Raja Charles III Beri Pangeran William Tugas Penting untuk Menguji Kesiapannya Jadi Penerus Takhta
Minggu, 09 Maret 2025 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Suami Kate Middleton itu kini diharapkan dapat memainkan peran utama dalam menjalankan diplomasi ini. Menurut Shannon Felton Spence, mantan pejabat urusan publik Inggris, keterlibatan William dalam pertemuan-pertemuan tingkat tinggi seperti ini merupakan bagian dari persiapannya untuk menjadi raja.
“Pertemuan Pangeran William dengan Trump bukan hanya sekadar pertemuan biasa, tetapi juga sebuah ujian untuk mengasah kemampuannya dalam berinteraksi dengan para pemimpin dunia yang mungkin tidak selalu sejalan dengan pandangannya,” kata Spence kepada Fox News Digital.
Spence juga menambahkan bahwa peran pangeran 42 tahun itu dalam diplomasi ini akan menjadi salah satu bentuk kekuatan lunak paling penting yang diterapkan oleh Keluarga Kerajaan di abad ke-21. “Ratu Elizabeth II telah melakukan ini selama 70 tahun dengan penuh kebijaksanaan. Sekarang, giliran William untuk menunjukkan kemampuannya,” ungkapnya.
Keputusan untuk menguji kemampuan diplomasi kakak Pangeran Harry itu juga sejalan dengan laporan dari sumber di Gedung Putih yang menyebutkan bahwa Trump masih memiliki rasa kasih sayang yang kuat terhadap Inggris. “Hubungan yang berkembang dengan Pangeran William akan menjadi kunci dalam memperkuat kerja sama antara kedua negara,” jelasnya.
Baca Juga: Terungkap Momen Terakhir Pangeran William dan Harry Bertegur Sapa, Calon Raja Berusaha Bijak
Lebih lanjut, sumber tersebut menegaskan bahwa Trump kemungkinan besar akan terpesona oleh pesona kerajaan Inggris. “Kami akan gila jika tidak memanfaatkan peluang ini,” ujarnya dilansir dari The News International, Minggu (9/3/2025).
“Pertemuan Pangeran William dengan Trump bukan hanya sekadar pertemuan biasa, tetapi juga sebuah ujian untuk mengasah kemampuannya dalam berinteraksi dengan para pemimpin dunia yang mungkin tidak selalu sejalan dengan pandangannya,” kata Spence kepada Fox News Digital.
Spence juga menambahkan bahwa peran pangeran 42 tahun itu dalam diplomasi ini akan menjadi salah satu bentuk kekuatan lunak paling penting yang diterapkan oleh Keluarga Kerajaan di abad ke-21. “Ratu Elizabeth II telah melakukan ini selama 70 tahun dengan penuh kebijaksanaan. Sekarang, giliran William untuk menunjukkan kemampuannya,” ungkapnya.
Keputusan untuk menguji kemampuan diplomasi kakak Pangeran Harry itu juga sejalan dengan laporan dari sumber di Gedung Putih yang menyebutkan bahwa Trump masih memiliki rasa kasih sayang yang kuat terhadap Inggris. “Hubungan yang berkembang dengan Pangeran William akan menjadi kunci dalam memperkuat kerja sama antara kedua negara,” jelasnya.
Baca Juga: Terungkap Momen Terakhir Pangeran William dan Harry Bertegur Sapa, Calon Raja Berusaha Bijak
Lebih lanjut, sumber tersebut menegaskan bahwa Trump kemungkinan besar akan terpesona oleh pesona kerajaan Inggris. “Kami akan gila jika tidak memanfaatkan peluang ini,” ujarnya dilansir dari The News International, Minggu (9/3/2025).
Lihat Juga :