Pernikahan Camilla dan Raja Charles di Tengah Isu Selingkuh, sang Ratu Gugup
Selasa, 25 Februari 2025 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Pasangan ini akan merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-20 tahun ini dengan cara yang istimewa. Mereka akan berkunjung ke Italia pada April dan merayakan ulang tahun pernikahan mereka di luar negeri. Pangeran Charles, Pangeran Wales dan istrinya Camilla, Duchess of Cornwall, meninggalkan Upacara Sipil
Raja Charles dan Ratu Camilla meninggalkan upacara sipil mereka pada 9 April 2005.
Hansford, yang telah bekerja dengan kerajaan selama 35 tahun, mengatakan bahwa Camilla telah "beradaptasi dengan sangat baik" dengan kehidupan kerajaan.
"Saya mengagumi mereka berdua. Saya pikir Raja luar biasa; dia jelas putra ibunya. Dia orang yang teguh hati – benar-benar luar biasa. Saya pikir dia sangat mendukungnya, dan saya pikir dia sangat beruntung," tuturnya.
"Sayang sekali mereka tidak melakukannya sebelumnya, tetapi yang terpenting adalah mereka bahagia bersama dan mereka berdua cocok satu sama lain," ujar dia lagi.
Sementara, Ratu Camilla disebut mengikuti jejak nenek buyutnya, Alice Keppel menjadi simpanan raja. Alice Keppel, dikenal sebagai selingkuhan Raja Edward VII, kakek buyut Raja Charles III dan memiliki hubungan yang berlangsung lebih dari satu dekade dan masih menjadi bagian dari sejarah. Skandal itu dibandingkan dengan perjalanan Ratu Camilla dalam kehidupan Raja Charles III.
Kisah Alice Keppel dalam sejarah Kerajaan Inggris sering dibandingkan dengan perjalanan Camilla dalam kehidupan Charles. Saat Raja 76 tahun itu mulai menjalin hubungan dengan Camilla pada 1971, banyak pihak di kerajaan beranggapan bahwa ia tidak memenuhi kriteria sebagai calon istri pewaris takhta. Hal ini pun menjadi salah satu faktor yang menyebabkan hubungan mereka berakhir untuk sementara waktu, hingga akhirnya Charles menikahi mendiang Putri Diana.
Raja Charles dan Ratu Camilla meninggalkan upacara sipil mereka pada 9 April 2005.
Hansford, yang telah bekerja dengan kerajaan selama 35 tahun, mengatakan bahwa Camilla telah "beradaptasi dengan sangat baik" dengan kehidupan kerajaan.
"Saya mengagumi mereka berdua. Saya pikir Raja luar biasa; dia jelas putra ibunya. Dia orang yang teguh hati – benar-benar luar biasa. Saya pikir dia sangat mendukungnya, dan saya pikir dia sangat beruntung," tuturnya.
"Sayang sekali mereka tidak melakukannya sebelumnya, tetapi yang terpenting adalah mereka bahagia bersama dan mereka berdua cocok satu sama lain," ujar dia lagi.
Sementara, Ratu Camilla disebut mengikuti jejak nenek buyutnya, Alice Keppel menjadi simpanan raja. Alice Keppel, dikenal sebagai selingkuhan Raja Edward VII, kakek buyut Raja Charles III dan memiliki hubungan yang berlangsung lebih dari satu dekade dan masih menjadi bagian dari sejarah. Skandal itu dibandingkan dengan perjalanan Ratu Camilla dalam kehidupan Raja Charles III.
Kisah Alice Keppel dalam sejarah Kerajaan Inggris sering dibandingkan dengan perjalanan Camilla dalam kehidupan Charles. Saat Raja 76 tahun itu mulai menjalin hubungan dengan Camilla pada 1971, banyak pihak di kerajaan beranggapan bahwa ia tidak memenuhi kriteria sebagai calon istri pewaris takhta. Hal ini pun menjadi salah satu faktor yang menyebabkan hubungan mereka berakhir untuk sementara waktu, hingga akhirnya Charles menikahi mendiang Putri Diana.
Lihat Juga :