Festival Cap Go Meh Little Singkawang Hadir di Seasons City Mall
Selasa, 18 Februari 2025 - 12:24 WIB
loading...
A
A
A
Mualim menambahkan pihaknya akan terus menggelar acara ini setiap tahun dengan tujuan semakin mendorong generasi sekarang agar melek budaya karena keragaman budaya Indonesia anak muda harus diingatkan dan ikut ambil bagian dalam menjaga dan merawat akan hal itu utamanya keragaman budaya.
Francine Widjojo Anggota Komisi B DPRD Fraksi PSI Jakarta menekankan pentingnya menjaga dan merawat keragaman budaya tentu dalam rangka melestarikan budaya dan toleransi beragama tentunya kan ada support baik kementerian kebudayaan ikut mendukung dan disparekraf juga harus hadir mendukung agar makin ditangkap pesan oleh generasi muda.
“Festival Cap Go Meh Littel Singkawang Ini keren ada 80 vihara perwakilan tidak hanya tampilkan barongsai tapi festival palang pintu ondel2 keragaman dan toleransi sangat kental budaya, Makanya adanya festival semacam ini perlu di rawat dan diteruskan melibatkan pihak pemerintah dan semua pihak untuk semakin melestarikan kebudayaan tradisional kepada generasi muda,” ungkapnya.
Francine mengungkapkan Jakarta secara khusus me-encourage menghargai budaya lewat kunjungan ke museum ada kota tua dan tempat bersejarah serta perayaan sejarah lebih aktif mempromosikan medsos dan menggemakan anak muda, tentunya bukan hanya Jakarta namun di luar Jakarta juga makin mengenal.
Tj Jollyman Ketua Panitia Festival Cap Go Meh menjelaskan pihaknya mengadakan cap gomeh yang ke-7 bertujuan melestarikan budaya Tionghoa dari Kalimantan. "Kita sedang mengembangkan kebudayaan Tionghoa untuk bangsa Indonesia, karena bapak reformasi bapak gus dur sudah meresmikan hari imlek sebagai hari libur nasional," ucapnya.
“Kita banyak bersyukur sudah dianggap sebagai kebudayaan Indonesia. Untuk perayaan Cap Go Meh bisa terlaksana berkat dari dukungan season city pak Mualim, pak dewan dari singkawang pak subranto sehingga kita bsa mensukseskan cap gomeh hari ini,” tuturnya.
Alhasil dengan berbagai tradisi dan festival yang menyertainya, Festival Cap Go Meh merupakan salah satu seni budaya Indonesia yang harus dilestarikan karena Festival ini sarat dengan budaya Tionghoa yang berakulturasi dengan budaya lokal lainnya di Indonesia serta di dalamnya ada doa- doa untuk keselamatan dan kesejahteraan bersama.
Francine Widjojo Anggota Komisi B DPRD Fraksi PSI Jakarta menekankan pentingnya menjaga dan merawat keragaman budaya tentu dalam rangka melestarikan budaya dan toleransi beragama tentunya kan ada support baik kementerian kebudayaan ikut mendukung dan disparekraf juga harus hadir mendukung agar makin ditangkap pesan oleh generasi muda.
“Festival Cap Go Meh Littel Singkawang Ini keren ada 80 vihara perwakilan tidak hanya tampilkan barongsai tapi festival palang pintu ondel2 keragaman dan toleransi sangat kental budaya, Makanya adanya festival semacam ini perlu di rawat dan diteruskan melibatkan pihak pemerintah dan semua pihak untuk semakin melestarikan kebudayaan tradisional kepada generasi muda,” ungkapnya.
Francine mengungkapkan Jakarta secara khusus me-encourage menghargai budaya lewat kunjungan ke museum ada kota tua dan tempat bersejarah serta perayaan sejarah lebih aktif mempromosikan medsos dan menggemakan anak muda, tentunya bukan hanya Jakarta namun di luar Jakarta juga makin mengenal.
Tj Jollyman Ketua Panitia Festival Cap Go Meh menjelaskan pihaknya mengadakan cap gomeh yang ke-7 bertujuan melestarikan budaya Tionghoa dari Kalimantan. "Kita sedang mengembangkan kebudayaan Tionghoa untuk bangsa Indonesia, karena bapak reformasi bapak gus dur sudah meresmikan hari imlek sebagai hari libur nasional," ucapnya.
“Kita banyak bersyukur sudah dianggap sebagai kebudayaan Indonesia. Untuk perayaan Cap Go Meh bisa terlaksana berkat dari dukungan season city pak Mualim, pak dewan dari singkawang pak subranto sehingga kita bsa mensukseskan cap gomeh hari ini,” tuturnya.
Alhasil dengan berbagai tradisi dan festival yang menyertainya, Festival Cap Go Meh merupakan salah satu seni budaya Indonesia yang harus dilestarikan karena Festival ini sarat dengan budaya Tionghoa yang berakulturasi dengan budaya lokal lainnya di Indonesia serta di dalamnya ada doa- doa untuk keselamatan dan kesejahteraan bersama.
Lihat Juga :