Kim Soo Hyun Merasa Dijebak Keluarga Kim Sae Ron sebagai Pedofil
Selasa, 01 April 2025 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Aktor It’s Okay to Not Be Okay itu juga menyebut bahwa foto dan pesan yang dipublikasikan oleh pihak keluarga banyak mengandung kesalahan informasi. Salah satunya adalah klaim bahwa pesan tersebut berasal dari tahun 2016, padahal menurutnya, data forensik menunjukkan bahwa konten tersebut dibuat pada 2019.
“Mereka juga tidak akan salah menyebutkan nama dan masa kontrak agensi mereka, agensi tempat mereka bekerja selama empat tahun. Selain itu, mendiang tidak pernah berpartisipasi dalam pemilihan pemain atau penyutradaraan untuk agensi saya,” ujar Kim Soo Hyun dengan nada kecewa.
Untuk membuktikan integritasnya, Kim Soo Hyun menyerahkan semua pesan yang relevan kepada tim ahli forensik independen. Hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan mencolok antara pengirim pesan tahun 2016 dan 2018, menunjukkan bahwa kemungkinan besar pesan-pesan itu berasal dari orang yang berbeda.
Baca Juga: Kim Soo Hyun Tepis Isu Pacaran dengan Kim Sae Ron hingga Menangis
“Hal yang sama berlaku untuk pesan KakaoTalk yang pertama kali mereka ungkapkan. Pesan-pesan ini mengandung banyak kesalahan fakta. Foto yang mereka klaim berasal dari tahun 2016 sebenarnya berasal dari tahun 2019. Mendiang, dari semua orang, tidak akan salah menyebutkan perbedaan usia kami,” ungkapnya dengan nada emosional.
Ia juga menyoroti pola yang dilakukan oleh pihak keluarga Kim Sae Ron, yang terus merilis potongan bukti baru setiap kali ia atau agensinya merespons tuduhan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan adanya upaya sistematis untuk membentuk opini publik melalui bukti yang telah diedit atau disusun secara selektif.
Merasa difitnah dan dijebak, Kim Soo Hyun mendesak agar seluruh bukti dan tuduhan yang diajukan oleh keluarga Kim Sae Ron diperiksa secara menyeluruh oleh otoritas hukum.
“Mereka juga tidak akan salah menyebutkan nama dan masa kontrak agensi mereka, agensi tempat mereka bekerja selama empat tahun. Selain itu, mendiang tidak pernah berpartisipasi dalam pemilihan pemain atau penyutradaraan untuk agensi saya,” ujar Kim Soo Hyun dengan nada kecewa.
Untuk membuktikan integritasnya, Kim Soo Hyun menyerahkan semua pesan yang relevan kepada tim ahli forensik independen. Hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan mencolok antara pengirim pesan tahun 2016 dan 2018, menunjukkan bahwa kemungkinan besar pesan-pesan itu berasal dari orang yang berbeda.
Baca Juga: Kim Soo Hyun Tepis Isu Pacaran dengan Kim Sae Ron hingga Menangis
“Hal yang sama berlaku untuk pesan KakaoTalk yang pertama kali mereka ungkapkan. Pesan-pesan ini mengandung banyak kesalahan fakta. Foto yang mereka klaim berasal dari tahun 2016 sebenarnya berasal dari tahun 2019. Mendiang, dari semua orang, tidak akan salah menyebutkan perbedaan usia kami,” ungkapnya dengan nada emosional.
Ia juga menyoroti pola yang dilakukan oleh pihak keluarga Kim Sae Ron, yang terus merilis potongan bukti baru setiap kali ia atau agensinya merespons tuduhan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan adanya upaya sistematis untuk membentuk opini publik melalui bukti yang telah diedit atau disusun secara selektif.
Merasa difitnah dan dijebak, Kim Soo Hyun mendesak agar seluruh bukti dan tuduhan yang diajukan oleh keluarga Kim Sae Ron diperiksa secara menyeluruh oleh otoritas hukum.
Lihat Juga :