Alasan Fariz RM Berkali-kali Konsumsi Narkoba: Tekanan Popularitas Buat Saya Tergelincir
Kamis, 20 Februari 2025 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Fariz RM mengungkap penyesalannya karena sudah keempat kalinya terjerat narkoba. Dia mengaku sudah berusaha agar terhindar dari barang haram itu, tapi kali ini tekanan karena nama besarnya sebagai seorang musisi membuatnya kembali terjerat narkoba. Fariz RM menjadikan narkoba sebagai pelariannya karena beban popularitas yang begitu besar di pundaknya.
"Yaa tentu saja (penyesalan) karena sudah berkali-kali. Setiap kali selesai kasus saya pasti berhenti, tapi mungkin tekanan-tekanan demi tekanan dari popularitas, itu jadi beban saja mungkin membuat saya kembali tergelincir," ujar Fariz RM di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025).
Baca Juga: Riwayat Kasus Narkoba Fariz RM, Pertama Kali Ditangkap 2007
Penangkapan Fariz RM bermula dari tertangkapnya pria berinisial ADK yang merupakan mantan sopir Fariz RM. Pria 46 tahun itu dan barang bukti berupa ganja diamankan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat pada 17 Februari 2025.
Dari ADK, polisi mengetahui bahwa Fariz RM ternyata memesan ‘barang’ (narkoba) dari ADK. Sehari setelah meringkus bandar narkoba, ADK, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Tim Opsnal Unit 3 langsung menuju Bandung, Jawa Barat pada 18 Februari 2025.
"Yaa tentu saja (penyesalan) karena sudah berkali-kali. Setiap kali selesai kasus saya pasti berhenti, tapi mungkin tekanan-tekanan demi tekanan dari popularitas, itu jadi beban saja mungkin membuat saya kembali tergelincir," ujar Fariz RM di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025).
Baca Juga: Riwayat Kasus Narkoba Fariz RM, Pertama Kali Ditangkap 2007
Penangkapan Fariz RM bermula dari tertangkapnya pria berinisial ADK yang merupakan mantan sopir Fariz RM. Pria 46 tahun itu dan barang bukti berupa ganja diamankan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat pada 17 Februari 2025.
Dari ADK, polisi mengetahui bahwa Fariz RM ternyata memesan ‘barang’ (narkoba) dari ADK. Sehari setelah meringkus bandar narkoba, ADK, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Tim Opsnal Unit 3 langsung menuju Bandung, Jawa Barat pada 18 Februari 2025.
(tdy)
Lihat Juga :