alexametrics

Yoga Bantu Atasi Kecemasan Terhadap COVID-19

loading...
Yoga Bantu Atasi Kecemasan Terhadap COVID-19
Pandemi COVID-19 yang terus menyebar memicu kecemasan banyak orang. Untuk mengatasi kecemasan itu, akademisi Harvard Medical School menyarankan untuk melakukan yoga. Foto/Mayoclinic.org
A+ A-
JAKARTA - Pandemi COVID-19 yang terus menyebar memicu kecemasan banyak orang. Untuk mengatasi kecemasan itu, Harvard Medical School yang telah menerbitkan blog oleh Doctor John Sharp menyarankan untuk melakukan yoga.

"Jika Anda sering bergumul dengan kecemasan, khawatir tentang kesehatan Anda, atau pikiran dan tindakan obsesif, Anda mungkin memerlukan bantuan tambahan. Tenangkan diri Anda atas kekhawatiran tentang virus corona baru. Mengetahui cara mengelola kecemasan Anda sendiri selalu membutuhkan sedikit pemikiran," tulis blog tersebut.

Dr. Sharp menyarankan untuk melakukan yoga. Meski tidak terbiasa, yoga terbukti memberikan banyak manfaat. "Kadang-kadang mencoba hal baru serta menemukan kegiatan baru yang dapat dimanfaatkan dan nikmati bisa menjadikan Anda sehat," kata Dr. Sharp seperti dilansir dari laman Times Now News.



Tidak hanya yoga, meditasi juga dinilai mampu bekerja mengatasi kecemasan akibat wabah COVID-19. Dr. Sharp mengatakan bahwa meditasi teratur sangat menenangkan. Dia juga menyarankan beberapa aplikasi yang dapat membimbing seseorang melalui meditasi.

Terakhir, atasi kecemasan dengan pranayam atau teknik pernapasan. Ini merupakan salah satu teknik pernapasan sederhana yang jika dilakukan selama beberapa menit akan membantu Anda merasa lebih tenang dan terpusat.

Scientific American menyebutkan, pemindaian MRI menunjukkan bahwa setelah delapan minggu latihan mindfulness, otak, amygdala, tampak menyusut. Daerah otak yang paling utama ini terkait dengan ketakutan dan emosi serta terlibat dalam inisiasi respons tubuh terhadap stres.

Jacoba Urist, seorang jurnalis terkenal, menulis dalam TIME bahwa sudah saatnya kita melakukan meditasi secara lebih serius. Dia menyebutkan, pasien dengan depresi, kegelisahan, dan rasa sakit dapat menemukan kelegaan dalam meditasi.

"Para peneliti semakin menunjukkan pengaruh terukur meditasi pada otak. Membuktikan bahwa program mindfulness dapat membuat kita merasa lebih bahagia, memiliki ketahanan emosional yang lebih besar, dan mengambil sedikit hari untuk sakit," pungkas Urist.
(tsa)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak