Lawan Kanker Payudara, Pentingnya Edukasi dan Deteksi Dini
Selasa, 08 April 2025 - 18:30 WIB
loading...
Kanker payudara adalah jenis kanker yang berkembang di jaringan payudara, biasanya di saluran susu (duktal) atau lobulus penghasil susu. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kanker payudara adalah jenis kanker yang berkembang di jaringan payudara, biasanya di saluran susu (duktal) atau lobulus penghasil susu. Meskipun dapat menyerang pria maupun wanita, kanker payudara jauh lebih sering terjadi pada wanita.
Berdasarkan data Globocan 2022, kanker payudara menempati peringkat pertama sebagai jenis kanker terbanyak di Indonesia, dengan 66.271 kasus yang terus meningkat setiap tahunnya.
Ciri-ciri dan Penyebab Kanker Payudara
Kanker payudara sering menunjukkan ciri-ciri :
1. Adanya perubahan pada puting, seperti puting yang tertarik kedalam
2. Keluarnya cairan berwarna merah, kuning, hijau bahkan hitam melalui puting
3. Terjadi luka atau borok pada areola
4. Perubahan bentuk dan ukuran pada payudara
5. Perubahan tekstur kulit menjadi kasar seperti kulit jeruk
Penyebab pasti kanker payudara belum diketahui, tetapi beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker payudara meliputi:
1. Faktor Genetik: Mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2.
2. Riwayat Keluarga: Risiko meningkat jika ada anggota keluarga yang pernah menderita kanker payudara.
3. Usia: Risiko meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah 50 tahun.
4. Hormon: Paparan estrogen yang tinggi dalam waktu lama (misalnya menstruasi dini, menopause terlambat, terapi hormon jangka panjang).
4. Gaya Hidup: Obesitas, konsumsi alkohol berlebihan, kurang aktivitas fisik, perokok.
5. Paparan Radiasi: Terutama pada usia muda.
"Deteksi dini adalah kunci utama dalam penanganan kanker payudara. Dengan skrining rutin seperti mammografi dan USG payudara, kita dapat menemukan kanker dalam tahap awal sehingga peluang kesembuhan lebih tinggi." ujar dr. Bajuadji, SpB (K) Onk, MARS, Dokter Spesialis Bedah Umum Onkologi Bethsaida Hospital.
Gejala Kanker Payudara
Berdasarkan data Globocan 2022, kanker payudara menempati peringkat pertama sebagai jenis kanker terbanyak di Indonesia, dengan 66.271 kasus yang terus meningkat setiap tahunnya.
Ciri-ciri dan Penyebab Kanker Payudara
Kanker payudara sering menunjukkan ciri-ciri :
1. Adanya perubahan pada puting, seperti puting yang tertarik kedalam
2. Keluarnya cairan berwarna merah, kuning, hijau bahkan hitam melalui puting
3. Terjadi luka atau borok pada areola
4. Perubahan bentuk dan ukuran pada payudara
5. Perubahan tekstur kulit menjadi kasar seperti kulit jeruk
Penyebab pasti kanker payudara belum diketahui, tetapi beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker payudara meliputi:
1. Faktor Genetik: Mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2.
2. Riwayat Keluarga: Risiko meningkat jika ada anggota keluarga yang pernah menderita kanker payudara.
3. Usia: Risiko meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah 50 tahun.
4. Hormon: Paparan estrogen yang tinggi dalam waktu lama (misalnya menstruasi dini, menopause terlambat, terapi hormon jangka panjang).
4. Gaya Hidup: Obesitas, konsumsi alkohol berlebihan, kurang aktivitas fisik, perokok.
5. Paparan Radiasi: Terutama pada usia muda.
"Deteksi dini adalah kunci utama dalam penanganan kanker payudara. Dengan skrining rutin seperti mammografi dan USG payudara, kita dapat menemukan kanker dalam tahap awal sehingga peluang kesembuhan lebih tinggi." ujar dr. Bajuadji, SpB (K) Onk, MARS, Dokter Spesialis Bedah Umum Onkologi Bethsaida Hospital.
Gejala Kanker Payudara
Lihat Juga :