Demit Pabrik Gula Marah, Teror Pencinta Horor di Momen Lebaran 2025
Rabu, 26 Februari 2025 - 14:25 WIB
loading...
Film horor kembali mewarnai blantikan perfilman di Indonesia. Salah satunya Pabrik Gula.
A
A
A
JAKARTA - Film horor kembali mewarnai blantikan perfilman di Indonesia. Kali ini, hadir Pabrik Gula dengan cerita mencekan dari para buruh.
Endah, Fadhil, Dwi, Hendra, Wati, Ningsih, dan Franky berangkat bersama puluhan orang lainnya ke sebuah pabrik gula untuk menjadi buruh musiman. Setiap tahun pabrik gula mempekerjakan orang-orang dari desa sekitar untuk mempercepat proses penggilingan tebu di musim panen.
Awalnya semua berjalan wajar tanpa keanehan, sampai suatu malam, Endah terbangun dan keluar dari mes/loji tempatnya menginap demi membuntuti sosok misterius. Sejak kejadian malam itu, para buruh mulai mengalami teror yang terus meningkat, mulai dari kecelakaan kerja yang menimpa salah satu dari mereka, sampai tewasnya seorang buruh secara mengenaskan di sumur belakang.
Kemudian terungkap bahwa pabrik tersebut berdampingan dengan kerajaan demit, sesuatu telah membuat para demit marah sehingga sekarang mereka menuntut nyawa para buruh.
Awi Suryadi sebagai sutradara Pabrik Gula menggambarkan suasana Pabrik Gula begitu mencekam. Pasalnya, di film horor ini, MD Pictures menghadirkan gebrakan baru bersama CJ 4Dplex & CGV Indonesia, yang memberi pengalaman menonton ke level yang lebih imersif dalam format 4DX.
Film Pabrik Gula semakin menegangkan ketika para pemainnya, memperlihatkan kemampuan acting yang epic. Sebut saja Arbani Yasiz, Ersya Aurelia, Erika Carlina, Bukie B. Mansyur, dan Wavi Zihan.
Head of Marketing CGV Indonesia Ssun Kim sangat gembira dan antusias karena Pabrik Gula adalah salah satu film yang paling dinantikan di Lebaran 2025
“Kami sangat senang dapat menghadirkan pengalaman imersif yang akan membawa horor Pabrik Gula ke level yang lebih tinggi,” ujar Ssun Kim.
Pabrik Gula yang hadir dalam format 4DX ini memang menjanjikan pengalaman menonton yang benar-benar berbeda. Teknologi 4DX dirancang untuk merangsang pancaindra penonton dengan efek special yang intens, mulai gerakan kursi yang mengikuti setiap adegan menegangkan, kilatan cahaya dramatis, embusan angin yang menusuk, asap yang menambah suasana mencekam, hingga aroma yang membuat pengalaman semakin imersif. Teror pun semakin nyata dan mendebarkan.
Endah, Fadhil, Dwi, Hendra, Wati, Ningsih, dan Franky berangkat bersama puluhan orang lainnya ke sebuah pabrik gula untuk menjadi buruh musiman. Setiap tahun pabrik gula mempekerjakan orang-orang dari desa sekitar untuk mempercepat proses penggilingan tebu di musim panen.
Awalnya semua berjalan wajar tanpa keanehan, sampai suatu malam, Endah terbangun dan keluar dari mes/loji tempatnya menginap demi membuntuti sosok misterius. Sejak kejadian malam itu, para buruh mulai mengalami teror yang terus meningkat, mulai dari kecelakaan kerja yang menimpa salah satu dari mereka, sampai tewasnya seorang buruh secara mengenaskan di sumur belakang.
Kemudian terungkap bahwa pabrik tersebut berdampingan dengan kerajaan demit, sesuatu telah membuat para demit marah sehingga sekarang mereka menuntut nyawa para buruh.
Awi Suryadi sebagai sutradara Pabrik Gula menggambarkan suasana Pabrik Gula begitu mencekam. Pasalnya, di film horor ini, MD Pictures menghadirkan gebrakan baru bersama CJ 4Dplex & CGV Indonesia, yang memberi pengalaman menonton ke level yang lebih imersif dalam format 4DX.
Film Pabrik Gula semakin menegangkan ketika para pemainnya, memperlihatkan kemampuan acting yang epic. Sebut saja Arbani Yasiz, Ersya Aurelia, Erika Carlina, Bukie B. Mansyur, dan Wavi Zihan.
Head of Marketing CGV Indonesia Ssun Kim sangat gembira dan antusias karena Pabrik Gula adalah salah satu film yang paling dinantikan di Lebaran 2025
“Kami sangat senang dapat menghadirkan pengalaman imersif yang akan membawa horor Pabrik Gula ke level yang lebih tinggi,” ujar Ssun Kim.
Pabrik Gula yang hadir dalam format 4DX ini memang menjanjikan pengalaman menonton yang benar-benar berbeda. Teknologi 4DX dirancang untuk merangsang pancaindra penonton dengan efek special yang intens, mulai gerakan kursi yang mengikuti setiap adegan menegangkan, kilatan cahaya dramatis, embusan angin yang menusuk, asap yang menambah suasana mencekam, hingga aroma yang membuat pengalaman semakin imersif. Teror pun semakin nyata dan mendebarkan.
(tdy)
Lihat Juga :