Pangeran Harry Klaim Diperlakukan Tidak Adil setelah Keamanannya Dicabut
Rabu, 09 April 2025 - 21:00 WIB
loading...
Pangeran Harry menjadi pusat perhatian setelah pengacaranya menyatakan diperlakukan tidak adil setelah keamanannya yang dibiayai pemerintah Inggris dicabut. Foto/New York Post
A
A
A
INGGRIS - Pangeran Harry kembali menjadi pusat perhatian setelah pengacaranya menyatakan bahwa ia diperlakukan secara tidak adil setelah keamanannya yang dibiayai oleh pemerintah Inggris dicabut usai keputusannya mundur dari tugas kerajaan dan pindah ke Amerika Serikat.
Dalam sidang banding yang digelar pada Selasa, 8 April 2025, kuasa hukum Pangeran Harry , Shaheed Fatima, menegaskan di hadapan hakim bahwa badan pemerintah yang memutuskan pengurangan pengawalan keamanan bagi Duke of Sussex tidak menjalankan proses penilaian risiko secara menyeluruh.
Dilansir dari Marca, Rabu (9/4/2025), menurutnya, tim evaluasi keamanan gagal menerapkan prosedur internal yang seharusnya menjadi standar penilaian risiko bagi seorang tokoh publik sekelas Harry.
Keputusan untuk menghapus perlindungan keamanan tersebut diambil pada Februari 2020, tepat setelah pangeran 40 tahun itu, dan istrinya, Meghan Markle secara resmi keluar dari peran sebagai anggota senior keluarga kerajaan.
Baca Juga: Pulang ke Inggris, Pangeran Harry Ditolak Raja Charles III
![Pangeran Harry Klaim Diperlakukan Tidak Adil setelah Keamanannya Dicabut]()
Foto/People
Setahun kemudian, Pengadilan Tinggi menyatakan bahwa keputusan pemerintah tidak melanggar hukum dan tidak bersifat irasional. Namun, pengacara adik Pangeran William itu tetap bersikukuh bahwa proses pengambilan keputusan tersebut tidak adil dan perlu ditinjau ulang.
Dalam sidang banding yang digelar pada Selasa, 8 April 2025, kuasa hukum Pangeran Harry , Shaheed Fatima, menegaskan di hadapan hakim bahwa badan pemerintah yang memutuskan pengurangan pengawalan keamanan bagi Duke of Sussex tidak menjalankan proses penilaian risiko secara menyeluruh.
Dilansir dari Marca, Rabu (9/4/2025), menurutnya, tim evaluasi keamanan gagal menerapkan prosedur internal yang seharusnya menjadi standar penilaian risiko bagi seorang tokoh publik sekelas Harry.
Keputusan untuk menghapus perlindungan keamanan tersebut diambil pada Februari 2020, tepat setelah pangeran 40 tahun itu, dan istrinya, Meghan Markle secara resmi keluar dari peran sebagai anggota senior keluarga kerajaan.
Baca Juga: Pulang ke Inggris, Pangeran Harry Ditolak Raja Charles III

Foto/People
Setahun kemudian, Pengadilan Tinggi menyatakan bahwa keputusan pemerintah tidak melanggar hukum dan tidak bersifat irasional. Namun, pengacara adik Pangeran William itu tetap bersikukuh bahwa proses pengambilan keputusan tersebut tidak adil dan perlu ditinjau ulang.
Lihat Juga :