Jay-Z dan Beyonce Diancam Dibunuh hingga Dituduh Pemuja Setan
loading...

Jay-Z dan istrinya, Beyonce, menerima ancaman pembunuhan setelah dirinya dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang gadis berusia 13 tahun. Foto/People
A
A
A
JAKARTA - Jay-Z dan istrinya, Beyonce , menerima ancaman pembunuhan setelah dirinya dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang gadis berusia 13 tahun. Dugaan tersebut pun sempat menggemparkan publik.
Sebelumnya, Jay-Z bersama P Diddy sempat didakwa dalam gugatan yang diajukan oleh seorang wanita anonim, Jane Doe. Ia mengklaim telah diperkosa dalam sebuah pesta setelah ajang MTV Video Music Awards pada 2000.
Dilansir dari Geo TV, Rabu (19/2/2025), namun, kasus ini tidak berlanjut karena korban secara sukarela menarik kembali tuduhannya.
Menyusul pembebasannya dari semua tuduhan, Jay-Z mengambil langkah hukum dengan menggugat balik pengacara Jane Doe, Tony Buzbee. Gugatan tersebut mencakup tuduhan pencemaran nama baik, penyebab penderitaan emosional yang disengaja, serta pemerasan.
![Jay-Z dan Beyonce Diancam Dibunuh hingga Dituduh Pemuja Setan]()
Foto/People
Dalam pernyataan yang diajukan ke pengadilan, rapper Empire State of Mind mengungkapkan bahwa sejak tuduhan tersebut muncul, ia dan Beyonce telah menjadi sasaran ancaman mengerikan.
“Orang-orang berkata, ‘Saya tidak sabar menunggu Anda bergabung dengan (Combs) di penjara. Lalu nanti di neraka’,” ujar Jay-Z, seperti diberitakan Daily Mail.
Ia juga menerima berbagai hinaan dan tuduhan kejam di media sosial. “Banyak yang menyebut saya seorang pemuja setan, pedagang manusia, teroris, dan monster. Saya juga dipanggil dengan sebutan rasis dan menerima ancaman kekerasan, termasuk ancaman pembunuhan terhadap saya dan istri saya,” ungkapnya.
Jay-Z juga mengungkapkan bahwa tuduhan palsu ini memberikan dampak besar pada kehidupan keluarganya. Ia merasa harus memilih antara melindungi keluarganya atau tetap menjalani aktivitas publik, termasuk mendukung putrinya, Blue Ivy Carter, yang baru saja merilis promosi film Mufasa: The Lion King.
“Saya dihadapkan pada situasi sulit, apakah saya akan terus mendukung putri saya atau bersembunyi demi menghindari pemberitaan negatif,” jelasnya.
Rapper berusia 55 tahun itu juga mengungkapkan bahwa tekanan akibat kasus ini membuatnya merasa seolah diperas secara emosional dan finansial oleh Tony Buzbee.
“Saya merasa seperti Tuan Buzbee menodongkan pistol ke kepala saya. Saya dipaksa untuk tunduk pada tuntutannya atau mengalami kehancuran total,” tutupnya.
Dengan langkah hukumnya yang baru, Jay-Z berusaha membersihkan namanya dan meminta pertanggungjawaban atas kerugian yang ia alami akibat tuduhan palsu ini.
Sebelumnya, Jay-Z bersama P Diddy sempat didakwa dalam gugatan yang diajukan oleh seorang wanita anonim, Jane Doe. Ia mengklaim telah diperkosa dalam sebuah pesta setelah ajang MTV Video Music Awards pada 2000.
Dilansir dari Geo TV, Rabu (19/2/2025), namun, kasus ini tidak berlanjut karena korban secara sukarela menarik kembali tuduhannya.
Menyusul pembebasannya dari semua tuduhan, Jay-Z mengambil langkah hukum dengan menggugat balik pengacara Jane Doe, Tony Buzbee. Gugatan tersebut mencakup tuduhan pencemaran nama baik, penyebab penderitaan emosional yang disengaja, serta pemerasan.

Foto/People
Dalam pernyataan yang diajukan ke pengadilan, rapper Empire State of Mind mengungkapkan bahwa sejak tuduhan tersebut muncul, ia dan Beyonce telah menjadi sasaran ancaman mengerikan.
“Orang-orang berkata, ‘Saya tidak sabar menunggu Anda bergabung dengan (Combs) di penjara. Lalu nanti di neraka’,” ujar Jay-Z, seperti diberitakan Daily Mail.
Ia juga menerima berbagai hinaan dan tuduhan kejam di media sosial. “Banyak yang menyebut saya seorang pemuja setan, pedagang manusia, teroris, dan monster. Saya juga dipanggil dengan sebutan rasis dan menerima ancaman kekerasan, termasuk ancaman pembunuhan terhadap saya dan istri saya,” ungkapnya.
Jay-Z juga mengungkapkan bahwa tuduhan palsu ini memberikan dampak besar pada kehidupan keluarganya. Ia merasa harus memilih antara melindungi keluarganya atau tetap menjalani aktivitas publik, termasuk mendukung putrinya, Blue Ivy Carter, yang baru saja merilis promosi film Mufasa: The Lion King.
“Saya dihadapkan pada situasi sulit, apakah saya akan terus mendukung putri saya atau bersembunyi demi menghindari pemberitaan negatif,” jelasnya.
Rapper berusia 55 tahun itu juga mengungkapkan bahwa tekanan akibat kasus ini membuatnya merasa seolah diperas secara emosional dan finansial oleh Tony Buzbee.
“Saya merasa seperti Tuan Buzbee menodongkan pistol ke kepala saya. Saya dipaksa untuk tunduk pada tuntutannya atau mengalami kehancuran total,” tutupnya.
Dengan langkah hukumnya yang baru, Jay-Z berusaha membersihkan namanya dan meminta pertanggungjawaban atas kerugian yang ia alami akibat tuduhan palsu ini.
(dra)
Lihat Juga :