025.
Menurut Petrov, pilihan busana istri Pangeran William ini melanggar norma kerajaan yang telah ada selama puluhan tahun. Ia tampil dengan gaya yang lebih santai dan modern, mengingatkan banyak orang pada gaya mendiang ibu mertuanya, Putri Diana, yang juga dikenal sering mengguncang protokol kerajaan dengan busana progresifnya.
“Pakaiannya tidak terlalu kaku; ia terlihat modern dan segar. Saya pikir setelah berjuang melawan kanker, ia menjadi lebih relevan dari sebelumnya,” kata Petrov kepada People Magazine.
“Ia menjadi inspirasi bagi banyak wanita, dan itu sangat penting bagi kami,” lanjutnya.
Baca Juga: Kate Middleton Melepas Gelar Kerajaan, Langkah Tak Terduga demi Anak-anak
Ia juga menekankan bahwa ibu tiga anak tersebut bukan lagi sekadar mengikuti aturan yang dibuat lebih dari 100 tahun lalu, tetapi lebih memilih untuk mencerminkan nilai-nilai yang ia anut saat ini.
Ini termasuk bagaimana ia menampilkan diri sebagai anggota Keluarga Kerajaan yang bekerja di era modern. Bukan sekadar mengikuti formalitas kerajaan yang kaku.
“Saya pikir sangat luar biasa bahwa dia adalah sosok yang akan menjadi Ratu Inggris di masa depan,” jelasnya.
“Dia modern, reflektif, dan benar-benar melihat dunia di sekelilingnya daripada hidup dalam gelembung kerajaan. Itu yang membuatnya semakin istimewa,” sambungnya.
Baca Juga: Kate Middleton Dapat Kekuasaan Istimewa yang Tidak Pernah Diperoleh Putri Diana
Langkah kakak ipar Pangeran Harry dan Meghan Markle dalam memperbarui citra kerajaan tidak hanya sekadar soal fesyen, tetapi juga menunjukkan peran aktifnya dalam menyesuaikan monarki dengan perkembangan zaman.
Dengan pendekatan yang lebih inklusif dan relevan, ia memperkuat posisinya sebagai figur penting dalam masa depan kerajaan Inggris.
(dra)
Lihat Juga :