Mengenal Alice Keppel Leluhur Ratu Camilla yang Jadi Selingkuhan Kakek Buyut Raja Charles III
Rabu, 19 Februari 2025 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
Reputasi Alice sedikit banyak mengingatkan pada awal hubungan Camilla dengan Charles. Ketika mereka mulai berkencan pada 1971, banyak yang beranggapan bahwa ratu 77 tahun itu tidak memenuhi kriteria kerajaan untuk menjadi istri pewaris takhta. Hal ini menjadi salah satu alasan utama di balik perpisahan awal mereka.
Seperti Camilla yang menikahi seorang perwira militer Inggris, Alice juga menikah dengan Letnan Kolonel George Keppel. Namun, ketika pasangan ini pindah ke London, Alice bertemu dengan Pangeran Albert Edward (calon Raja Edward VII) pada 1889. Saat itu, Edward berusia 56 tahun, sedangkan Alice baru 29 tahun.
Hubungan mereka berlangsung selama 12 tahun, bahkan tetap berlanjut setelah Edward naik takhta pada 1902. Alice masih mendampingi sang raja hingga wafatnya pada 1910. Konon, ia berada di sisi ranjang kematian Edward dan begitu histeris sehingga harus dikeluarkan dari ruangan.
Berbeda dengan Diana, yang terang-terangan mengungkapkan kekecewaannya terhadap perselingkuhan Charles dengan Camilla dalam wawancara ikoniknya, Ratu Alexandra, istri Raja Edward VII tidak merasa terancam oleh keberadaan Alice. Bahkan, Alexandra lebih menyukainya dibandingkan selingkuhan raja sebelumnya, Daisy Warwick.
![Mengenal Alice Keppel Leluhur Ratu Camilla yang Jadi Selingkuhan Kakek Buyut Raja Charles III]()
Foto/Wikipedia
Baca Juga: Berdebat dengan Raja Charles III, Ratu Camilla Tolak Perubahan Gelar
Di sisi lain, Alice dikenal sebagai sosok yang lebih hati-hati dan bijaksana. Bahkan membantu sang raja memilih hadiah untuk istrinya, seperti koleksi hewan Fabergé.
Seperti Camilla yang menikahi seorang perwira militer Inggris, Alice juga menikah dengan Letnan Kolonel George Keppel. Namun, ketika pasangan ini pindah ke London, Alice bertemu dengan Pangeran Albert Edward (calon Raja Edward VII) pada 1889. Saat itu, Edward berusia 56 tahun, sedangkan Alice baru 29 tahun.
Hubungan mereka berlangsung selama 12 tahun, bahkan tetap berlanjut setelah Edward naik takhta pada 1902. Alice masih mendampingi sang raja hingga wafatnya pada 1910. Konon, ia berada di sisi ranjang kematian Edward dan begitu histeris sehingga harus dikeluarkan dari ruangan.
Berbeda dengan Diana, yang terang-terangan mengungkapkan kekecewaannya terhadap perselingkuhan Charles dengan Camilla dalam wawancara ikoniknya, Ratu Alexandra, istri Raja Edward VII tidak merasa terancam oleh keberadaan Alice. Bahkan, Alexandra lebih menyukainya dibandingkan selingkuhan raja sebelumnya, Daisy Warwick.

Foto/Wikipedia
Baca Juga: Berdebat dengan Raja Charles III, Ratu Camilla Tolak Perubahan Gelar
Di sisi lain, Alice dikenal sebagai sosok yang lebih hati-hati dan bijaksana. Bahkan membantu sang raja memilih hadiah untuk istrinya, seperti koleksi hewan Fabergé.
Lihat Juga :