Kisah di Balik Momen Menegangkan Pertemuan Kate Middleton dan Meghan Markle
Kamis, 29 Mei 2025 - 06:00 WIB
loading...
Pertemuan langka Kate Middleton dan Meghan Markle usai meninggalnya Ratu Elizabeth II menjadi sorotan. Tersimpan kisah menegangkan yang belum diketahui publik. Foto/InStyle
A
A
A
JAKARTA - Pertemuan langka Kate Middleton dan Meghan Markle usai meninggalnya Ratu Elizabeth II sempat menjadi sorotan dunia. Namun di balik momen yang terlihat tenang dan penuh penghormatan di Kastil Windsor, tersimpan kisah menegangkan yang belum banyak diketahui publik.
Kemunculan itu menjadi penampilan publik pertama Kate Middleton, Pangeran William, Meghan Markle , dan Pangeran Harry dalam lebih dari setahun, sebuah reuni simbolis yang terjadi di tengah berkabung nasional. Namun menurut pakar kerajaan Robert Jobson, semua itu adalah hasil dari strategi komunikasi yang penuh perhitungan.
“Itu hanyalah tampilan permukaan,” tulisnya dalam salah satu bukunya. Ia juga mengungkap bahwa bagi Kate, momen tersebut merupakan salah satu pengalaman paling berat secara emosional dalam kehidupan kerajaannya.
Sepanjang prosesi, ekspresi dan bahasa tubuh Meghan tak luput dari pengamatan para ahli. Judi James, seorang analis bahasa tubuh ternama, mengungkapkan bahwa mantan artis tersebut tampak seperti seseorang yang menunggu arahan ketimbang tampil percaya diri.
Baca Juga: Kate Middleton Dibandingkan dengan Meghan Markle, Dipuji Lebih Berkelas dan Kuat
![Kisah di Balik Momen Menegangkan Pertemuan Kate Middleton dan Meghan Markle]()
Foto/People
Dilansir dari Marca, Kamis (29/5/2025), gestur seperti menyentuh rambut secara berulang dan gerakan tubuh yang ragu-ragu dianggap sebagai tanda kecemasan yang mendalam.
Salah satu adegan yang paling menarik perhatian terjadi ketika Meghan dan Kate saling bertatap muka sejenak. Bintang Suits tersebut tampak menundukkan kepala sedikit sebagai bentuk pengakuan, lalu mundur dua langkah ke belakang.
Dalam respons yang penuh perlindungan, Harry yang merupakan putra bungsu Raja Charles III dan mendiang Putri Diana merangkul istrinya dengan lengan yang melingkar lembut. Ketika William terlihat berusaha mengatur posisi untuk berfoto, Meghan terlihat makin gelisah.
Judi James menilai bahwa seluruh interaksi tersebut menunjukkan “kecanggungan yang alamiah dan kehati-hatian ekstrem,” mempertegas bahwa hubungan antar pasangan yang sempat dijuluki Fab Four tersebut belum benar-benar mencair.
Baca Juga: Kate Middleton Waspadai Meghan Markle yang Berencana Mencari Rumah di Inggris
Penulis kerajaan Robert Jobson juga menyebut bahwa interaksi itu membawa beban emosional besar bagi kedua perempuan, yang selama bertahun-tahun digambarkan media sebagai dua sosok yang bersaing diam-diam. Kate disebut sangat merasakan ketegangan di dalam dirinya, sementara sumber terdekat dengan Meghan mengungkap bahwa situasi itu makin sulit karena ia harus berada jauh dari anak-anaknya di tengah suasana penuh tekanan.
Sementara itu, analis bahasa tubuh Katia Loisal menyoroti kurangnya gestur hangat dari Kate kepada Meghan. Ia menilai bahwa sikap dingin tersebut mungkin telah memengaruhi kepercayaan diri Sussex secara signifikan. “Ketidakhangatan yang ditunjukkan Kate tampaknya membuat Meghan kehilangan rasa aman dan kenyamanan,” jelasnya.
Momen yang awalnya diharapkan sebagai simbol rekonsiliasi nyatanya justru memperlihatkan betapa dalam keretakan hubungan mereka. Meski tampil di depan publik dengan senyum dan sikap tenang, kenyataannya retakan dalam keluarga kerajaan masih jauh dari sembuh.
