alexametrics

Diabetes Melitus Bisa Dicegah dengan Pola Gaya Hidup Sehat

loading...
Diabetes Melitus Bisa Dicegah dengan Pola Gaya Hidup Sehat
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Indonesia bahwa jumlah pasien diabetes melitus terus mengalami peningkatan. / Foto: ilustrasi/Harvard University
A+ A-
JAKARTA - Penyakit diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme yang disebabkan oleh berbagai hal. Kondisi ini ditandai dengan hiperglikemia kronik dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang diakibatkan kerusakan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya.

Di Indonesia sendiri, seperti ditegaskan Pakar Gizi dan Dosen Poltekes Jakarta, DR. Marudut Sitompul, M.P.S bahwa diabetes melitus mengancam Indonesia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Indonesia (Riskesdas) bahwa jumlah pasien diabetes melitus terus mengalami peningkatan.

"Berdasarkan Riskesdas 2007, 2013 dan 2018 naik 0,7%, 1,5% dan 2%. Provinsi dengan jumlah pasien diabetes paling besar ada di Jakarta. Sebesar 3,4 warga juta Jakarta mengalami diabetes melitus," ungkap DR. Marudut saat peluncuran gerai Boba Soul di FX Sudirman, Jakarta, Kamis (27/2).



Selain itu, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia menempati posisi kedua setelah India. Jumlah yang ada saat ini pun diperkirakan akan mengalamai peningkatan. "Tahun 2000 Indonesia 8.426.000 dan 21.257.000 pada 2030," tandas Marudut.

Kendati demikian, diabetes mellitus bisa dicegah dengan menerapkan pola gaya hidup sehat. Seperti halnya gizi seimbang atau healty diet, pertahankan berat badan normal serta aktivitas fisik regular intensitas moderate.

"Konsekuensi kesehatan diabetes mellitus bisa berupa kebutaan, gangguan hati, gagal ginjal dan stroke," pungkasnya.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak