Harapan Hidup Raja Charles III Diprediksi Tinggal 1 Tahun Akibat Kanker
Senin, 03 Maret 2025 - 04:30 WIB
loading...
Kesehatan Raja Charles III semakin memburuk setelah didiagnosis menderita kanker, dengan laporan menyebutkan harapan hidupnya diperkirakan tinggal satu tahun. Foto/Getty Images
A
A
A
INGGRIS - Kesehatan Raja Charles III semakin memburuk setelah didiagnosis menderita kanker , dengan laporan medis terbaru menyebutkan bahwa harapan hidupnya diperkirakan hanya tinggal satu tahun. Situasi ini membuat keluarga Kerajaan Inggris serta dunia internasional waspada terhadap kemungkinan suksesi takhta dalam waktu dekat.
Meskipun telah menjalani perawatan setelah didiagnosis menderita kanker usus besar kurang dari setahun yang lalu, namun perkembangan penyakit Raja Charles III tampaknya semakin sulit dikendalikan.
Keluarga Kerajaan Inggris serta lingkaran dekat Charles telah mulai mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk. Situasi ini juga menarik perhatian Keluarga Kerajaan lainnya di Eropa, termasuk Spanyol, yang mengikuti perkembangan kondisi raja 76 tahun itu dengan saksama.
Dalam sebuah pertemuan pribadi yang berlangsung di London, Charles dikabarkan berbagi informasi serius mengenai kesehatannya kepada Juan Carlos I, mantan Raja Spanyol. Pertemuan tersebut dilakukan secara tertutup di sebuah klub eksklusif di ibu kota Inggris.
Baca Juga: 3 Alasan Raja Charles Selingkuh dengan Ratu Camilla dan Meninggalkan Putri Diana
![Harapan Hidup Raja Charles III Diprediksi Tinggal 1 Tahun Akibat Kanker]()
Foto/Getty Images
Dalam perbincangan itu, suami Ratu Camilla ini dikatakan telah memberi tahu bahwa dokter memberinya prognosis yang cukup suram. Informasi ini begitu memengaruhi Juan Carlos I, yang kemudian menyampaikan kabar tersebut kepada Istana Kerajaan Spanyol.
Berita ini menimbulkan reaksi besar di Istana Zarzuela, tempat Keluarga Kerajaan Spanyol telah mulai mempersiapkan diri untuk peristiwa besar yang kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat. Keluarga Kerajaan Spanyol diperkirakan akan memainkan peran penting dalam upacara perpisahan serta penghormatan bagi ayah dua anak itu.
Dilansir dari E Noticies, Senin (3/3/2025), diperkirakan bahwa Juan Carlos I dan anggota Kerajaan Spanyol lainnya akan hadir dalam pemakaman kenegaraan sebagai bentuk dukungan kepada Kerajaan Inggris.
Sementara itu, di Istana Windsor, berbagai langkah tengah dipertimbangkan untuk mengantisipasi situasi yang berkembang. Salah satu opsi yang muncul adalah kemungkinan turun takhta mantan suami mendiang Putri Diana itu demi memberikan kesempatan kepada Putra Mahkota, Pangeran William.
Baca Juga: Raja Charles Minta David Beckham Cari Influencer untuk The King's Foundation
Namun, banyak pihak menilai opsi ini kecil kemungkinannya terjadi. Sebagaimana mendiang Ratu Elizabeth II yang tetap bertahan di takhta meskipun mengalami berbagai masalah kesehatan, Charles diperkirakan akan tetap menjalankan tugasnya hingga akhir hayatnya.
Namun demikian, perkembangan penyakitnya dapat memaksanya untuk lebih banyak mendelegasikan tugas kerajaan kepada Pangeran Wales. Seiring waktu, peran William dan istrinya, Kate Middleton dalam kerajaan diperkirakan akan semakin besar sebagai bagian dari persiapannya untuk suatu hari nanti menggantikan sang ayah di takhta Inggris.
Baca Juga: Raja Charles dan Ratu Camilla Ikut Sambut Ramadan, Cek Kesiapan Restoran di London
Meskipun telah menjalani perawatan setelah didiagnosis menderita kanker usus besar kurang dari setahun yang lalu, namun perkembangan penyakit Raja Charles III tampaknya semakin sulit dikendalikan.
Keluarga Kerajaan Inggris serta lingkaran dekat Charles telah mulai mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk. Situasi ini juga menarik perhatian Keluarga Kerajaan lainnya di Eropa, termasuk Spanyol, yang mengikuti perkembangan kondisi raja 76 tahun itu dengan saksama.
Dalam sebuah pertemuan pribadi yang berlangsung di London, Charles dikabarkan berbagi informasi serius mengenai kesehatannya kepada Juan Carlos I, mantan Raja Spanyol. Pertemuan tersebut dilakukan secara tertutup di sebuah klub eksklusif di ibu kota Inggris.
Baca Juga: 3 Alasan Raja Charles Selingkuh dengan Ratu Camilla dan Meninggalkan Putri Diana

Foto/Getty Images
Dalam perbincangan itu, suami Ratu Camilla ini dikatakan telah memberi tahu bahwa dokter memberinya prognosis yang cukup suram. Informasi ini begitu memengaruhi Juan Carlos I, yang kemudian menyampaikan kabar tersebut kepada Istana Kerajaan Spanyol.
Berita ini menimbulkan reaksi besar di Istana Zarzuela, tempat Keluarga Kerajaan Spanyol telah mulai mempersiapkan diri untuk peristiwa besar yang kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat. Keluarga Kerajaan Spanyol diperkirakan akan memainkan peran penting dalam upacara perpisahan serta penghormatan bagi ayah dua anak itu.
Dilansir dari E Noticies, Senin (3/3/2025), diperkirakan bahwa Juan Carlos I dan anggota Kerajaan Spanyol lainnya akan hadir dalam pemakaman kenegaraan sebagai bentuk dukungan kepada Kerajaan Inggris.
Sementara itu, di Istana Windsor, berbagai langkah tengah dipertimbangkan untuk mengantisipasi situasi yang berkembang. Salah satu opsi yang muncul adalah kemungkinan turun takhta mantan suami mendiang Putri Diana itu demi memberikan kesempatan kepada Putra Mahkota, Pangeran William.
Baca Juga: Raja Charles Minta David Beckham Cari Influencer untuk The King's Foundation
Namun, banyak pihak menilai opsi ini kecil kemungkinannya terjadi. Sebagaimana mendiang Ratu Elizabeth II yang tetap bertahan di takhta meskipun mengalami berbagai masalah kesehatan, Charles diperkirakan akan tetap menjalankan tugasnya hingga akhir hayatnya.
Namun demikian, perkembangan penyakitnya dapat memaksanya untuk lebih banyak mendelegasikan tugas kerajaan kepada Pangeran Wales. Seiring waktu, peran William dan istrinya, Kate Middleton dalam kerajaan diperkirakan akan semakin besar sebagai bagian dari persiapannya untuk suatu hari nanti menggantikan sang ayah di takhta Inggris.
Baca Juga: Raja Charles dan Ratu Camilla Ikut Sambut Ramadan, Cek Kesiapan Restoran di London
(dra)
Lihat Juga :