Kisah Nyata yang Diluar Nalar! Tenny Tap Ungkap Misteri Arwah Teresita Basa
Senin, 21 April 2025 - 16:20 WIB
loading...
Tenny Tap kembali hadir dengan segmen Diluar Nalar yang kali ini mengangkat kisah nyata penuh misteri dan ketegangan. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Tenny Tap kembali hadir dengan segmen “Diluar Nalar” yang kali ini mengangkat kisah nyata penuh misteri dan ketegangan. Episode terbaru ini menyoroti kasus tragis Teresita Basa, seorang wanita asal Filipina yang menjadi korban pembunuhan dengan cara yang sangat tidak biasa.
Teresita Basa, lahir pada 1929 di Filipina dari keluarga berada dan dikenal sebagai pribadi yang lembut serta berpendidikan. Di tahun 1960, ia pindah ke Amerika Serikat untuk melanjutkan pendidikan musiknya. Namun, dia bekerja sebagai terapis pernapasan di sebuah rumah sakit.
Hidupnya sangat sempuna hingga suatu hari tragedi mengerikan terjadi pada 21 Februari 1977, ketika tubuh Teresita ditemukan tak bernyawa di apartemennya yang terbakar. Awalnya, kematian Teresita diduga kecelakaan, namun autopsi mengungkap fakta bahwa Teresita bukan korban kebakaran, melainkan pembunuhan. Sayangnya, polisi tidak menemukan bukti atau saksi yang mengarah pada pelaku.
Baca Juga: Tenny Tap Ungkap Kisah Perempuan Cantik yang Diteror Genderewo
Satu-satunya petunjuk adalah secarik kertas bertuliskan "Belikan kartu teater untuk AS". Kasus ini hampir menjadi misteri tak terpecahkan, hingga enam bulan kemudian muncul titik terang. Seorang teman Teresita melapor ke polisi dan mengaku mendapat mimpi berkali-kali dari Teresita yang menyebutkan inisial “AS” sebagai pembunuhnya. Dari cerita tersebut, polisi justru berhasil mengungkap kebenaran dan menangkap pelaku.
Teresita Basa, lahir pada 1929 di Filipina dari keluarga berada dan dikenal sebagai pribadi yang lembut serta berpendidikan. Di tahun 1960, ia pindah ke Amerika Serikat untuk melanjutkan pendidikan musiknya. Namun, dia bekerja sebagai terapis pernapasan di sebuah rumah sakit.
Hidupnya sangat sempuna hingga suatu hari tragedi mengerikan terjadi pada 21 Februari 1977, ketika tubuh Teresita ditemukan tak bernyawa di apartemennya yang terbakar. Awalnya, kematian Teresita diduga kecelakaan, namun autopsi mengungkap fakta bahwa Teresita bukan korban kebakaran, melainkan pembunuhan. Sayangnya, polisi tidak menemukan bukti atau saksi yang mengarah pada pelaku.
Baca Juga: Tenny Tap Ungkap Kisah Perempuan Cantik yang Diteror Genderewo
Satu-satunya petunjuk adalah secarik kertas bertuliskan "Belikan kartu teater untuk AS". Kasus ini hampir menjadi misteri tak terpecahkan, hingga enam bulan kemudian muncul titik terang. Seorang teman Teresita melapor ke polisi dan mengaku mendapat mimpi berkali-kali dari Teresita yang menyebutkan inisial “AS” sebagai pembunuhnya. Dari cerita tersebut, polisi justru berhasil mengungkap kebenaran dan menangkap pelaku.
Lihat Juga :