Pangeran William Didesak Segera Ambil Alih Takhta Raja Charles III
Jum'at, 04 April 2025 - 10:00 WIB
loading...
Pangeran William didesak segera mengambil alih takhta Raja Charles III seiring kondisi kesehatan raja 76 tahun itu yang menurun akibat penyakit kankernya. Foto/People
A
A
A
INGGRIS - Pangeran William didesak segera mengambil alih takhta Raja Charles III seiring kondisi kesehatan raja 76 tahun itu yang menurun akibat penyakit kankernya sejak awal 2024. Dorongan ini disuarakan oleh pengamat kerajaan senior, Ingrid Seward, dalam wawancaranya bersama Newsweek.
Menurut Ingrid, sejumlah peran seremonial dan diplomatik yang kini masih dipegang langsung oleh Raja Charles III sebaiknya mulai dilimpahkan kepada putra sulungnya, Pangeran William. Hal ini guna meringankan beban suami Ratu Camilla tersebut yang sedang dalam masa pemulihan.
“Pengobatan kanker membuat seseorang sangat lelah secara fisik dan emosional. Tugas-tugas seperti berjabat tangan dengan duta besar yang datang dan pergi, walau terlihat sederhana, justru sangat menguras energi,” kata Ingrid Seward dilansir dari Geo TV, Jumat (4/4/2025).
Ia menilai, satu-satunya cara agar mantan suami mendiang Putri Diana itu dapat mengurangi intensitas kerja adalah dengan memberikan sebagian tugas-tugas tersebut kepada suami Kate Middleton tersebut. Khususnya tugas-tugas yang bersifat simbolis dan seremonial, seperti pertemuan diplomatik dan upacara penghormatan negara.
Baca Juga: Raja Charles III Izinkan Pangeran William Cabut Gelar Harry Asalkan Ratu Camilla Urus Keuangan Kerajaan
![Pangeran William Didesak Segera Ambil Alih Takhta Raja Charles III]()
Foto/People
Laporan tersebut menyebutkan bahwa pangeran 42 tahun itu, sebagai pewaris takhta dan Pangeran Wales, dinilai sebagai sosok yang paling tepat untuk mengisi kekosongan sementara dalam beberapa kegiatan kerajaan.
Ia dianggap memiliki kapabilitas dan pengalaman yang cukup untuk menjalankan peran-peran publik. Termasuk menghadiri acara-acara resmi yang bisa berlangsung berjam-jam.
Upacara kenegaraan seperti penobatan kehormatan, pelantikan, dan pertemuan dengan tokoh internasional adalah beberapa tugas yang disebut bisa lebih dulu diambil alih oleh ayah tiga anak itu. Sehingga sang raja bisa lebih fokus pada pemulihan kesehatannya.
Baru-baru ini, Charles sempat kembali tampil dalam acara publik di Kastil Windsor. Di mana ia memberikan penghormatan kepada sejumlah warga yang berjasa dalam sebuah seremoni pelantikan kehormatan.
Baca Juga: Rencana Kejam Pangeran William untuk Gelar Harry dan Meghan Markle Terungkap
Kehadirannya dalam acara tersebut menunjukkan komitmennya untuk tetap menjalankan tugas sebagai kepala negara, meski masih dalam proses penyembuhan. Namun, para pengamat menilai bahwa kehadiran sang raja dalam agenda semacam itu harus lebih selektif.
Hal tersebut bertujuan agar tidak membebani kondisi fisiknya yang masih rentan akibat efek samping pengobatan kanker yang dijalaninya. Dengan situasi ini, banyak pihak menilai bahwa transisi bertahap dalam lingkup tugas kerajaan perlu segera dilakukan, demi menjaga kesinambungan monarki dan kesehatan Charles.
Kakak Pangeran Harry tersebut pun dinilai telah menunjukkan kesiapan untuk mengambil peran yang lebih besar dalam struktur Kerajaan Inggris.
