Peringati Hari Down Syndrome Sedunia, Cordlife Gelar Trisomy Awareness Bash 2025

Selasa, 29 April 2025 - 18:10 WIB
loading...
Peringati Hari Down...
Dalam rangka memperingati Hari Down Syndrome Sedunia (HDSD) yang jatuh setiap 21 Maret 2025, Cordlife Persada bersama POTADS kembali menggelar TAB. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Down Syndrome Sedunia (HDSD) yang jatuh setiap 21 Maret 2025, Cordlife Persada bersama POTADS (Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome) kembali menggelar Trisomy Awareness Bash (TAB) untuk kesembilan kalinya pada 2025.

Acara ini bertujuan membangun sistem dukungan bagi anak-anak penyandang Down Syndrome serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kondisi tersebut. Salah satu sorotan utama tahun ini adalah Down Syndrome's Got Talent (DSGT) Season 5 yang dikemas dalam format fun walk.

Sekitar 400 peserta dari berbagai usia turut serta secara virtual dalam tantangan berjalan kaki yang mengusung semangat kebersamaan, aktivitas fisik, dan kepercayaan diri bagi anak-anak penyandang down syndrome. Selain itu, diadakan pula roadshow edukasi ke Pusat Informasi & Kegiatan (PIK) POTADS di tujuh kota besar Indonesia.

"DSGT dengan tema fun walk merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Trisomy Awareness Bash yang ke-9 diikuti oleh sekitar 400 peserta mulai dari usia 4 tahun sebagai upaya dalam memberikan wadah dan sarana untuk kegiatan fisik anak-anak down syndrome (DS), meningkatkan kepercayaan diri, serta meningkatkan bonding antara orang tua dan anak," kata Country Director PT Cordlife Persada Retno Suprihatin saat Trisomy Awareness Bash 2025 di Mandaya Royal Hospital Puri (26/4/2025).

"Beberapa kegiatan lainnya yang kami lakukan adalah roadshow kunjungan ke Pusat Informasi & Kegiatan (PIK) POTADS di 7 kota besar di Indonesia," sambungnya.

Baca Juga: Cordlife Gelar Trisomy Awareness Bash 2024, Ada Ajang Unjuk Talenta Anak-Anak dengan Down Syndrome

Kegiatan ini diapresiasi tinggi oleh para peserta, termasuk orang tua yang merasa lebih dekat dengan anak mereka melalui aktivitas tersebut. Salah satu orang tua, Erna, mengungkapkan kebahagiaannya karena kegiatan ini menciptakan waktu berkualitas antara ia dan anaknya sambil tetap sehat.

"Anak saya sangat senang bisa ikut fun walk. Kami jadi punya waktu khusus untuk quality time sambil bergerak aktif. Saya juga jadi lebih semangat mendampingi dia beraktivitas, jadi ikutan sehat dan bugar karena ikut mendampingi berjalan," jelas Erna.

Selain menyoroti pentingnya partisipasi aktif anak-anak down syndrome, acara ini juga menekankan pentingnya deteksi dini kelainan kromosom.

Product Manager Cordlife Persada Intan Widya Sukma menyebut bahwa kondisi down syndrome sudah dapat dideteksi sejak usia kehamilan 10 minggu menggunakan metode Non-Invasive Prenatal Test (NIPT). Tes ini dinilai membantu orang tua untuk lebih siap secara mental dan emosional.

"Dengan NIPT, calon orang tua dapat mengetahui kondisi genetik janin tanpa risiko terhadap kehamilan. Tes ini membantu mereka mempersiapkan diri secara mental, emosional, dan juga membangun support system yang dibutuhkan,” ujar Intan.

Baca Juga: Waspadai Kehamilan di Atas 30 Tahun, Berisiko Down Syndrome

Puncak acara yang berlangsung di Mandaya Royal Hospital Puri turut menghadirkan sesi edukatif bersama dokter spesialis kandungan dan psikolog, serta mengumumkan pemenang berbagai kategori lomba DSGT.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Cordlife berharap masyarakat semakin terbuka terhadap keberagaman dan terus membangun lingkungan inklusif bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.

"Dari gelaran roadshow kunjungan PIK POTADS yang telah berlangsung, mendapat sambutan hangat dari para dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang ikut terlibat sebagai narasumber dalam video mini dokumenter tersebut," tutur Retno.

"Mereka membantu mengedukasi masyarakat soal down syndrome, terutama tentang momen-momen penuh tantangan yang sering dihadapi oleh orang tua. Mulai dari penanganan medis hingga dukungan sosial, semua jadi perhatian utama para dokter dalam mendampingi orang tua dengan anak down syndrome," pungkasnya.

Baca Juga: Down Syndrome Bisa Dideteksi sejak Dalam Kandungan? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Obgyn
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Jangan Tunggu Sirosis,...
Jangan Tunggu Sirosis, Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Hati Sejak Dini
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Berita Terkini
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 72: Ketegangan Memuncak! Sena Nekat Terjun ke Operasi Penyergapan di Tengah Demam Tinggi!
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved