10 Ide Bisnis Anti Gagal ala Vivi Amnan, Cocok Buat Gen Z yang Mau Cuan
Selasa, 27 Mei 2025 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
4. Menerapkan konsep reseller untuk mempercepat dan memperluas jaringan penjualan. Dengan cara ini, kita lebih mudah untuk memperluas jangkauan pasar. Tidak harus mempunyai reseller skala nasional. Mulailah dari membentuk reseller dari teman atau kerabat sendiri.
5. Menjual barang dengan jalur konten FYP. Saat ini, konten yang viral adalah salah satu cara brilian untuk mendapatkan pasar. Bahkan menjadi sarana beriklan gratis. Jangan malas dan takut membuat konten di media sosial. Buatlah konten secara konsisten, maka lama-kelamaan views akan bertambah dan kita akan semakin tahu preferensi audience sehingga konten kita mendapatkan traffic dan insight yang tinggi.
6. Ikut komunitas ekspor-impor. Menjadi anggota aktif sebuah komunitas kewirausahaan akan mempermudah kita dalam mendapatkan informasi buyer beserta akses yang bisa ditempuh.
7. Repack produk. Tapi ingat, produk yang boleh di-repack adalah produk yang belum bermerk. Riset produk di pasaran yang prospek untuk direpack dgn packaging yg menarik. Jangan lupa urus izin PIRT, BPOM untuk produk F&B.
8. Joint venture. Cari partner bisnis yg ahli di bidang produksi (pembuatan produk). Sehingga kita bisa fokus pada pemasaran dan penjualan produk. Gandeng teman, kerabat, atau orang terdekat yg bisa dipercaya. Lakukan joint venture dengan sistem profit sharing (bagi hasil).
9. Menjual barang seni. Ikuti komunitas kesenian yang diminati dan bergabung menjadi anggota Dewan Kerajinan Nasional di daerah masing-masing (Dekranasda). Organisasi ini menghimpun pencinta dan peminat seni, serta pelaku bisnis di bidang produk kerajinan, yang sebagian merupakan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM).
5. Menjual barang dengan jalur konten FYP. Saat ini, konten yang viral adalah salah satu cara brilian untuk mendapatkan pasar. Bahkan menjadi sarana beriklan gratis. Jangan malas dan takut membuat konten di media sosial. Buatlah konten secara konsisten, maka lama-kelamaan views akan bertambah dan kita akan semakin tahu preferensi audience sehingga konten kita mendapatkan traffic dan insight yang tinggi.
6. Ikut komunitas ekspor-impor. Menjadi anggota aktif sebuah komunitas kewirausahaan akan mempermudah kita dalam mendapatkan informasi buyer beserta akses yang bisa ditempuh.
7. Repack produk. Tapi ingat, produk yang boleh di-repack adalah produk yang belum bermerk. Riset produk di pasaran yang prospek untuk direpack dgn packaging yg menarik. Jangan lupa urus izin PIRT, BPOM untuk produk F&B.
8. Joint venture. Cari partner bisnis yg ahli di bidang produksi (pembuatan produk). Sehingga kita bisa fokus pada pemasaran dan penjualan produk. Gandeng teman, kerabat, atau orang terdekat yg bisa dipercaya. Lakukan joint venture dengan sistem profit sharing (bagi hasil).
9. Menjual barang seni. Ikuti komunitas kesenian yang diminati dan bergabung menjadi anggota Dewan Kerajinan Nasional di daerah masing-masing (Dekranasda). Organisasi ini menghimpun pencinta dan peminat seni, serta pelaku bisnis di bidang produk kerajinan, yang sebagian merupakan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM).
Lihat Juga :