Di sisi lain, keputusan soal pelimpahan peran masih berada di tangan raja dan pihak internal istana. Namun, tekanan publik dan suara para pakar kerajaan bisa menjadi pertimbangan penting dalam langkah-langkah selanjutnya.
Baca Juga: Pangeran William Main Film, Muncul dalam Episode Clarkson's Farm
Menurut Ingrid, sejumlah peran seremonial dan diplomatik yang kini masih dipegang langsung oleh Raja Charles III sebaiknya mulai dilimpahkan kepada putra sulungnya, Pangeran William. Hal ini guna meringankan beban suami Ratu Camilla tersebut yang sedang dalam masa pemulihan.
“Pengobatan kanker membuat seseorang sangat lelah secara fisik dan emosional. Tugas-tugas seperti berjabat tangan dengan duta besar yang datang dan pergi, walau terlihat sederhana, justru sangat menguras energi,” kata Ingrid Seward dilansir dari Geo TV, Jumat (4/4/2025).
Ia menilai, satu-satunya cara agar mantan suami mendiang Putri Diana itu dapat mengurangi intensitas kerja adalah dengan memberikan sebagian tugas-tugas tersebut kepada suami Kate Middleton tersebut. Khususnya tugas-tugas yang bersifat simbolis dan seremonial, seperti pertemuan diplomatik dan upacara penghormatan negara.
Baca Juga: Raja Charles III Izinkan Pangeran William Cabut Gelar Harry Asalkan Ratu Camilla Urus Keuangan Kerajaan

Foto/People
Laporan tersebut menyebutkan bahwa pangeran 42 tahun itu, sebagai pewaris takhta dan Pangeran Wales, dinilai sebagai sosok yang paling tepat untuk mengisi kekosongan sementara dalam beberapa kegiatan kerajaan.
Ia dianggap memiliki kapabilitas dan pengalaman yang cukup untuk menjalankan peran-peran publik. Termasuk menghadiri acara-acara resmi yang bisa berlangsung berjam-jam.
Upacara kenegaraan seperti penobatan kehormatan, pelantikan, dan pertemuan dengan tokoh internasional adalah beberapa tugas yang disebut bisa lebih dulu diambil alih oleh ayah tiga anak itu. Sehingga sang raja bisa lebih fokus pada pemulihan kesehatannya.
Baru-baru ini, Charles sempat kembali tampil dalam acara publik di Kastil Windsor. Di mana ia memberikan penghormatan kepada sejumlah warga yang berjasa dalam sebuah seremoni pelantikan kehormatan.
Baca Juga: Rencana Kejam Pangeran William untuk Gelar Harry dan Meghan Markle Terungkap
Kehadirannya dalam acara tersebut menunjukkan komitmennya untuk tetap menjalankan tugas sebagai kepala negara, meski masih dalam proses penyembuhan. Namun, para pengamat menilai bahwa kehadiran sang raja dalam agenda semacam itu harus lebih selektif.
Hal tersebut bertujuan agar tidak membebani kondisi fisiknya yang masih rentan akibat efek samping pengobatan kanker yang dijalaninya. Dengan situasi ini, banyak pihak menilai bahwa transisi bertahap dalam lingkup tugas kerajaan perlu segera dilakukan, demi menjaga kesinambungan monarki dan kesehatan Charles.
Kakak Pangeran Harry tersebut pun dinilai telah menunjukkan kesiapan untuk mengambil peran yang lebih besar dalam struktur Kerajaan Inggris.
Di sisi lain, keputusan soal pelimpahan peran masih berada di tangan raja dan pihak internal istana. Namun, tekanan publik dan suara para pakar kerajaan bisa menjadi pertimbangan penting dalam langkah-langkah selanjutnya.
Baca Juga: Pangeran William Main Film, Muncul dalam Episode Clarkson's Farm
(dra)
Lihat Juga :