alexametrics

Studi: Chloroquine Dapat Menghentikan Virus Corona Agar Tak Menular

loading...
Studi: Chloroquine Dapat Menghentikan Virus Corona Agar Tak Menular
Chloroquine dinilai dapat menghentikan virus corona agar tidak menular. Obat anti-malaria itu menunjukkan dapat membantu menghentikan virus mematikan. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Seorang peneliti Perancis mengungkap hasil yang sukses dari pengobatan potensial chloroquine untuk virus corona atau COVID-19. Di mana obat anti-malaria itu menunjukkan dapat membantu menghentikan virus mematikan agar tidak menular hanya dalam enam hari.

Percobaan ini dilakukan oleh Profesor Didier Raoult, spesialis penyakit menular dan kepala IHU Méditerranée Infection di Marseille. Berdasarkan percobaan tersebut, pasien COVID-19 pertama yang mengajukan diri untuk uji coba dan dirawat dengan chloroquine melihat efektif mempercepat proses penyembuhan.

Para pasien juga mengalami penurunan tajam dalam jumlah waktu mereka penularan. “Kami menyertakan semua orang yang setuju (untuk diperlakukan). Dua kota di protokol, Nice dan Avignon, memberi kami pasien (yang terinfeksi) yang belum menerima pengobatan," kata Profesor Raoult.



Dilansir Times Now News, laporan tersebut menyatakan bahwa chloroquine diberikan melalui obat Plaquenil kepada 24 pasien. Dalam uji coba, pasien diberi 600mcg per hari selama 10 hari dan dipantau secara ketat karena obat dapat menyebabkan efek samping yang parah.

“Kami dapat memastikan bahwa pasien yang belum menerima Plaquenil (hydroxychloroquine yang mengandung obat) masih menular setelah enam hari, tetapi dari mereka yang menerima Plaquenil, hanya 25% yang masih menular setelah periode yang diberikan,” tambahnya.

Raoult telah ditugaskan oleh pemerintah Prancis untuk meneliti kemungkinan perawatan COVID-19. Chloroquine fosfat dan hidroksi chloroquine sebelumnya telah digunakan untuk mengobati pasien COVID-19 di China.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak