Kuliner Jepang Regional dengan Sentuhan Modern, Perpaduan Tradisi dan Inovasi Rasa
Selasa, 29 April 2025 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada peluncuran menu baru ini, terdapat lima hidangan utama (hero menu) yang memperlihatkan kekuatan rasa khas OKUZONO:
1. Hobayaki: Ayam, daging sapi, atau seafood yang dipanggang di atas daun magnolia dengan olesan miso.
2. Salmon Cream Croquette: Kroket renyah berisi salmon creamy, disajikan dengan saus tartar.
3. Tasmania Beef Shoyu Koji Yaki: Daging sapi Tasmania yang dimarinasi dalam shoyu koji fermentasi.
4. Chicken Akakara Nabe: Hot pot miso pedas khas Nagoya.
5. Shiratama Cream Zenzai: Hidangan penutup ala Kyoto dengan kacang merah, mochi, krim, dan jelly matcha.
Chef Shinji Akita, Head Chef OKUZONO Japanese Dining Jakarta turut membagikan pendapatnya. “Melalui The UMO Journey, saya ingin menyajikan hidangan yang tidak hanya lezat, tapi juga punya makna,” ujar Chef Akita. “Di Jepang, saat kita merasakan sesuatu yang benar-benar enak, kita spontan berkata ‘umai’ atau ‘oishii’ — itu bukan sekadar soal rasa, tapi perasaan. Saya ingin tamu kami merasakan hal itu di setiap gigitan.”
Terinspirasi dari kekayaan tradisi kuliner Jepang yang beragam, OKUZONO mengajak para tamu untuk merasakan perjalanan bersantap yang menyentuh lidah sekaligus hati. Dari sentuhan umami yang dalam hingga sajian yang dirancang dengan penuh perhatian, perayaan rasa dan budaya ini hadir untuk mengingatkan kita untuk memperlambat langkah, menikmati setiap momen, dan kembali terhubung — melalui makanan.
1. Hobayaki: Ayam, daging sapi, atau seafood yang dipanggang di atas daun magnolia dengan olesan miso.
2. Salmon Cream Croquette: Kroket renyah berisi salmon creamy, disajikan dengan saus tartar.
3. Tasmania Beef Shoyu Koji Yaki: Daging sapi Tasmania yang dimarinasi dalam shoyu koji fermentasi.
4. Chicken Akakara Nabe: Hot pot miso pedas khas Nagoya.
5. Shiratama Cream Zenzai: Hidangan penutup ala Kyoto dengan kacang merah, mochi, krim, dan jelly matcha.
Chef Shinji Akita, Head Chef OKUZONO Japanese Dining Jakarta turut membagikan pendapatnya. “Melalui The UMO Journey, saya ingin menyajikan hidangan yang tidak hanya lezat, tapi juga punya makna,” ujar Chef Akita. “Di Jepang, saat kita merasakan sesuatu yang benar-benar enak, kita spontan berkata ‘umai’ atau ‘oishii’ — itu bukan sekadar soal rasa, tapi perasaan. Saya ingin tamu kami merasakan hal itu di setiap gigitan.”
Terinspirasi dari kekayaan tradisi kuliner Jepang yang beragam, OKUZONO mengajak para tamu untuk merasakan perjalanan bersantap yang menyentuh lidah sekaligus hati. Dari sentuhan umami yang dalam hingga sajian yang dirancang dengan penuh perhatian, perayaan rasa dan budaya ini hadir untuk mengingatkan kita untuk memperlambat langkah, menikmati setiap momen, dan kembali terhubung — melalui makanan.
(dra)
Lihat Juga :