Hingga kini, sedikit tanda-tanda kemajuan dalam membangun kembali hubungan yang telah lama renggang antara kedua pasangan itu.
Baca Juga: Alasan Meghan Markle Tidak Akan Pernah Bisa Mengalahkan Kate Middleton
Kemunculan itu menjadi penampilan publik pertama Kate Middleton, Pangeran William, Meghan Markle , dan Pangeran Harry dalam lebih dari setahun, sebuah reuni simbolis yang terjadi di tengah berkabung nasional. Namun menurut pakar kerajaan Robert Jobson, semua itu adalah hasil dari strategi komunikasi yang penuh perhitungan.
“Itu hanyalah tampilan permukaan,” tulisnya dalam salah satu bukunya. Ia juga mengungkap bahwa bagi Kate, momen tersebut merupakan salah satu pengalaman paling berat secara emosional dalam kehidupan kerajaannya.
Sepanjang prosesi, ekspresi dan bahasa tubuh Meghan tak luput dari pengamatan para ahli. Judi James, seorang analis bahasa tubuh ternama, mengungkapkan bahwa mantan artis tersebut tampak seperti seseorang yang menunggu arahan ketimbang tampil percaya diri.
Baca Juga: Kate Middleton Dibandingkan dengan Meghan Markle, Dipuji Lebih Berkelas dan Kuat

Foto/People
Dilansir dari Marca, Kamis (29/5/2025), gestur seperti menyentuh rambut secara berulang dan gerakan tubuh yang ragu-ragu dianggap sebagai tanda kecemasan yang mendalam.
Salah satu adegan yang paling menarik perhatian terjadi ketika Meghan dan Kate saling bertatap muka sejenak. Bintang Suits tersebut tampak menundukkan kepala sedikit sebagai bentuk pengakuan, lalu mundur dua langkah ke belakang.
Dalam respons yang penuh perlindungan, Harry yang merupakan putra bungsu Raja Charles III dan mendiang Putri Diana merangkul istrinya dengan lengan yang melingkar lembut. Ketika William terlihat berusaha mengatur posisi untuk berfoto, Meghan terlihat makin gelisah.
Judi James menilai bahwa seluruh interaksi tersebut menunjukkan “kecanggungan yang alamiah dan kehati-hatian ekstrem,” mempertegas bahwa hubungan antar pasangan yang sempat dijuluki Fab Four tersebut belum benar-benar mencair.
Baca Juga: Kate Middleton Waspadai Meghan Markle yang Berencana Mencari Rumah di Inggris
Penulis kerajaan Robert Jobson juga menyebut bahwa interaksi itu membawa beban emosional besar bagi kedua perempuan, yang selama bertahun-tahun digambarkan media sebagai dua sosok yang bersaing diam-diam. Kate disebut sangat merasakan ketegangan di dalam dirinya, sementara sumber terdekat dengan Meghan mengungkap bahwa situasi itu makin sulit karena ia harus berada jauh dari anak-anaknya di tengah suasana penuh tekanan.
Sementara itu, analis bahasa tubuh Katia Loisal menyoroti kurangnya gestur hangat dari Kate kepada Meghan. Ia menilai bahwa sikap dingin tersebut mungkin telah memengaruhi kepercayaan diri Sussex secara signifikan. “Ketidakhangatan yang ditunjukkan Kate tampaknya membuat Meghan kehilangan rasa aman dan kenyamanan,” jelasnya.
Momen yang awalnya diharapkan sebagai simbol rekonsiliasi nyatanya justru memperlihatkan betapa dalam keretakan hubungan mereka. Meski tampil di depan publik dengan senyum dan sikap tenang, kenyataannya retakan dalam keluarga kerajaan masih jauh dari sembuh.
Hingga kini, sedikit tanda-tanda kemajuan dalam membangun kembali hubungan yang telah lama renggang antara kedua pasangan itu.
Baca Juga: Alasan Meghan Markle Tidak Akan Pernah Bisa Mengalahkan Kate Middleton
(dra)
Lihat Juga :