3 Tragedi Tragis di Gunung Cartensz Sepanjang Sejarah, Nomor 2 Meninggal Tertimpa Batu
Sabtu, 08 Maret 2025 - 16:00 WIB
loading...
Tragedi tragis di Gunung Cartensz menarik perhatian, setelah dua wanita meninggal. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Tragedi tragis di Gunung Cartensz menarik perhatian, setelah dua perempuan meninggal dalam pendakian Carstensz. Mereka adalah Lilie Wijayanti (59) dan Elsa Laksono (59).
Nyatanya ada beberapa pendaki yang meninggal dunia di Gunung Carstenzs sebelum Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono. Ini karena Cartensz Pyramid memilik jalur yang cukup ganas dan harus memiliki skill khusus, terutama mendaki atau turun menggunakan tali. Tak heran jika Carstnesz dikenal sebagai gunung teknikal yang memiliki karakter climbing peak, di mana pendaki bisa sampai ke puncak dengan bantuan peralatan panjat.
![3 Tragedi Tragis di Gunung Cartensz Sepanjang Sejarah, Nomor 2 Meninggal Tertimpa Batu]()
Baca Juga: Jalani Pemulihan usai Selamat dari Cartenz, Fiersa Besari Siap Naik Gunung Lagi
Pendaki pun harus piawai dalam menggunakan tali-temali untuk dapat naik dan turun (ascending dan rappeling) dalam waktu yang terbatas dan suhu rendah, serta oksigen tipis. Jika cuaca buruk, ini menjadi tantangan tersendiri.
Apalagi, Gunung Carstenz memiliki salju abadi dan itu telah merenggut beberapa nyawa sejumlah pendaki. Dikutip dari berbagai sumber, berikut pendaki yang meninggal tragis saat mendaki Carstensz.
Mereka menjadi bagian dalam rombongan pendaki yang terdiri dari 20 orang, mencakup tujuh pendaki, lima pemandu, enam pendaki asing dan dua orang tim Taman Nasional Lorentz.
Saat kembali dari puncak, rombongan menghadapi cuaca buruk. Mereka dihantam hujan salju, hujan deras, serta angin kencang. Indira bersama pendaki lain yang terkena hiportemia bertahan di Area Summit Ridge dekat puncak.
Nyatanya ada beberapa pendaki yang meninggal dunia di Gunung Carstenzs sebelum Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono. Ini karena Cartensz Pyramid memilik jalur yang cukup ganas dan harus memiliki skill khusus, terutama mendaki atau turun menggunakan tali. Tak heran jika Carstnesz dikenal sebagai gunung teknikal yang memiliki karakter climbing peak, di mana pendaki bisa sampai ke puncak dengan bantuan peralatan panjat.

Baca Juga: Jalani Pemulihan usai Selamat dari Cartenz, Fiersa Besari Siap Naik Gunung Lagi
Pendaki pun harus piawai dalam menggunakan tali-temali untuk dapat naik dan turun (ascending dan rappeling) dalam waktu yang terbatas dan suhu rendah, serta oksigen tipis. Jika cuaca buruk, ini menjadi tantangan tersendiri.
Apalagi, Gunung Carstenz memiliki salju abadi dan itu telah merenggut beberapa nyawa sejumlah pendaki. Dikutip dari berbagai sumber, berikut pendaki yang meninggal tragis saat mendaki Carstensz.
Tragedi Tragis di Gunung Cartensz
1. Dua Pendaki Wanita Meninggal
Dua pendaki wanita, Lilie Wijayanti (59) dan Elsa Laksono (59) meninggal dalam pendakian puncak Carstensz di Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Sabtu (1/3/2025).Mereka menjadi bagian dalam rombongan pendaki yang terdiri dari 20 orang, mencakup tujuh pendaki, lima pemandu, enam pendaki asing dan dua orang tim Taman Nasional Lorentz.
Saat kembali dari puncak, rombongan menghadapi cuaca buruk. Mereka dihantam hujan salju, hujan deras, serta angin kencang. Indira bersama pendaki lain yang terkena hiportemia bertahan di Area Summit Ridge dekat puncak.
Lihat Juga :