Keren, Band D'Masiv Diabadikan Jadi Nama Halte TransJakarta Petukangan
Senin, 03 Maret 2025 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Rian bersama personel band D'Masiv lainnya mengaku bangga menjadi warga Ciledug. Terlebih, mereka besar dan mencari uang di sana sebelum menjadi sebuah band ternama di Tanah Air. Sehingga setiap melalui jalan Petukangan dirinya selalu teringat momen-momen perjuangan di masa lalu.
"Jadi memang jalan itu tuh memang kita selalu, kalau lewat situ tuh selalu kayak flashback ya ke masa-masa di mana kita berjuang. Makanya kita tidak pernah malu untuk bilang kita tuh orang Ciledug. Sebenernya di Ciledug menyimpan banyak mutiara-mutiara yang mungkin dulu gak terlihat," ungkapnya.
Baca Juga: D’MASIV Tampil Memukau dan Beri Pengalaman Intimate di Magic Night in New York
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Welfizon Yuza mengaku senang atas terciptanya kolaborasi senga D'Masiv. Menurutnya, grup band tersebut memiliki visi yang sama dengan perusahaan yang mendorong keberlanjutan.
"Jadi D'Masiv tidak hanya menghibur tapi juga menginspirasi banyak concern terhadap sosial ataupun juga lingkungan. Dan kami di TransJakarta juga punya ESG framework yang kita sebut dengan bersih, berdaya, bestari. Jadi kesamaan ini dan juga untuk mendorong public transport menjadi lifestyle yang membuat kita mengkonkritkan pembicaraan-pembicaraan selama ini," ucapnya.
"Jadi memang jalan itu tuh memang kita selalu, kalau lewat situ tuh selalu kayak flashback ya ke masa-masa di mana kita berjuang. Makanya kita tidak pernah malu untuk bilang kita tuh orang Ciledug. Sebenernya di Ciledug menyimpan banyak mutiara-mutiara yang mungkin dulu gak terlihat," ungkapnya.
Baca Juga: D’MASIV Tampil Memukau dan Beri Pengalaman Intimate di Magic Night in New York
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Welfizon Yuza mengaku senang atas terciptanya kolaborasi senga D'Masiv. Menurutnya, grup band tersebut memiliki visi yang sama dengan perusahaan yang mendorong keberlanjutan.
"Jadi D'Masiv tidak hanya menghibur tapi juga menginspirasi banyak concern terhadap sosial ataupun juga lingkungan. Dan kami di TransJakarta juga punya ESG framework yang kita sebut dengan bersih, berdaya, bestari. Jadi kesamaan ini dan juga untuk mendorong public transport menjadi lifestyle yang membuat kita mengkonkritkan pembicaraan-pembicaraan selama ini," ucapnya.
(tdy)
Lihat Juga :