Perut Buncit Bukan Tanda Kesuksesan, Waspadai Penuaan Otak
Sabtu, 08 Maret 2025 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Karena BDNF dikaitkan dengan daya ingat dan keterampilan berpikir pada orang dewasa yang lebih tua, penurunan ini dapat menyebabkan penurunan kognitif seiring bertambahnya usia. Yang menggembirakan, memulihkan kadar CX3CL1 telah terbukti meningkatkan fungsi otak pada tikus yang menua.
"Karena hipokampus adalah bagian otak yang bertanggung jawab untuk pembentukan daya ingat dan kesehatan mental, kekurangannya dapat diamati pada pasien dengan penyakit Alzheimer dan pada pasien dengan gangguan depresi mayor. Selain itu, telah dilaporkan bahwa ekspresi BDNF otak yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan kognitif yang lebih lambat pada orang dewasa yang lebih tua," tuturnya.
Bagaimana Perut Buncit Dikaitkan Penuaan Otak?
Jaringan adiposa visceral berperan dalam mempertahankan kadar faktor neurotropik yang berasal dari otak (BDNF), yang penting untuk fungsi otak dan kelangsungan hidup neuron. Namun, kemampuan lemak visceral untuk memengaruhi ekspresi BDNF menurun seiring bertambahnya usia. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun lemak visceral mungkin memiliki efek perlindungan pada kesehatan otak, efek ini melemah seiring waktu, yang berpotensi berkontribusi pada penurunan kognitif terkait usia."Kelebihan lemak perut, terutama lemak visceral (lemak yang disimpan jauh di dalam perut di sekitar organ), sangat terkait dengan penuaan otak melalui berbagai mekanisme biologis. Lemak visceral melepaskan bahan kimia pro-inflamasi (sitokin, dll.) yang dapat merusak sel-sel otak. Lebih jauh, penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan lebih banyak lemak perut memiliki volume otak yang lebih kecil terutama di area yang terkait dengan memori dan pengambilan keputusan," kata Dr. Shawn Khodadadian.
Cara Mengecilkan Perut Buncit
Untuk mengecilkan perut buncit, seseorang harus memperbaiki pola makannya dengan mengurangi gula dan karbohidrat olahan, seperti roti putih dan nasi. Dr. Shawn Khodadadian menyarankan untuk meningkatkan asupan protein dan minum banyak air untuk mengurangi kembung dan meningkatkan metabolisme.Olahraga teratur juga merupakan kuncinya. Latihan kekuatan, khususnya, membantu membangun otot dan meningkatkan metabolisme. Melakukan olahraga selama 30–45 menit setiap hari dapat mendukung pembakaran lemak.
"Mengurangi stres dan memperbaiki kebiasaan tidur juga dapat membantu melalui efeknya pada keseimbangan hormon dalam tubuh," ujar dia.
Lihat Juga :