Penuh Syukur dan Haru, Juragan 99 Berhasil Menaklukkan Tokyo Marathon

Senin, 10 Maret 2025 - 18:20 WIB
loading...
Penuh Syukur dan Haru,...
Gilang W. Pramana yang biasa dipanggil Juragan 99 berhasil menyelesaikan Tokyo Marathon 2025 dengan penuh semangat dan rasa syukur pada 2 Maret 2025 lalu. Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Gilang W. Pramana yang biasa dipanggil Juragan 99, pengusaha sekaligus pendiri J99 Corp., berhasil menyelesaikan Tokyo Marathon 2025 dengan penuh semangat dan rasa syukur pada 2 Maret 2025 lalu. Menghadapi tantangan pertamanya dalam ajang marathon internasional ini, Gilang berlari dengan tekad yang kuat, merasakan beragam emosi sepanjang perjalanan, dan akhirnya berhasil mencapai garis finish dengan kebanggaan.

"Rasanya nano-nano! Capek, tentu saja. Tapi untuk saya, marathon ini bukan hanya soal fisik, tapi perjalanan mental juga. Di kilometer-kilometer rawan, pikiran saya sudah ke mana-mana. Tapi saya tahu, marathon ini adalah perjalanan panjang yang harus dijalani tanpa membawa beban. Apapun rintangannya, lari saja! Tidak boleh berhenti, tidak boleh jalan. Saya harus tabrak batas dalam diri sendiri. Akhirnya bisa finish dan ketagihan! Saya berniat akan ikut marathon lagi tahun ini," ujar Gilang.

Tokyo Marathon merupakan salah satu dari World Marathon Majors, ajang marathon bergengsi dunia yang sejajar dengan Boston, London, Berlin, Chicago, dan New York Marathon. Setiap tahunnya, lebih dari 38.000 pelari dari berbagai negara ikut serta dalam ajang ini, termasuk 400 pelari asal Indonesia yang menempuh lintasan sepanjang 42,195 kilometer melintasi kota Tokyo.

Kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri bagi para pelari dari tanah air. Perbedaan suhu memang cukup ekstrem dibandingkan dengan kondisi tropis di Indonesia. Meskipun cuaca cerah, suhu udara yang berkisar 10-14 derajat Celcius, tubuh perlu beradaptasi untuk memastikan performa optimal selama berlari di udara yang lebih dingin dan kering.

“Sebelum bulan Ramadan tiba, saya sudah berlatih mengatur pola dan gaya hidup sehingga tubuh terbiasa. Mengonsumsi air yang cukup dan makan makanan bernutrisi saat buka dan sahur menjadi salah satu kuncinya. Untuk menunjang performa fisik saat olahraga di bulan puasa, jangan lupa melakukan pemanasan dan peregangan; selain itu saya juga senantiasa memastikan agar mengenakan pakaian dan sepatu yang nyaman saat berolahraga,” tambah Gilang.

Baca Juga: Keluarga Kerajaan Ancam Cabut Gelar Pangeran Harry dan Meghan Markle

Bagi pelari yang terbiasa dengan suhu panas dan kelembapan tinggi, aklimatisasi menjadi faktor kunci agar tubuh tidak mengalami kejutan saat berkompetisi. Gilang W. Pramana, yang mengikuti kategori full marathon di Tokyo, merasakan sendiri tantangan ini selama perlombaan. Perbedaan suhu dapat memengaruhi pernapasan, hidrasi, serta efisiensi energi tubuh, sehingga persiapan fisik dan strategi yang tepat menjadi sangat penting. Gilang W. Pramana mengikuti kategori full marathon, melewati berbagai landmark ikonik di ibu kota Jepang, termasuk Tokyo Metropolitan Government Building, Asakusa, dan Tokyo Station. Bagi Gilang, marathon ini lebih dari sekadar ajang olahraga, tetapi juga pembuktian diri bahwa batasan hanya ada jika seseorang membiarkannya.

"Ketika mencapai garis finish, saya menangis haru. Ini marathon pertama saya dan saya bisa menyelesaikannya. Saya bangga bisa membanggakan istri dan anak saya, serta berharap bisa memberikan motivasi serta inspirasi bagi tim dan komunitas di sekitar saya. Saya percaya bisa terus push limit, karena yakin, kalau kita tidak punya batas. Kalau saya bisa, semua orang juga bisa! Marathon Tokyo ini luar biasa, sebuah perjalanan yang akan selalu saya ingat," tambahnya.

