Raja Charles III Murka, Pangeran William Sewa Pengacara Perceraian Diam-diam
Minggu, 06 April 2025 - 04:30 WIB
loading...
A
A
A
Keputusan suami Kate Middleton itu menggunakan Mishcon de Reya bukan sekadar urusan hukum biasa. Firma tersebut memiliki ikatan sejarah emosional yang kuat karena pernah menangani proses perceraian Diana, bahkan diwakili langsung oleh pengacara ternama Anthony Julius, yang kala itu menjadi pendamping hukum sang putri dan kemudian menjabat sebagai pengelola Princess of Wales Memorial Fund.
Sikap penerus takhta selanjutnya itu dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap peninggalan sang ibu dan simbol pergeseran generasi dalam tubuh keluarga kerajaan. Langkah tersebut kabarnya membuat raja 76 tahun itu kecewa, bahkan menimbulkan ketegangan di antara mereka.
Harbottle & Lewis, firma yang telah lama membela kepentingan keluarga kerajaan dan turut menangani kasus penyadapan telepon pada tahun 2006 yang melibatkan William dan adiknya, Pangeran Harry, disebut merasa tersingkirkan akibat keputusan ini.
Seorang pengamat kerajaan mengatakan bahwa calon Raja Inggris itu ingin memutus tradisi hukum lama dan menunjukkan arah baru yang lebih mandiri. "Saya mencoba melakukannya dengan cara yang berbeda," tutur William dalam wawancaranya bersama BBC pada November 2024.
Baca Juga: Raja Charles III Diminta Turun Takhta dan Menyerahkan Mahkota ke Pangeran William
Publik pun ikut menanggapi langkah ini dengan berbagai reaksi. Ada yang melihatnya sebagai bentuk penghormatan terhadap Diana, dan ada pula yang menilai ini sebagai sinyal kuat tentang renggangnya hubungan ayah-anak antara William dan Charles.
Sikap penerus takhta selanjutnya itu dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap peninggalan sang ibu dan simbol pergeseran generasi dalam tubuh keluarga kerajaan. Langkah tersebut kabarnya membuat raja 76 tahun itu kecewa, bahkan menimbulkan ketegangan di antara mereka.
Harbottle & Lewis, firma yang telah lama membela kepentingan keluarga kerajaan dan turut menangani kasus penyadapan telepon pada tahun 2006 yang melibatkan William dan adiknya, Pangeran Harry, disebut merasa tersingkirkan akibat keputusan ini.
Seorang pengamat kerajaan mengatakan bahwa calon Raja Inggris itu ingin memutus tradisi hukum lama dan menunjukkan arah baru yang lebih mandiri. "Saya mencoba melakukannya dengan cara yang berbeda," tutur William dalam wawancaranya bersama BBC pada November 2024.
Baca Juga: Raja Charles III Diminta Turun Takhta dan Menyerahkan Mahkota ke Pangeran William
Publik pun ikut menanggapi langkah ini dengan berbagai reaksi. Ada yang melihatnya sebagai bentuk penghormatan terhadap Diana, dan ada pula yang menilai ini sebagai sinyal kuat tentang renggangnya hubungan ayah-anak antara William dan Charles.
Lihat Juga :