3 Sosok yang Ingin Raja Charles III Turun Takhta, Pangeran Harry Beri Tekanan Besar
Selasa, 15 April 2025 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Pangeran Harry, Duke of Sussex, menjadi salah satu tokoh paling kontroversial dalam keluarga kerajaan sejak ia memutuskan mundur dari tugas kerajaan pada 2020 bersama istrinya, Meghan Markle. Dalam wawancara publik, serial dokumenter, hingga memoarnya Spare, Harry tak segan melontarkan kritik terhadap institusi kerajaan, termasuk Charles.
Meskipun tidak pernah secara eksplisit menyatakan ingin Charles turun takhta, narasi-narasi yang ia bangun, mulai dari tuduhan pengabaian emosional, ketidaksensitifan, hingga keengganan untuk melindungi keluarganya dari serangan media, telah menimbulkan kesan bahwa hubungan ayah dan anak ini sangat tegang.
Banyak pengamat kerajaan menilai bahwa secara tidak langsung, pangeran 40 tahun itu memosisikan ayahnya sebagai sosok yang tidak layak menjadi raja ideal.
![3 Sosok yang Ingin Raja Charles III Turun Takhta, Pangeran Harry Beri Tekanan Besar]()
Foto/People
Meghan Markle, Duchess of Sussex, adalah sosok lain yang diyakini publik memiliki ketegangan mendalam dengan sang raja. Meskipun ia bukan anggota keluarga kerajaan aktif lagi, mantan artis asal Amerika itu menjadi pusat perhatian sejak wawancara eksplosif bersama Oprah Winfrey pada 2021.
Di mana ia mengungkap tuduhan soal rasisme dan perlakuan tak adil dari dalam istana. Walau tak pernah menyebut Charles secara langsung dalam semua pernyataannya, Meghan dianggap sebagai pendorong utama narasi tentang perlunya reformasi dan modernisasi dalam Kerajaan Inggris.
Oleh beberapa pihak, hal ini diasosiasikan dengan keinginan agar generasi selanjutnya seperti kakak iparnya, Pangeran William segera mengambil alih takhta.
Meskipun tidak pernah secara eksplisit menyatakan ingin Charles turun takhta, narasi-narasi yang ia bangun, mulai dari tuduhan pengabaian emosional, ketidaksensitifan, hingga keengganan untuk melindungi keluarganya dari serangan media, telah menimbulkan kesan bahwa hubungan ayah dan anak ini sangat tegang.
Banyak pengamat kerajaan menilai bahwa secara tidak langsung, pangeran 40 tahun itu memosisikan ayahnya sebagai sosok yang tidak layak menjadi raja ideal.
2. Meghan Markle

Foto/People
Meghan Markle, Duchess of Sussex, adalah sosok lain yang diyakini publik memiliki ketegangan mendalam dengan sang raja. Meskipun ia bukan anggota keluarga kerajaan aktif lagi, mantan artis asal Amerika itu menjadi pusat perhatian sejak wawancara eksplosif bersama Oprah Winfrey pada 2021.
Di mana ia mengungkap tuduhan soal rasisme dan perlakuan tak adil dari dalam istana. Walau tak pernah menyebut Charles secara langsung dalam semua pernyataannya, Meghan dianggap sebagai pendorong utama narasi tentang perlunya reformasi dan modernisasi dalam Kerajaan Inggris.
Oleh beberapa pihak, hal ini diasosiasikan dengan keinginan agar generasi selanjutnya seperti kakak iparnya, Pangeran William segera mengambil alih takhta.
Lihat Juga :