alexametrics

Sony Ingin Spider-Man Tetap Berada di Marvel Cinematic Universe

loading...
Sony Ingin Spider-Man Tetap Berada di Marvel Cinematic Universe
Sony ingin agar Spider-Man tetap berada di ranah Marvel Cinematic Universe (MCU) setelah studio itu berhasil mencapai kesepakatan baru dengan studio Disney. (Comic Book)
A+ A-
Spider-Man adalah karakter Marvel yang lisensi filmnya ada di tangan Sony. Namun, lewat sebuah kesepakatan yang dicapai pada 2015, Spider-Man akhirnya bisa tampil di Marvel Cinematic Universe (MCU) produksi Disney/Marvel Studios. Tahun lalu, nasib karakter ini di MCU nyaris tamat setelah Sony dan Disney gagal mencapai kesepakatan baru.

Jalan buntu itu membuat Sony bersiap membawa pergi Spider-Man dari salah satu franchise terbesar di dunia tersebut. Namun, setelah sekitar tiga pekan menghadapi jalan buntu dan satu telepon dari pemeran Spider-Man, Tom Holland, yang sedang mabuk, Sony dan Disney berhasil mengatasi perbedaan. Mereka kemudiann mencapai kesepakatan baru yang mendukung adanya film Spider-Man: Homecoming 3 yang akan memulai produksi tahun ini.

Dari gonjang ganjing tersebut, jelas bahwa Sony adalah pemenangnya. Dalam kesepakatan baru itu, Disney akan menerima 25% keuntungan dari Homecoming 3 sementara membiayai 25% produksi, dan Sony bisa menggunakan Spider-Man dan MCU di film-film karakter Marvel mereka seperti Morbius dan Venom 2. Di Venom 2, Tom Holland dikabarkan akan tampil sebagai Peter Parker meski hanya cameo. (Baca Juga: Sony Tidak Membantah Rumor Tampilnya Spider-Man di Venom 2)



Kondisi ini jelas membuat Sony beruntung. Tidak heran jika Chairman Sony Tom Rothman ingin studio ini meneruskan kesepakatan dengan Disney dan membuat Spider-Man tetap berada di MCU. Peter Parker/Spider-Man versi Tom Holland ini dijadwalkan tampil di Homecoming 3 dan satu film MCU yang masih dirahasiakan. (Baca Juga: Spider-Man Pulang ke MCU, Marvel Rilis 4 Film pada 2021)

“Saya kira ini adalah win-win-win klasik. Saya kira ini adalah kemenangan bagi Sony. Saya kira ini adalah kemenangan bagi Disney. Saya kira ini adalah kemenangan bagi fans dan pencinta film. Satu-satunya yang ingin saya katakan soal ini adalah siklus berita dan ritme negosiasi tidak perlu saling tindih… Saya rasa kita bisa ke sana dan berita bisa lebih maju,” ujar Tom yang dikutip Screen Rant.

Sementara Sony mungkin adalah pemenang besar dengan kesepakatan baru mereka dengan Disney, harus dicatat bahwa Mouse House juga masih mendapatkan bagian kue Spider-Man yang bisa tidak mereka dapatkan. Dengan mempertahankan Spider-Man di MCU, mereka juga mendapatkan dukungan para penggemar selain bagian dari box office. Tambahkan ini dengan fakta bahwa Disney menguasai hak merchandising Spider-Man dan studio itu punya cengkraman yang nyaman pada properti itu. Dengan begitu, cukup masuk akal jika mengasumsikan kalau Sony dan Disney akan menemukan cara meneruskan kemitraan yang saling menguntungkan mereka begitu kontrak Tom Holland di MCU selesai.

Kesepakatan Sony dan Disney ini juga bagus untuk Tom Holland. Ketimbang harus menghindari satu atau seluruh referensi MCU di Homecoming 3, film ini bebas dibuat berdasarkan akhir yang menggantung di adegan mid-credit Spider-Man: Far From Home dengan gaya organik. Terlebih, spinoff Sony seperti Morbius sekarang punya cerita semesta bersama Marvel yang kaya, bukannya beroperasi sendiri—tanpa Spider-Man. Interaksinya dengan Fase 4 MCU mungkin akan mulai secara satu sisi di Morbius dan Venom 2, tapi spinoff setelah itu—seperti film misteri Sony—Marvel yang direcanakan pada 2021—berpotensi membangun fondasi itu dalam cara yang lebih signifikan dan berarti. (Baca Juga: Sony Bakal Rilis Satu Film Spinoff Baru Spider-Man pada 2021)
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak