Genap 29 Tahun, Jikustik Ungkap Kisah di Balik Karya Bermusik
Kamis, 20 Maret 2025 - 12:14 WIB
loading...
Band Jikustik merayakan 29 tahun perjalanan mereka dan menjadi momen refleksi para personelnya. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Hampir tiga dekade berkarya di industri musik Indonesia, band Jikustik merayakan 29 tahun perjalanan mereka. Perayaan ini menjadi momen refleksi bagi para personel dan penggemar untuk mengenang perjalanan panjang yang telah ditempuh bersama.
Sejak pertama kali menggebrak industri musik Indonesia pada 1996, Jikustik telah merilis lebih dari 14 album yang menyimpan beragam kisah. Dikenal dengan lagu-lagu bernuansa romantis, karya mereka tidak hanya menggambarkan kisah cinta antara dua insan, tapi juga menyiratkan perjalanan spiritual dan hubungan manusia dengan Tuhan, sesuatu yang mungkin belum banyak disadari oleh para pendengar.
Salah satu lagu Jikustik yang sering disalahartikan oleh pendengar adalah “Puisi”, yang selama ini dianggap sebagai lagu tentang cinta sepasang kekasih. Namun, Ardi Nurdin sebagai penciptanya, justru menuangkan perenungan mendalam tentang hubungan manusia dengan Tuhan. Liriknya yang puitis mencerminkan ketulusan, pengharapan, serta kerinduan seorang hamba kepada Penciptanya, dibalut dengan nuansa cinta yang lebih universal.
Hal serupa juga terlihat dalam lagu “Takkan Berpaling Dari-Mu”, yang diciptakan oleh Aji Mirza Hakim atau lebih dikenal sebagai Icha Jikustik. Lagu ini secara eksplisit dan lugas menggambarkan harapan seorang hamba untuk tetap teguh di jalan Tuhan karena kasih dan anugerah-Nya yang tak pernah berhenti menerangi setiap langkah perjalanan hidup.
Dalam perayaan ulang tahun ke-29, ratusan Jikustikan —sebutan bagi penggemar Jikustik— hadir untuk mendengarkan langsung kisah di balik lagu-lagu yang banyak menggambarkan hubungan antara manusia dan Tuhan. Para personel berbagi pengalaman tentang proses kreatif mereka serta bagaimana lagu-lagu yang diciptakan ternyata dapat memiliki beragam interpretasi bagi para pendengar.
Sejak pertama kali menggebrak industri musik Indonesia pada 1996, Jikustik telah merilis lebih dari 14 album yang menyimpan beragam kisah. Dikenal dengan lagu-lagu bernuansa romantis, karya mereka tidak hanya menggambarkan kisah cinta antara dua insan, tapi juga menyiratkan perjalanan spiritual dan hubungan manusia dengan Tuhan, sesuatu yang mungkin belum banyak disadari oleh para pendengar.
Salah satu lagu Jikustik yang sering disalahartikan oleh pendengar adalah “Puisi”, yang selama ini dianggap sebagai lagu tentang cinta sepasang kekasih. Namun, Ardi Nurdin sebagai penciptanya, justru menuangkan perenungan mendalam tentang hubungan manusia dengan Tuhan. Liriknya yang puitis mencerminkan ketulusan, pengharapan, serta kerinduan seorang hamba kepada Penciptanya, dibalut dengan nuansa cinta yang lebih universal.
Hal serupa juga terlihat dalam lagu “Takkan Berpaling Dari-Mu”, yang diciptakan oleh Aji Mirza Hakim atau lebih dikenal sebagai Icha Jikustik. Lagu ini secara eksplisit dan lugas menggambarkan harapan seorang hamba untuk tetap teguh di jalan Tuhan karena kasih dan anugerah-Nya yang tak pernah berhenti menerangi setiap langkah perjalanan hidup.
Dalam perayaan ulang tahun ke-29, ratusan Jikustikan —sebutan bagi penggemar Jikustik— hadir untuk mendengarkan langsung kisah di balik lagu-lagu yang banyak menggambarkan hubungan antara manusia dan Tuhan. Para personel berbagi pengalaman tentang proses kreatif mereka serta bagaimana lagu-lagu yang diciptakan ternyata dapat memiliki beragam interpretasi bagi para pendengar.
Lihat Juga :