Meghan Markle Takut Menyebut Nama Kate Middleton, Pilih Diam
Selasa, 04 Maret 2025 - 11:40 WIB
loading...
Meghan Markle kembali menjadi sorotan setelah dugaan bahwa dirinya takut menyebut nama Kate Middleton dalam wawancara dan promosi proyek terbarunya. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Meghan Markle kembali menjadi sorotan setelah dugaan bahwa dirinya takut menyebut nama Kate Middleton dalam wawancara dan promosi proyek terbarunya. Kurangnya dukungan dari Netflix dalam memasarkan acara Meghan semakin memperkuat dugaan bahwa ia sengaja menghindari topik tentang Putri Wales.
Hal ini disoroti oleh Daniela Elser, pakar kerajaan yang mencatat bahwa tidak ada strategi pemasaran besar-besaran untuk acara Meghan Markle itu. Termasuk minimnya kampanye iklan dan wawancara eksklusif dengan media.
"Kami belum melihat mesin Netflix bekerja keras untuk memasarkan acara tersebut," kata Elser.
Dilansir dari Geo TV, Selasa (4/3/2025), salah satu hal yang menarik perhatian adalah ketidakhadiran Meghan dalam wawancara dengan tokoh-tokoh media yang sebelumnya sering mendukungnya.
Baca Juga: Meghan Markle Kesal dengan Kate Middleton yang Terlalu Baik
![Meghan Markle Takut Menyebut Nama Kate Middleton, Pilih Diam]()
Foto/Getty Images
"Kami belum melihat Duchess memberikan wawancara kepada sejumlah tokoh tertentu yang pernah ia ajak bicara di masa lalu," jelasnya.
Menurut Elser, ini bisa jadi upaya untuk menghindari pertanyaan sensitif yang berkaitan dengan Kate Middleton, mengingat hubungan mereka yang tegang sejak beberapa tahun terakhir.
Selain itu, proyek istri Pangeran Harry ini juga tidak mendapat dukungan luas dari tokoh-tokoh ternama. Kecuali dari beberapa individu seperti Mindy Kaling dan CEO Netflix Ted Sarandos.
"Belum banyak nama besar lain yang mendukung acara tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Pernyataan Terbaru Kate Middleton Picu Perang dengan Meghan Markle
Di sisi lain, Elser menggambarkan bahwa perempuan 43 tahun itu tampaknya harus berjuang sendiri dalam mempromosikan acaranya, tanpa dukungan yang kuat dari Netflix maupun figur terkenal lainnya.
"Sebaliknya, Meghan sebagian besar adalah seorang wanita yang mempromosikan sebuah band, dan dia sendiri yang memainkan drum, trompet, dan simbal," ungkapnya.
"Wanita berusia 43 tahun itu memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikannya," tandasnya.
Kesimpulannya, kurangnya promosi dan spekulasi bahwa mantan artis asal Amerika itu takut menyebut nama istri Pangeran William semakin menambah tantangan yang harus dihadapi dalam upayanya membangun kembali citra publiknya.
Baca Juga: Perbandingan Sikap Meghan Markle dan Kate Middleton, Viral di Tiktok
Hal ini disoroti oleh Daniela Elser, pakar kerajaan yang mencatat bahwa tidak ada strategi pemasaran besar-besaran untuk acara Meghan Markle itu. Termasuk minimnya kampanye iklan dan wawancara eksklusif dengan media.
"Kami belum melihat mesin Netflix bekerja keras untuk memasarkan acara tersebut," kata Elser.
Dilansir dari Geo TV, Selasa (4/3/2025), salah satu hal yang menarik perhatian adalah ketidakhadiran Meghan dalam wawancara dengan tokoh-tokoh media yang sebelumnya sering mendukungnya.
Baca Juga: Meghan Markle Kesal dengan Kate Middleton yang Terlalu Baik

Foto/Getty Images
"Kami belum melihat Duchess memberikan wawancara kepada sejumlah tokoh tertentu yang pernah ia ajak bicara di masa lalu," jelasnya.
Menurut Elser, ini bisa jadi upaya untuk menghindari pertanyaan sensitif yang berkaitan dengan Kate Middleton, mengingat hubungan mereka yang tegang sejak beberapa tahun terakhir.
Selain itu, proyek istri Pangeran Harry ini juga tidak mendapat dukungan luas dari tokoh-tokoh ternama. Kecuali dari beberapa individu seperti Mindy Kaling dan CEO Netflix Ted Sarandos.
"Belum banyak nama besar lain yang mendukung acara tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Pernyataan Terbaru Kate Middleton Picu Perang dengan Meghan Markle
Di sisi lain, Elser menggambarkan bahwa perempuan 43 tahun itu tampaknya harus berjuang sendiri dalam mempromosikan acaranya, tanpa dukungan yang kuat dari Netflix maupun figur terkenal lainnya.
"Sebaliknya, Meghan sebagian besar adalah seorang wanita yang mempromosikan sebuah band, dan dia sendiri yang memainkan drum, trompet, dan simbal," ungkapnya.
"Wanita berusia 43 tahun itu memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikannya," tandasnya.
Kesimpulannya, kurangnya promosi dan spekulasi bahwa mantan artis asal Amerika itu takut menyebut nama istri Pangeran William semakin menambah tantangan yang harus dihadapi dalam upayanya membangun kembali citra publiknya.
Baca Juga: Perbandingan Sikap Meghan Markle dan Kate Middleton, Viral di Tiktok
(dra)
Lihat Juga :