Jejak Tari Jawa Klasik, dari Keraton hingga ke Jakarta

Senin, 07 September 2020 - 21:53 WIB
loading...
A A A
Mulanya, tari klasik Jawa yang difokuskan di Keraton Surakarta hanya tari Srimpi dan Bedhaya, dan bersifat eksklusif. Pada sekitar tahun 1970-an, di luar kendali Keraton Surakarta, muncul sebuah Pusat Kesenian Jawa Tengah (PKJT). Kemunculan PKJT membuat bukan cuma kalangan keraton yang dapat menarikan Tari Jawa Klasik.

Jumlah penari Jawa klasik yang semakin banyak juga karena kemunculan sekolah seni. Para penari yang telah mahir kemudian mengajarkannya di berbagai daerah melalui sanggar.

Di Jakarta, pada tahun 1970-an berkembangnya tari Jawa klasik memberi nilai sosial yang tinggi bagi para penarinya. Hal itu membuat munculnya grup-grup kesenian elit seperti Jaya Budaya dan Padnećwara.

Berkembanganya Tari Jawa Klasik di Jakarta ditandai dengan kemunculan sanggar tari Jawa klasik di setiap gelanggang remaja di Jakarta. (Baca Juga: Menilik 5 Festival Besar Sastra, Anak Sastra Wajib Tahu )

Tumbuhnya seni tari Jawa klasik di Jakarta tidak lepas dari perhatian pemerintah provinsi DKI Jakarta saat itu, yaitu Gubernur Ali Sadikin. Ali berprinsip bahwa Jakarta sebagai ibu kota negara harusnya merepresentasikan budaya nasional. Jadi, tidak hanya kesenian Betawi saja yang diperhatikan.

Jejak Tari Jawa Klasik, dari Keraton hingga ke Jakarta

Foto: Instagram @tarijawabulungan

Selama dua dasawarsa, yaitu dari tahun 1970 sampai tahun 1980-an menjadi masa gemilang tari Jawa klasik di Jakarta. Parapelatih tari Jawa klasik bahkan merasakan sisi positif pada aspek ekonomi mereka.

Sayangnya, mulai tahun 1990 hingga tahun 2000-an masa gemilang tersebut mulai surut. Sanggar-sanggar tari tersebut mulai berguguran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Umat Hindu Ikuti...
Ribuan Umat Hindu Ikuti Upacara Tawur Agung Kesanga di Candi Prambanan Yogyakarta
Senja Kala Lasmi, Sang...
Senja Kala Lasmi, Sang Ledek Legendaris Dari Pesisir Utara
Jejak Tari Jawa Klasik,...
Jejak Tari Jawa Klasik, dari Keraton hingga ke Jakarta
Rekomendasi
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Berita Terkini
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved