Indonesia Fashion Week 2025 Luncurkan Kampanye Ronakultura Jakarta, Apa Maknanya?
Jum'at, 02 Mei 2025 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Masa Kecil Penuh Teror, Chef Axhiang Ceritakan Kisah Dibawa Teman Tak Kasat Mata Eksklusif di Kanal YouTube Robby Purba
IFW 2025 akan digelar selama lima hari penuh di Jakarta Convention Center (JCC), menampilkan lebih dari 200 desainer dan jenama lokal maupun internasional, serta berbagai program pameran, fashion show, talkshow, dan kampanye berkelanjutan.
Acara peluncuran ini menghadirkan penayangan perdana video kampanye IFW 2025, mini talkshow, dan perkenalan Icons IFW 2025, di antaranya Jindan, Kayla, Reuben, Vebby, Dwiki, & Sophia, serta digelar sesi gathering mempertemukan pelaku industri kreatif, desainer, mitra, dan media.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata menilai Indonesia Fashion Week merupakan platform strategis untuk memperkenalkan Jakarta sebagai kota yang tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tapi juga pusat kebudayaan dan gaya hidup.
"Kampanye Ronakultura memperkuat posisi Jakarta sebagai ruang kreatif yang terus berkembang dan terbuka untuk kolaborasi lintas sektor," pungkasnya.
IFW 2025 akan digelar selama lima hari penuh di Jakarta Convention Center (JCC), menampilkan lebih dari 200 desainer dan jenama lokal maupun internasional, serta berbagai program pameran, fashion show, talkshow, dan kampanye berkelanjutan.
Acara peluncuran ini menghadirkan penayangan perdana video kampanye IFW 2025, mini talkshow, dan perkenalan Icons IFW 2025, di antaranya Jindan, Kayla, Reuben, Vebby, Dwiki, & Sophia, serta digelar sesi gathering mempertemukan pelaku industri kreatif, desainer, mitra, dan media.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata menilai Indonesia Fashion Week merupakan platform strategis untuk memperkenalkan Jakarta sebagai kota yang tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tapi juga pusat kebudayaan dan gaya hidup.
"Kampanye Ronakultura memperkuat posisi Jakarta sebagai ruang kreatif yang terus berkembang dan terbuka untuk kolaborasi lintas sektor," pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :