Peseteruan Drake dan DJ Khaled Memanas, Kirim Peti Mati Bertuliskan RIP Death Threat
Selasa, 25 Februari 2025 - 11:00 WIB
loading...
Perseteruan Drake dan DJ Khaled diyakini sebagai alasan munculnya peti mati hitam. Foto/ Radar online
A
A
A
JAKARTA - Perseteruan Drake dan DJ Khaled diyakini sebagai alasan munculnya peti mati hitam yang menyeramkan di depan pintu rumah tokoh-tokoh hip-hop dan rap terkemuka.
DJ Khaled adalah orang terakhir yang menerima peti mati bertuliskan salib putih terbalik, "RIP Drake" dan "RIP OVO," setelah peringatan yang tampak jelas ditinggalkan di luar gerbang rumahnya di Miami, Florida, pada akhir pekan lalu, Sabtu, 22 Februari.
Baca Juga: Drake Gigit Jari Kalah Taruhan Rp5,3 Miliar di Pertarungan Mike Tyson vs Jake Paul
Dikutip RadarOnline, dua orang pria dikatakan telah tiba di kediaman produser tersebut dengan sebuah truk, mengklaim bahwa mereka berasal dari sebuah perusahaan pengiriman. Ketika tim Khaled mengizinkan truk tersebut masuk ke dalam kediaman, mereka dilaporkan menyandarkan peti jenazah darurat tersebut ke sebuah gerbang dan mulai berlutut serta berdoa. Mereka kemudian kembali ke truk mereka dan pergi.
Menurut polisi Miami, tim keamanan Khaled menghancurkan peti jenazah tersebut dan membuangnya setelah orang-orang tersebut pergi. Dua orang pria yang mengaku berasal dari sebuah perusahaan pengiriman mengirimkan paket yang menyeramkan tersebut.
Pengiriman peti mati yang mengganggu tersebut terjadi dua hari setelah peti jenazah serupa ditinggalkan di luar rumah rapper Tekashi 6ix9ine di Miami pada 13 Februari. Tekashi mengklaim bahwa peti jenazah tersebut bertuliskan nama mendiang musuh bebuyutannya, King Von.
DJ Khaled adalah orang terakhir yang menerima peti mati bertuliskan salib putih terbalik, "RIP Drake" dan "RIP OVO," setelah peringatan yang tampak jelas ditinggalkan di luar gerbang rumahnya di Miami, Florida, pada akhir pekan lalu, Sabtu, 22 Februari.
Baca Juga: Drake Gigit Jari Kalah Taruhan Rp5,3 Miliar di Pertarungan Mike Tyson vs Jake Paul
Dikutip RadarOnline, dua orang pria dikatakan telah tiba di kediaman produser tersebut dengan sebuah truk, mengklaim bahwa mereka berasal dari sebuah perusahaan pengiriman. Ketika tim Khaled mengizinkan truk tersebut masuk ke dalam kediaman, mereka dilaporkan menyandarkan peti jenazah darurat tersebut ke sebuah gerbang dan mulai berlutut serta berdoa. Mereka kemudian kembali ke truk mereka dan pergi.
Menurut polisi Miami, tim keamanan Khaled menghancurkan peti jenazah tersebut dan membuangnya setelah orang-orang tersebut pergi. Dua orang pria yang mengaku berasal dari sebuah perusahaan pengiriman mengirimkan paket yang menyeramkan tersebut.
Pengiriman peti mati yang mengganggu tersebut terjadi dua hari setelah peti jenazah serupa ditinggalkan di luar rumah rapper Tekashi 6ix9ine di Miami pada 13 Februari. Tekashi mengklaim bahwa peti jenazah tersebut bertuliskan nama mendiang musuh bebuyutannya, King Von.
Lihat Juga :