Green Day Dukung Palestina di Coachella 2025, Sampaikan Pesan Kemanusiaan Lewat Lirik Lagu
Senin, 14 April 2025 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
Ini bukan pertama kalinya Armstrong menggunakan panggung sebagai sarana menyuarakan pendapat politik. Sebulan sebelumnya, saat konser di Australia, ia juga mengganti lirik dalam lagu yang sama menjadi sindiran kepada tokoh politik Amerika, JD Vance. Aktivisme lirik seperti ini telah menjadi ciri khas Green Day, band punk rock yang dikenal vokal dalam menyampaikan isu sosial dan politik.
Penampilan mereka di Coachella yang digelar di Indio, California, Amerika pada Sabtu, 12 April 2025 waktu setempat, tidak hanya dimeriahkan oleh rentetan lagu-lagu legendaris seperti Basket Case, Wake Me Up When September Ends, Minority, dan When I Come Around, tetapi juga ditandai dengan pernyataan Armstrong yang lantang menolak ekstremisme politik.
"Saya bukan bagian dari agenda MAGA," ujarnya dalam lagu pembuka American Idiot.
"Lagu ini adalah lagu anti-perang," lanjutnya sebelum membawakan lagu Holiday.
Baca Juga: Profil dan Biodata Green Day, Band Rock Amerika yang Akan Konser di Jakarta Februari 2025
Coachella 2025 pun terasa semakin politis, dengan Senator Bernie Sanders sebelumnya muncul di panggung yang berdekatan untuk memperkenalkan Clairo sambil mengkritik kebijakan pemerintahan saat ini.
Penampilan mereka di Coachella yang digelar di Indio, California, Amerika pada Sabtu, 12 April 2025 waktu setempat, tidak hanya dimeriahkan oleh rentetan lagu-lagu legendaris seperti Basket Case, Wake Me Up When September Ends, Minority, dan When I Come Around, tetapi juga ditandai dengan pernyataan Armstrong yang lantang menolak ekstremisme politik.
"Saya bukan bagian dari agenda MAGA," ujarnya dalam lagu pembuka American Idiot.
"Lagu ini adalah lagu anti-perang," lanjutnya sebelum membawakan lagu Holiday.
Baca Juga: Profil dan Biodata Green Day, Band Rock Amerika yang Akan Konser di Jakarta Februari 2025
Coachella 2025 pun terasa semakin politis, dengan Senator Bernie Sanders sebelumnya muncul di panggung yang berdekatan untuk memperkenalkan Clairo sambil mengkritik kebijakan pemerintahan saat ini.
Lihat Juga :