alexametrics

Avigan Hanya Efektif Obati Pasien Covid-19 Ringan hingga Sedang

loading...
Avigan Hanya Efektif Obati Pasien Covid-19 Ringan hingga Sedang
Avigan terbukti efektif pada pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang, namun obat ini tidak terbukti efektif pada pasien dengan kondisi yang parah. / Foto: ilustrasi/News18
A+ A-
JAKARTA - Avigan terbukti efektif pada pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. Namun hal sebaliknya, obat ini tidak terbukti efektif pada pasien Covid-19 dengan kondisi yang parah. Hal ini terungkap melalui studi klinis yang dilakukan para dokter di Jepang pada pasien coronavirus.

"Kami telah memberi Avigan kepada 70 hingga 80 orang, tetapi tampaknya tidak berfungsi dengan baik ketika virus sudah berlipat ganda," kata sumber Kementerian Kesehatan Jepang seperti dilansir dari The Guardian.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM. Menurutnya, obat ini terbukti efektif pada pasien dengan gejala awal hingga menengah sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut.



"Ya, sebagian bilang ampuh tapi para peneliti Jepang sendiri, tempat obat ini dibikin bilang ampuhnya pada stadium sebelum berkembang biak luas. Jadi kalau masih tahapan awal dan menengah banyak gunanya. Tapi tahap yang sudah masuk ICU menurut para ahli lain kurang. Jadi masih belum sepakat mengenai ini," terang Prof Zubairi.

"Mungkin sekali berguna. Cuma masih perlu bukti lebih banyak bahwa obat ini bisa menjadi standar pengobatan coronavirus ini," lanjutnya.

Sementara itu, Zhang Xinmin, seorang pejabat di kementerian ilmu pengetahuan dan teknologi China, mengatakan, Avigan yang dikembangkan Fujifilm Toyama Chemical telah menunjukkan hasil yang menggembirakan dalam uji klinis di Wuhan dan Shenzhen yang melibatkan 340 pasien. "Ini memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan jelas efektif dalam perawatan," tandas Zhang.

Adapun pasien yang diberi obat ini di Shenzhen dinyatakan sembuh atau negatif setelah empat hari diberikan obat Avigan. Sedangkan, pasien yang tidak diberikan obat anti-influenza itu rata-rata membutuhkan 11 hari untuk sembuh.Selain itu, hasil sinar-X menunjukkan peningkatan kondisi paru-paru sekitar 91% pada pasien yang mengkonsumi Avigan. Sedangkan yang tidak diobati hanya mengalami peningkatan sebesar 62%.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak