Minum Air Kelapa, Pria Ini Terinfeksi Jamur Mematikan dan Meninggal Akibat Kerusakan Otak

Selasa, 08 April 2025 - 17:00 WIB
loading...
Minum Air Kelapa, Pria...
Seorang pria asal Denmark berusia 69 tahun meninggal dunia setelah meminum air kelapa. Insiden ini terjadi setelah pria tersebut meminum sedikit air kelapa. Foto/Freepik
A A A
JAKARTA - Seorang pria asal Denmark berusia 69 tahun meninggal dunia setelah meminum air kelapa yang telah busuk karena tidak disimpan dengan benar. Insiden ini terjadi setelah pria tersebut meminum sedikit air kelapa langsung dari buahnya, menggunakan sedotan.

Ia segera menyadari rasa air kelapa yang aneh dan bau busuk yang tidak biasa. Beberapa jam kemudian, ia mulai menunjukkan gejala serius seperti mual, muntah, berkeringat hebat, linglung, dan kehilangan keseimbangan. Kulitnya terlihat sangat pucat.

Dalam waktu kurang dari lima jam setelah mengonsumsi air kelapa tersebut, ia dilarikan ke rumah sakit. Pemindaian MRI menunjukkan adanya pembengkakan otak parah. Ia didiagnosis mengalami ensefalopati metabolik, sebuah kondisi di mana gangguan metabolisme menyebabkan otak tidak berfungsi secara normal.

Dilansir dari Times of India, Selasa (8/4/2025), meskipun mendapat perawatan intensif, pria tersebut dinyatakan mati otak hanya 26 jam setelah masuk rumah sakit.

Baca Juga: 7 Kelompok Orang yang Tidak Boleh Minum Air Kelapa, Penderita Gagal Ginjal Waspada

Laporan yang dipublikasikan dalam jurnal Emerging Infectious Diseases mengungkap bahwa kelapa tersebut telah disimpan di suhu ruangan selama satu bulan sebelum dikonsumsi.

Bagian dalam kelapa sudah berlendir dan membusuk, yang menjadi tanda bahwa kelapa tersebut sudah tidak layak konsumsi. Padahal, kelapa yang telah dikupas sebagian atau terbuka seharusnya disimpan di lemari es pada suhu 4–5 derajat celcius untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.

Kenapa Kelapa Perlu Disimpan dengan Benar?



Menurut Dr. Samuel Choudhury dari Singapura, kelapa yang telah dibuka sangat rentan rusak dan hanya bisa bertahan tiga hingga lima hari jika disimpan dalam lemari es menggunakan wadah tertutup rapat atau kantong ziplock.

Untuk penyimpanan lebih lama, kelapa bisa dibekukan hingga 6 bulan, namun harus dikeringkan terlebih dahulu dan diberi label tanggal.

Membiarkan kelapa di suhu ruangan terlalu lama bisa memicu pertumbuhan jamur dan bakteri patogen, yang dalam kasus ekstrem seperti ini, dapat berakibat fatal.

Baca Juga: Apakah Minum Air Kelapa Bisa Menurunkan Gula Darah?

Kasus tragis ini menjadi pengingat bahwa keamanan pangan bukan hal sepele. Makanan yang tidak ditangani atau disimpan dengan benar bisa menjadi sarang bakteri, virus, atau jamur yang sangat berbahaya bagi tubuh.

Kelompok rentan seperti bayi, lansia, dan orang dengan sistem kekebalan lemah sangat berisiko mengalami komplikasi serius dari makanan terkontaminasi.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Dokter Ungkap Penyebab...
Dokter Ungkap Penyebab Bau Kaki yang Sebenarnya, Ternyata Bukan Karena Keringat
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Rekomendasi
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Berita Terkini
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Infografis
Lincah dan Mematikan,...
Lincah dan Mematikan, Ini Spesifikasi Tank Mini Wiesel 1 Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved