K Fitness Kembangkan Jaringan ke Luar Jakarta, 10 Cabang Baru Segera Dibuka
Kamis, 13 Februari 2025 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Alasan DJ Koo Ngotot Lindungi Warisan Barbie Hsu, Wang Xiaofai Terlilit Utang Rp2,3 Triliun
“Di kota-kota Tier 2 dan Tier 3, masyarakat lebih mempertimbangkan biaya keanggotaan yang kompetitif dibandingkan fasilitas mewah. Mereka mencari program yang memberikan hasil nyata dengan investasi yang masuk akal,” jelasnya.
Yuswo menambahkan bahwa dalam lima tahun ke depan, kota-kota di luar Jakarta, termasuk Surabaya dan Semarang, akan mengalami percepatan urbanisasi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Hal ini mendorong pertumbuhan kelas pekerja muda yang mulai mencari fasilitas kebugaran modern yang belum tersedia secara luas. Kondisi ini menguntungkan bisnis kemitraan gym karena peningkatan infrastruktur dan daya beli yang lebih stabil akan menciptakan permintaan baru untuk layanan gaya hidup sehat.
"Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, prospek bisnis ini, khususnya di luar Jabodetabek, masih sangat potensial. Area-area ini belum terlalu jenuh dengan kompetisi, sehingga memberikan ruang bagi pemain baru untuk masuk dan tumbuh,” tutur Yuswo.
Menanggapi tantangan ini, K Fitness berkomitmen untuk menjaga kualitas fasilitas dan pelayanan yang konsisten, meskipun beroperasi di daerah dengan tingkat persaingan yang lebih rendah. Kualitas alat gym berstandar internasional dan instruktur yang profesional tetap menjadi prioritas utama K Fitness dalam memberikan pengalaman kebugaran terbaik bagi para anggotanya. Dengan pendekatan ini, K Fitness yakin dapat menghadirkan nilai lebih bagi masyarakat dan tetap kompetitif di pasar yang terus berkembang. Menurut David, keanggotaan termurah berada di kisaran Rp190.000 setiap bulannya, dengan syarat komitmen selama dua tahun.
“Di kota-kota Tier 2 dan Tier 3, masyarakat lebih mempertimbangkan biaya keanggotaan yang kompetitif dibandingkan fasilitas mewah. Mereka mencari program yang memberikan hasil nyata dengan investasi yang masuk akal,” jelasnya.
Yuswo menambahkan bahwa dalam lima tahun ke depan, kota-kota di luar Jakarta, termasuk Surabaya dan Semarang, akan mengalami percepatan urbanisasi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Hal ini mendorong pertumbuhan kelas pekerja muda yang mulai mencari fasilitas kebugaran modern yang belum tersedia secara luas. Kondisi ini menguntungkan bisnis kemitraan gym karena peningkatan infrastruktur dan daya beli yang lebih stabil akan menciptakan permintaan baru untuk layanan gaya hidup sehat.
"Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, prospek bisnis ini, khususnya di luar Jabodetabek, masih sangat potensial. Area-area ini belum terlalu jenuh dengan kompetisi, sehingga memberikan ruang bagi pemain baru untuk masuk dan tumbuh,” tutur Yuswo.
Menanggapi tantangan ini, K Fitness berkomitmen untuk menjaga kualitas fasilitas dan pelayanan yang konsisten, meskipun beroperasi di daerah dengan tingkat persaingan yang lebih rendah. Kualitas alat gym berstandar internasional dan instruktur yang profesional tetap menjadi prioritas utama K Fitness dalam memberikan pengalaman kebugaran terbaik bagi para anggotanya. Dengan pendekatan ini, K Fitness yakin dapat menghadirkan nilai lebih bagi masyarakat dan tetap kompetitif di pasar yang terus berkembang. Menurut David, keanggotaan termurah berada di kisaran Rp190.000 setiap bulannya, dengan syarat komitmen selama dua tahun.
Lihat Juga :