Gilang juga menyampaikan bahwa marathon bukan hanya soal olahraga, tetapi juga filosofi hidup. Ia berprinsip bahwa tidak cukup hanya sukses secara finansial, tetapi juga harus sehat dan bugar untuk menikmati hasil kerja keras.

"Tidak cukup hanya punya cuan, badan juga harus sehat. Tidak cukup hanya profit, tubuh juga harus fit. Saya akan lanjutkan perjalanan ini, dan ini bukan yang terakhir. Tunggu, saya akan marathon lagi tahun ini!"

Meskipun target awalnya adalah 4 jam 45 menit, ia akhirnya menyelesaikan Tokyo Marathon dalam 5 jam 20 menit. Namun, hal ini tidak membuatnya kecewa. Sebaliknya, ia semakin termotivasi untuk memberikan 99% usaha plus 1% ekstra agar bisa mencapai 100% maksimal di marathon berikutnya.

Baca Juga: Ratu Camilla Menangis, Dokter Prediksi Umur Raja Charles III Tinggal 1 Tahun

Sepanjang perjalanan, Gilang merasakan besarnya dukungan dari keluarga dan tim. Bahkan, di setiap kilometer, ia mencari-cari keberadaan anaknya di antara penonton, berharap bisa memeluknya di garis finish. "Setiap mendengar suara anak kecil, saya langsung mencari, berharap itu anak saya. Saya ingin bisa memeluknya sambil berlari. Akhirnya, saya menemukan anak saya di finish. Support system saya sangat luar biasa. Ketika mulai merasa capek, saya mengingat mereka, dan semangat saya kembali," katanya.

Setelah melewati Tokyo Marathon, Gilang menganggap kalau setiap langkah merupakan perjuangan, ketekunan dan tekad untuk terus melampaui batas diri. "Saya bersyukur bisa sampai di titik ini. Terima kasih Allah, untuk keluarga, tim J99, dan semua support system yang sudah mendukung saya sejak awal. Ini baru permulaan, perjalanan saya belum selesai! Saya sudah beberapa kali menghadapi tantangan besar dalam hidup, dan setiap kali saya memilih untuk berjuang, saya selalu berkembang menjadi versi diri saya yang lebih baik. Saya percaya, selama ada niat dan usaha, nothing is impossible!" ujar Gilang.

Tokyo Marathon 2025 mungkin menjadi yang pertama baginya, tetapi jelas bukan yang terakhir. Ia berkomitmen untuk terus berlari, lebih siap, lebih kuat, dan lebih fokus di ajang berikutnya. Perjalanannya di dunia marathon baru saja dimulai, dan ia siap untuk menantang dirinya sendiri lebih jauh lagi. Finish strong, finish happy—ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan baru!
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aksi Berbagi Kurban,...
Aksi Berbagi Kurban, 17 Sapi Disalurkan untuk Masyarakat dan Panti Asuhan
Glowtong Royong J99...
Glowtong Royong J99 Corp Salurkan 99 Ribu Porsi Makanan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Juragan 99 Trans Terima...
Juragan 99 Trans Terima People's Choice Award 2025 dari RedBus
Finish Strong di Chicago...
Finish Strong di Chicago Marathon, Gilang Juragan 99 Tularkan Semangat #MulaiAjaDulu
Gilang Juragan 99, Pebisnis...
Gilang Juragan 99, Pebisnis Perawatan Wajah yang Kini Jadi Bos Balap Motor
Makin Praktis, Juragan99...
Makin Praktis, Juragan99 Trans Hadirkan ETA Board untuk Pantau Kedatangan Bus
Drama Adu Penalti Warnai...
Drama Adu Penalti Warnai Kemenangan Tim MS Glow Malang
Selebgram Isa Zega Lempar...
Selebgram Isa Zega Lempar Senyum saat Jalani Sidang Perdana di PN Kepanjen Malang
Kasus Pencemaran Nama...
Kasus Pencemaran Nama Baik Bos Skincare, Selebgram Isa Zega Segera Jalani Persidangan di Malang
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved