Keluarga Kerajaan Ancam Cabut Gelar Pangeran Harry dan Meghan Markle
Minggu, 09 Maret 2025 - 16:00 WIB
loading...
Keluarga Kerajaan mengancam akan mencabut gelar Pangeran Harry dan Meghan Markle jika pasangan tersebut melontarkan kritik tajam terhadap Kerajaan Inggris. Foto/Getty Images
A
A
A
INGGRIS - Keluarga Kerajaan mengancam akan mencabut gelar Pangeran Harry dan Meghan Markle jika pasangan tersebut kembali melontarkan kritik tajam terhadap Kerajaan Inggris. Hal ini membuat ketegangan kedua pihak belum juga mereda.
Meskipun telah mundur dari tugas kerajaan sejak 2020, Pangeran Harry dan Meghan Markle masih diperbolehkan menggunakan gelar mereka. Namun, menurut sumber kerajaan yang berbicara kepada The Mail, pihak istana telah mempertimbangkan sanksi lebih lanjut yang dapat diberlakukan jika pasangan tersebut kembali memberikan pernyataan kontroversial atau menyerang anggota kerajaan secara terbuka.
“Jika mereka terus mengkritik keluarga kerajaan di depan publik, maka langkah lebih lanjut bisa diambil, termasuk pencabutan gelar mereka,” ungkap sumber tersebut dilansir dari Express, Minggu (9/3/2025).
Langkah ini diyakini memerlukan persetujuan melalui Undang-Undang Parlemen, yang berarti pencabutan gelar Sussex harus melewati proses hukum resmi sebelum dapat diberlakukan.
Baca Juga: Cerita Konyol Masa Kecil Meghan Markle di Netflix, Ngaku Orang Miskin dan Tak Mampu
![Keluarga Kerajaan Ancam Cabut Gelar Pangeran Harry dan Meghan Markle]()
Foto/Getty Images
Sejak meninggalkan Inggris, Harry dan Meghan telah beberapa kali melontarkan pernyataan kontroversial yang dianggap merugikan citra Keluarga Kerajaan. Dimulai dari wawancara dengan Oprah Winfrey pada 2021.
Saat itu Meghan mengungkapkan bahwa ada anggota Keluarga Kerajaan yang mempertanyakan warna kulit anak mereka, Pangeran Archie, sebelum ia lahir. Pernyataan ini mengguncang publik dan memicu perdebatan luas mengenai rasisme dalam keluarga kerajaan.
Pada 2022, pasangan tersebut melanjutkan kritik mereka dalam serial dokumenter Netflix, Harry & Meghan. Di mana mereka mengungkap bagaimana tekanan dari media dan hubungan yang retak dengan Keluarga Kerajaan membuat mereka memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat.
Tak berhenti di situ, memoar Harry yang berjudul Spare pada 2023 kembali menambah ketegangan, dengan pengungkapan cerita pribadi tentang hubungan dinginnya dengan kakak dan ayahnya, Pangeran William dan Raja Charles III.
Baca Juga: Meghan Markle Semakin Berani Menghina Keluarga Kerajaan, Terungkap di Netflix
Akibat serangkaian pernyataan ini, banyak pihak di dalam Keluarga Kerajaan yang merasa Harry dan Meghan telah melampaui batas dan menuntut agar gelar Sussex mereka dicabut sebagai bentuk konsekuensi atas tindakan mereka.
Meskipun kini tengah fokus pada karier barunya, Meghan tampaknya masih ingin mempertahankan gelar Sussex. Terutama karena alasan keluarga.
Dalam acara memasaknya di Netflix, With Love, Meghan, sang Duchess mengungkapkan kepada temannya, Mindy Kaling, bahwa ia sangat terikat dengan nama tersebut karena itu adalah bagian dari identitas keluarganya.
“Saya suka dipanggil Meghan Sussex karena itu adalah nama keluarga kami. Ini sangat berarti bagi saya, terutama setelah memiliki anak,” ujarnya dalam acara tersebut.
Baca Juga: Raja Charles Kesal Meghan Markle Tidak Melepas Gelar Kerajaan di Acara Netflix
Meghan juga menguatkan pernyataan ini dalam wawancara dengan People. Ia menegaskan bahwa nama tersebut memiliki makna emosional yang dalam baginya, Harry, dan anak-anak mereka, Pangeran Archie serta Putri Lilibet.
“Saya tidak menyadari betapa berharganya nama itu sampai kami memiliki anak. Saya senang kami memiliki sesuatu yang bisa kami gunakan bersama sebagai sebuah keluarga,” ucapnya.
Meskipun pencabutan gelar Sussex masih dalam tahap pertimbangan, laporan ini menunjukkan bahwa Kerajaan Inggris tidak akan ragu mengambil langkah tegas jika Harry dan Meghan kembali melontarkan pernyataan yang dianggap merusak reputasi monarki.
Keputusan untuk mencabut gelar kerajaan bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan proses hukum yang panjang melalui Parlemen. Namun, dengan semakin banyaknya tekanan dari berbagai pihak yang merasa Harry dan Meghan tidak lagi pantas menyandang gelar kerajaan, peluang untuk langkah ini menjadi kenyataan semakin besar.
