Inovasi Pengobatan Kanker Pankreas, Perkembangan Terkini yang Menjanjikan
Minggu, 18 Mei 2025 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Dijelaskan oleh Prof. Aru, 95% kanker pankreas berhubungan dengan faktor lingkungan, kebiasaan sehari-hari, dan pola makan. “Selain itu, risiko kanker pancreas juga meningkat pada mereka dengan diabetes. Karenanya pada pasien diabetes, gula harus dikontrol dengan baik,” tegas Prof. Aru.
Pengobatan kanker pankreas sangat menantang. Sulit ditemukan pada stadium dini karena hampir tidak ada modalitas untuk mendeteksi kanker pancreas secara dini. “Kalau kanker payudara ada mamografi, kanker serviks ada Pap smear, kanker prostat ada PSA. Sedangkan kanker pankreas, sulit dideteksi dini dengan USG maupun CT scan. Pilihannya mungkin MRI, tapi siapa yang mau periksa MRI kalau tidak ada keluhan apa-apa?” tutur Prof. Aru.
Pengobatan Terkini Kanker Pankreas
Secara umum, ada tiga jenis pengobatan kanker: lokal (tumor diambil melalui operasi ataupun dihilangkan dengan radioterapi), regional (modifikasi atau perubahan struktur melalui endoskopi), dan sistemik (pemberian obat melalui aliran darah) misalnya dengan kemoterapi, terapi target, dan imunoterapi. “Bila ditemukan dalam stadium dini, kita masih bisa mengharapkan kanker terkendali. Namun pada stadium lanjut, maka pilihan pengobatan hanya regional atau sistemik, untuk meringankan penderitaan,” ujar Prof. Aru.
Prof. Thawee Ratanachu-Ej, MD, Ph.D, pembicara tamu dari Thailand, menjelaskan soal inovasi di bidang endoskopi dalam tatalaksana kanker pankreas. Ia membagikan pengalamannya melakukan operasi by-pass untuk membuka sumbatan pada saluran empedu tanpa operasi besar, yaitu menggunakan ERCP (Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography) dan EUS (Endoscopic Ultrasound). “Ini adalah teknologi yang bisa membantu kita dalam upaya mengembalikan kualitas hidup pasien,” ujarnya.
Pengobatan kanker pankreas sangat menantang. Sulit ditemukan pada stadium dini karena hampir tidak ada modalitas untuk mendeteksi kanker pancreas secara dini. “Kalau kanker payudara ada mamografi, kanker serviks ada Pap smear, kanker prostat ada PSA. Sedangkan kanker pankreas, sulit dideteksi dini dengan USG maupun CT scan. Pilihannya mungkin MRI, tapi siapa yang mau periksa MRI kalau tidak ada keluhan apa-apa?” tutur Prof. Aru.
Pengobatan Terkini Kanker Pankreas
Secara umum, ada tiga jenis pengobatan kanker: lokal (tumor diambil melalui operasi ataupun dihilangkan dengan radioterapi), regional (modifikasi atau perubahan struktur melalui endoskopi), dan sistemik (pemberian obat melalui aliran darah) misalnya dengan kemoterapi, terapi target, dan imunoterapi. “Bila ditemukan dalam stadium dini, kita masih bisa mengharapkan kanker terkendali. Namun pada stadium lanjut, maka pilihan pengobatan hanya regional atau sistemik, untuk meringankan penderitaan,” ujar Prof. Aru.
Prof. Thawee Ratanachu-Ej, MD, Ph.D, pembicara tamu dari Thailand, menjelaskan soal inovasi di bidang endoskopi dalam tatalaksana kanker pankreas. Ia membagikan pengalamannya melakukan operasi by-pass untuk membuka sumbatan pada saluran empedu tanpa operasi besar, yaitu menggunakan ERCP (Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography) dan EUS (Endoscopic Ultrasound). “Ini adalah teknologi yang bisa membantu kita dalam upaya mengembalikan kualitas hidup pasien,” ujarnya.
Lihat Juga :