4 Penyanyi Tolak Skema Royalti Direct License Ahmad Dhani, Pilih Jalur Resmi Lewat LMK
Kamis, 27 Maret 2025 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Dhani, ucapan Ariel yang terkesan santai soal izin lagu bisa disalahartikan dan berpotensi membuat hak ekonomi pencipta lagu terancam. Kontroversi ini berkembang menjadi saling sindir di media. Kendati dikritik Dhani, Ariel tetap pada pendiriannya dan menyoroti akar masalahnya.
Ariel mengakui ada ketidakpuasan di kalangan pencipta lagu terhadap kinerja LMK, terutama soal transparansi, yang memicu sebagian musisi beralih ke direct license. Meski begitu, ia pribadi memilih mengikuti aturan yang ada. Ia juga menambahkan bahwa cara Dhani ini belum memiliki tata cara jelas.
![4 Penyanyi Tolak Skema Royalti Direct License Ahmad Dhani, Pilih Jalur Resmi Lewat LMK]()
Foto/Okezone
Polemik royalti ini sebenarnya sudah menyeruak sejak perseteruan Dhani dengan Once Mekel, mantan vokalis Dewa 19. Dhani sempat melarang Once membawakan lagu-lagu ciptaannya jika tidak melalui direct license. Pada awal 2023, Dhani meminta Once membayar Rp10 juta untuk setiap lagu Dewa 19 yang dinyanyikan di konsernya.
Once menolak permintaan itu dan memilih mengikuti aturan pemerintah. Akibat perbedaan prinsip tersebut, Once memutuskan untuk berhenti membawakan lagu-lagu Dewa 19 dalam penampilannya demi menjaga hubungan baik dan menghindari konflik berkepanjangan.
Baca Juga: Kronologi Perseteruan Ahmad Dhani vs Ariel NOAH, Saling Sindir soal Royalti
![4 Penyanyi Tolak Skema Royalti Direct License Ahmad Dhani, Pilih Jalur Resmi Lewat LMK]()
Foto/Instagram Judika
Penyanyi Judika turut terseret dalam polemik ini ketika ia membawakan lagu-lagu Dewa 19 dalam sebuah acara. Pasca penampilannya di event ulang tahun Garuda Indonesia awal 2025, Ahmad Dhani mengunggah bukti transfer royalti Rp15 juta di Instagram yang disebut sebagai pembayaran dari Judika.
Hal ini memunculkan persepsi seolah Judika membayar royalti langsung ke Dhani dan mendukung skema direct license yang digagasnya. Judika segera membantah klaim tersebut. Ia mengklarifikasi bahwa pembayaran Rp15 juta itu dilakukan oleh pihak penyelenggara acara, bukan dari kantong pribadinya. Judika hanya meneruskan bukti pembayaran tersebut kepada Dhani sebagai bentuk transparansi bahwa EO telah memenuhi kewajibannya.
Sebagai sesama pencipta lagu, Judika menyatakan mendukung upaya memperjuangkan hak karya cipta. Namun, ia tidak sepakat dengan sistem direct license yang diwacanakan Dhani. Judika menilai skema pembayaran royalti langsung tanpa melalui LMK belum memiliki payung hukum jelas dan rawan menimbulkan masalah di kemudian hari.
Ariel mengakui ada ketidakpuasan di kalangan pencipta lagu terhadap kinerja LMK, terutama soal transparansi, yang memicu sebagian musisi beralih ke direct license. Meski begitu, ia pribadi memilih mengikuti aturan yang ada. Ia juga menambahkan bahwa cara Dhani ini belum memiliki tata cara jelas.
2. Once Mekel

Foto/Okezone
Polemik royalti ini sebenarnya sudah menyeruak sejak perseteruan Dhani dengan Once Mekel, mantan vokalis Dewa 19. Dhani sempat melarang Once membawakan lagu-lagu ciptaannya jika tidak melalui direct license. Pada awal 2023, Dhani meminta Once membayar Rp10 juta untuk setiap lagu Dewa 19 yang dinyanyikan di konsernya.
Once menolak permintaan itu dan memilih mengikuti aturan pemerintah. Akibat perbedaan prinsip tersebut, Once memutuskan untuk berhenti membawakan lagu-lagu Dewa 19 dalam penampilannya demi menjaga hubungan baik dan menghindari konflik berkepanjangan.
Baca Juga: Kronologi Perseteruan Ahmad Dhani vs Ariel NOAH, Saling Sindir soal Royalti
3. Judika

Foto/Instagram Judika
Penyanyi Judika turut terseret dalam polemik ini ketika ia membawakan lagu-lagu Dewa 19 dalam sebuah acara. Pasca penampilannya di event ulang tahun Garuda Indonesia awal 2025, Ahmad Dhani mengunggah bukti transfer royalti Rp15 juta di Instagram yang disebut sebagai pembayaran dari Judika.
Hal ini memunculkan persepsi seolah Judika membayar royalti langsung ke Dhani dan mendukung skema direct license yang digagasnya. Judika segera membantah klaim tersebut. Ia mengklarifikasi bahwa pembayaran Rp15 juta itu dilakukan oleh pihak penyelenggara acara, bukan dari kantong pribadinya. Judika hanya meneruskan bukti pembayaran tersebut kepada Dhani sebagai bentuk transparansi bahwa EO telah memenuhi kewajibannya.
Sebagai sesama pencipta lagu, Judika menyatakan mendukung upaya memperjuangkan hak karya cipta. Namun, ia tidak sepakat dengan sistem direct license yang diwacanakan Dhani. Judika menilai skema pembayaran royalti langsung tanpa melalui LMK belum memiliki payung hukum jelas dan rawan menimbulkan masalah di kemudian hari.
Lihat Juga :