Bagi pasangan Sussex, situasi ini bisa menjadi persimpangan penting dalam hubungan mereka dengan keluarga kerajaan. Jika mereka memilih untuk tetap mempertahankan hubungan baik dengan monarki, maka kemungkinan besar mereka akan lebih berhati-hati dalam pernyataan publik mereka ke depannya.
Meskipun telah mundur dari tugas kerajaan sejak 2020, Pangeran Harry dan Meghan Markle masih diperbolehkan menggunakan gelar mereka. Namun, menurut sumber kerajaan yang berbicara kepada The Mail, pihak istana telah mempertimbangkan sanksi lebih lanjut yang dapat diberlakukan jika pasangan tersebut kembali memberikan pernyataan kontroversial atau menyerang anggota kerajaan secara terbuka.
“Jika mereka terus mengkritik keluarga kerajaan di depan publik, maka langkah lebih lanjut bisa diambil, termasuk pencabutan gelar mereka,” ungkap sumber tersebut dilansir dari Express, Minggu (9/3/2025).
Langkah ini diyakini memerlukan persetujuan melalui Undang-Undang Parlemen, yang berarti pencabutan gelar Sussex harus melewati proses hukum resmi sebelum dapat diberlakukan.
Baca Juga: Cerita Konyol Masa Kecil Meghan Markle di Netflix, Ngaku Orang Miskin dan Tak Mampu

Foto/Getty Images
Sejak meninggalkan Inggris, Harry dan Meghan telah beberapa kali melontarkan pernyataan kontroversial yang dianggap merugikan citra Keluarga Kerajaan. Dimulai dari wawancara dengan Oprah Winfrey pada 2021.
Saat itu Meghan mengungkapkan bahwa ada anggota Keluarga Kerajaan yang mempertanyakan warna kulit anak mereka, Pangeran Archie, sebelum ia lahir. Pernyataan ini mengguncang publik dan memicu perdebatan luas mengenai rasisme dalam keluarga kerajaan.
Pada 2022, pasangan tersebut melanjutkan kritik mereka dalam serial dokumenter Netflix, Harry & Meghan. Di mana mereka mengungkap bagaimana tekanan dari media dan hubungan yang retak dengan Keluarga Kerajaan membuat mereka memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat.
Tak berhenti di situ, memoar Harry yang berjudul Spare pada 2023 kembali menambah ketegangan, dengan pengungkapan cerita pribadi tentang hubungan dinginnya dengan kakak dan ayahnya, Pangeran William dan Raja Charles III.
Baca Juga: Meghan Markle Semakin Berani Menghina Keluarga Kerajaan, Terungkap di Netflix
Akibat serangkaian pernyataan ini, banyak pihak di dalam Keluarga Kerajaan yang merasa Harry dan Meghan telah melampaui batas dan menuntut agar gelar Sussex mereka dicabut sebagai bentuk konsekuensi atas tindakan mereka.
Meskipun kini tengah fokus pada karier barunya, Meghan tampaknya masih ingin mempertahankan gelar Sussex. Terutama karena alasan keluarga.
Dalam acara memasaknya di Netflix, With Love, Meghan, sang Duchess mengungkapkan kepada temannya, Mindy Kaling, bahwa ia sangat terikat dengan nama tersebut karena itu adalah bagian dari identitas keluarganya.
“Saya suka dipanggil Meghan Sussex karena itu adalah nama keluarga kami. Ini sangat berarti bagi saya, terutama setelah memiliki anak,” ujarnya dalam acara tersebut.
Baca Juga: Raja Charles Kesal Meghan Markle Tidak Melepas Gelar Kerajaan di Acara Netflix
Meghan juga menguatkan pernyataan ini dalam wawancara dengan People. Ia menegaskan bahwa nama tersebut memiliki makna emosional yang dalam baginya, Harry, dan anak-anak mereka, Pangeran Archie serta Putri Lilibet.
“Saya tidak menyadari betapa berharganya nama itu sampai kami memiliki anak. Saya senang kami memiliki sesuatu yang bisa kami gunakan bersama sebagai sebuah keluarga,” ucapnya.
Meskipun pencabutan gelar Sussex masih dalam tahap pertimbangan, laporan ini menunjukkan bahwa Kerajaan Inggris tidak akan ragu mengambil langkah tegas jika Harry dan Meghan kembali melontarkan pernyataan yang dianggap merusak reputasi monarki.
Keputusan untuk mencabut gelar kerajaan bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan proses hukum yang panjang melalui Parlemen. Namun, dengan semakin banyaknya tekanan dari berbagai pihak yang merasa Harry dan Meghan tidak lagi pantas menyandang gelar kerajaan, peluang untuk langkah ini menjadi kenyataan semakin besar.
Bagi pasangan Sussex, situasi ini bisa menjadi persimpangan penting dalam hubungan mereka dengan keluarga kerajaan. Jika mereka memilih untuk tetap mempertahankan hubungan baik dengan monarki, maka kemungkinan besar mereka akan lebih berhati-hati dalam pernyataan publik mereka ke depannya.
(dra)
Lihat Juga :