Selain Orang Dewasa, Gejala Sakit Perut Covid-19 Bisa Dialami Anak-Anak
Jum'at, 04 September 2020 - 13:48 WIB
loading...
Gejala sakit perut sebagai tanda infeksi akibat virus corona mungkin menjadi hal yang perlu diwaspadai. / Foto: ilustrasi/Chicago Tribune
A
A
A
JAKARTA - Sejak pandemi Covid-19 kali pertama terjadi, daftar gejala penyakit yang disebabkan virus corona baru semakin panjang. Awalnya tiga gejala yakni demam, batuk, dan sesak napas dilaporkan sebagai gejala utama penyakit ini. Namun, seiring berjalannya waktu, gejala lain seperti hilangnya rasa, bau, nyeri tubuh, sakit kepala dan lainnya juga ditambahkan ke daftar gejala.
(Baca juga: Peneliti Kembali Temukan Bukti Virus Corona Menular lewat Udara )
Menurut tim dari Queen's University, Belfast, yang telah mempelajari anak-anak terinfeksi Covid-19 , gejala sakit perut sebagai tanda infeksi akibat virus corona mungkin menjadi hal yang perlu diwaspadai.
Menurut CDC AS, diare telah dilaporkan sebagai kemungkinan gejala Covid-19 pada orang dewasa, karena banyak pasien melaporkan hal yang sama. Namun di Inggris, gejala Covid-19 yang dikenali adalah demam, batuk, dan hilangnya rasa dan bau.
Hampir 1.000 anak dan sampel darah mereka diteliti untuk mengetahui apakah mereka baru-baru ini terkena virus corona. Penemuan tersebut menunjukkan bahwa 68 dari 992 anak memiliki antibodi terhadap virus dan diketahui mereka pernah terinfeksi virus corona baru . Separuh dari anak-anak ini juga ditemukan memiliki gejala.
(Baca juga: Peneliti Kembali Temukan Bukti Virus Corona Menular lewat Udara )
Menurut tim dari Queen's University, Belfast, yang telah mempelajari anak-anak terinfeksi Covid-19 , gejala sakit perut sebagai tanda infeksi akibat virus corona mungkin menjadi hal yang perlu diwaspadai.
Menurut CDC AS, diare telah dilaporkan sebagai kemungkinan gejala Covid-19 pada orang dewasa, karena banyak pasien melaporkan hal yang sama. Namun di Inggris, gejala Covid-19 yang dikenali adalah demam, batuk, dan hilangnya rasa dan bau.
Hampir 1.000 anak dan sampel darah mereka diteliti untuk mengetahui apakah mereka baru-baru ini terkena virus corona. Penemuan tersebut menunjukkan bahwa 68 dari 992 anak memiliki antibodi terhadap virus dan diketahui mereka pernah terinfeksi virus corona baru . Separuh dari anak-anak ini juga ditemukan memiliki gejala.
Lihat Juga :