5 Film Korea tentang Ibu, Menguras Air Mata dan Sarat Makna
Rabu, 14 Mei 2025 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
4. Kill Boksoon

Foto/KBIZoom
Berbeda dari gambaran ibu pada umumnya, Kill Boksoon menghadirkan sosok ibu yang jauh dari kata lembut. Gil Boksoon, diperankan dengan luar biasa oleh Jeon Do-yeon, adalah seorang pembunuh profesional yang ditakuti di dunia kriminal. Namun, di balik profesinya yang kejam, ia adalah ibu tunggal yang berusaha membesarkan putrinya yang beranjak remaja. Kehidupan ganda ini menciptakan konflik batin yang menarik, antara membunuh demi pekerjaan dan merawat anak dengan penuh cinta, dua sisi ekstrem yang hidup berdampingan dalam dirinya.
Jeon Do-yeon membawa kedalaman emosional pada peran Boksoon, menggambarkan karakter yang kuat secara fisik namun rapuh dalam urusan perasaan. Ia kesulitan mengekspresikan kasih sayang secara verbal, tetapi tindakannya menunjukkan cinta tanpa syarat kepada anaknya, bahkan jika itu berarti mempertaruhkan nyawanya. Film ini secara tajam mempertanyakan, mungkinkah seseorang menjadi ibu yang baik meski hidupnya bergelimang kekerasan?
Dirilis secara global di Netflix, Kill Boksoon mendapat sambutan positif dari kritikus dunia karena keberaniannya menantang stereotip ibu dalam sinema. Film ini bukan sekadar tontonan aksi yang intens, tetapi juga eksplorasi psikologis mendalam tentang peran perempuan, khususnya ibu di tengah dunia yang keras dan penuh kontradiksi.
Baca Juga: 7 Film Korea Terlaris Sepanjang 2024, Exhuma Juaranya
5. Moonlit Winter

Foto/KBIZoom
Di tengah lanskap bersalju di Otaru, Jepang, terbentang kisah cinta lama yang tersimpan rapat selama puluhan tahun. Moonlit Winter mengisahkan perjalanan emosional antara seorang ibu bernama Yoon-hee dan putrinya, Sae-bom, yang tanpa sengaja menemukan potongan masa lalu sang ibu, sebuah cinta yang tak pernah diceritakan, kepada seorang wanita di masa mudanya.
Alih-alih menyajikan konflik dramatis atau ledakan emosi, film ini justru menyuguhkan keheningan yang menyentuh, dengan alur lambat yang membiarkan penonton larut dalam nuansa duka dan penyesalan yang sunyi. Kim Hee-ae menampilkan akting yang halus sebagai Yoon-hee, seorang ibu yang tampak kuat di luar, namun menyimpan kesedihan mendalam di balik matanya.
Sementara Kim So-hye, sebagai Sae-bom, menjadi jembatan yang membuka kembali lembaran hati ibunya yang selama ini terkunci. Hubungan mereka bukan hanya tentang ibu dan anak, tetapi juga tentang penerimaan, keberanian untuk mengungkap kebenaran, dan cinta yang tak mengenal batasan bentuk maupun waktu. Sebagai film penutup di Festival Film Internasional Busan, Moonlit Winter dipuji sebagai karya sinematik yang puitis.
(dra)
Lihat Juga :