Alasan Meghan Markle Tidak Akan Pernah Bisa Mengalahkan Kate Middleton
Rabu, 09 April 2025 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Dilansir dari Marca, Rabu (9/4/2025), mantan staf di Istana Kensington menyebut putri 43 tahun itu sebagai sosok yang sabar dan mau belajar, sehingga dengan cepat mendapat tempat di hati banyak orang di lingkungan istana.
Di sisi lain, istri Pangeran Harry cenderung datang dengan semangat perubahan yang tinggi. Sikapnya yang percaya diri sering kali diterjemahkan sebagai keinginan untuk mengatur sendiri arah kerjanya.
Beberapa staf menyebut bintang Suits itu lebih tertarik memimpin dan menyusun agenda ketimbang memahami cara kerja kerajaan secara tradisional. Sikap ini, meski menunjukkan jiwa kepemimpinan, kerap bertentangan dengan budaya istana yang menjunjung tinggi konsensus dan proses bertahap.
Ambisi ibu dua anak itu untuk membuat dampak besar juga menjadi sumber ketegangan. Ia disebut-sebut ingin mengikuti jejak mendiang Putri Diana, ibunda Pangeran William dan Pangeran Harry sebagai figur paling dicintai publik.
Baca Juga: Kate Middleton Waspadai Meghan Markle yang Berencana Mencari Rumah di Inggris
Namun, keinginannya untuk bergerak cepat dan mengubah sistem dianggap terlalu progresif dan tidak sejalan dengan karakter konservatif istana. Bahkan ketika mendapat pendampingan dari bangsawan senior seperti Sophie, Duchess of Edinburgh, dan Lady Susan Hussey, perempuan 43 tahun itu dikabarkan menolak nasihat mereka.
Di sisi lain, istri Pangeran Harry cenderung datang dengan semangat perubahan yang tinggi. Sikapnya yang percaya diri sering kali diterjemahkan sebagai keinginan untuk mengatur sendiri arah kerjanya.
Beberapa staf menyebut bintang Suits itu lebih tertarik memimpin dan menyusun agenda ketimbang memahami cara kerja kerajaan secara tradisional. Sikap ini, meski menunjukkan jiwa kepemimpinan, kerap bertentangan dengan budaya istana yang menjunjung tinggi konsensus dan proses bertahap.
Ambisi ibu dua anak itu untuk membuat dampak besar juga menjadi sumber ketegangan. Ia disebut-sebut ingin mengikuti jejak mendiang Putri Diana, ibunda Pangeran William dan Pangeran Harry sebagai figur paling dicintai publik.
Baca Juga: Kate Middleton Waspadai Meghan Markle yang Berencana Mencari Rumah di Inggris
Namun, keinginannya untuk bergerak cepat dan mengubah sistem dianggap terlalu progresif dan tidak sejalan dengan karakter konservatif istana. Bahkan ketika mendapat pendampingan dari bangsawan senior seperti Sophie, Duchess of Edinburgh, dan Lady Susan Hussey, perempuan 43 tahun itu dikabarkan menolak nasihat mereka.
Lihat Juga :