Reaksi Awal Ratu Elizabeth II atas Kematian Putri Diana Picu Kemarahan Publik
Minggu, 16 Maret 2025 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Gestur ini dianggap sebagai bentuk pengakuan dan penghormatan mendalam bagi menantu yang kehidupannya di dalam Keluarga Kerajaan penuh dengan lika-liku dan tekanan. Seperti yang dilaporkan oleh The Washington Post, tindakan tersebut bukanlah sekadar gerakan cepat atau bungkukan singkat.
Melainkan gestur yang sarat makna dari seorang pemimpin yang biasanya dihormati dunia, kini memberikan penghormatan terakhir dengan rendah hati kepada sang putri yang begitu dicintai rakyat. "Itu bukan bungkuk cepat. Wanita yang terbiasa dibungkukkan oleh dunia kini menundukkan kepalanya dan dengan rendah hati menghormati sang putri,” tulisnya.
“Lebih dari apa pun, bungkuk itulah yang meredakan amarah yang ditujukan kepada ratu dan keluarganya,” lanjutnya.
Bertahun-tahun kemudian, perasaan pribadi Elizabeth mengenai kematian Diana terungkap dalam surat pribadinya kepada Lady Henriette Abel Smith, salah satu dayangnya. Dalam surat tersebut, Elizabeth menyatakan bahwa kepergian Diana adalah kehilangan besar bagi negara dan bahwa ia merasa sangat sedih atas tragedi tersebut.
“Sungguh sangat menyedihkan, dan dia merupakan kehilangan besar bagi negara," tutur Elizabeth.
Namun, ia juga mengungkapkan bahwa meskipun peristiwa itu membawa kesedihan yang mendalam, reaksi luar biasa dari publik serta upacara pemakaman di Westminster Abbey berhasil menyatukan orang-orang dari seluruh dunia dalam rasa duka yang sama, menciptakan momen solidaritas yang sangat menginspirasi.
Selain itu, ia juga menyampaikan kebanggaannya terhadap kedua cucunya, William dan Harry, yang menurutnya telah menunjukkan keberanian luar biasa di tengah situasi yang begitu sulit.
“Namun, reaksi publik atas kematiannya, dan pelayanan di Biara, tampaknya telah menyatukan orang-orang di seluruh dunia dengan cara yang cukup inspiratif. William dan Harry sangat berani dan saya sangat bangga dengan mereka,” tandasnya.
Melainkan gestur yang sarat makna dari seorang pemimpin yang biasanya dihormati dunia, kini memberikan penghormatan terakhir dengan rendah hati kepada sang putri yang begitu dicintai rakyat. "Itu bukan bungkuk cepat. Wanita yang terbiasa dibungkukkan oleh dunia kini menundukkan kepalanya dan dengan rendah hati menghormati sang putri,” tulisnya.
“Lebih dari apa pun, bungkuk itulah yang meredakan amarah yang ditujukan kepada ratu dan keluarganya,” lanjutnya.
Bertahun-tahun kemudian, perasaan pribadi Elizabeth mengenai kematian Diana terungkap dalam surat pribadinya kepada Lady Henriette Abel Smith, salah satu dayangnya. Dalam surat tersebut, Elizabeth menyatakan bahwa kepergian Diana adalah kehilangan besar bagi negara dan bahwa ia merasa sangat sedih atas tragedi tersebut.
“Sungguh sangat menyedihkan, dan dia merupakan kehilangan besar bagi negara," tutur Elizabeth.
Namun, ia juga mengungkapkan bahwa meskipun peristiwa itu membawa kesedihan yang mendalam, reaksi luar biasa dari publik serta upacara pemakaman di Westminster Abbey berhasil menyatukan orang-orang dari seluruh dunia dalam rasa duka yang sama, menciptakan momen solidaritas yang sangat menginspirasi.
Selain itu, ia juga menyampaikan kebanggaannya terhadap kedua cucunya, William dan Harry, yang menurutnya telah menunjukkan keberanian luar biasa di tengah situasi yang begitu sulit.
“Namun, reaksi publik atas kematiannya, dan pelayanan di Biara, tampaknya telah menyatukan orang-orang di seluruh dunia dengan cara yang cukup inspiratif. William dan Harry sangat berani dan saya sangat bangga dengan mereka,” tandasnya.
(dra)
Lihat Juga :