Mengenal Varian Baru Covid-19 NB.1.8.1 yang Merebak di 22 Negara
Senin, 02 Juni 2025 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun jumlah kasus di Amerika Serikat masih terbatas, tren global menunjukkan bahwa varian ini memiliki potensi penyebaran yang lebih luas dalam waktu dekat.
Para ahli menyatakan bahwa gejala NB.1.8.1 sangat mirip dengan gejala Covid-19 varian lainnya. Infeksi biasanya ditandai dengan keluhan seperti:
1. Demam atau menggigil
2. Batuk dan sakit tenggorokan
3. Hidung tersumbat
4. Kelelahan
5. Sesak napas ringan
6. Gangguan pencernaan seperti diare
Hingga saat ini, tidak ada bukti bahwa NB.1.8.1 menyebabkan gejala yang lebih berat dibandingkan varian sebelumnya. Namun, seperti semua varian Covid-19, efeknya tetap harus diwaspadai, terutama pada kelompok rentan seperti lansia, penderita komorbid, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Baca Juga: Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Peningkatan Covid-19, Ini Isinya!
Meskipun kontribusi NB.1.8.1 terhadap total kasus Covid-19 di Amerika Serikat masih relatif kecil, para pakar memperkirakan bahwa lonjakan kasus Covid-19 dapat kembali terjadi pada pertengahan hingga akhir musim panas. Baik akibat NB.1.8.1 maupun varian lainnya.
NB.1.8.1 membawa enam mutasi pada protein spike, yang berpotensi meningkatkan kemampuannya dalam menghindari antibodi serta mempercepat penularan. Namun, menurut para peneliti, mutasi ini belum cukup signifikan untuk memicu gelombang besar infeksi secara langsung.
Menurut para ahli, kekebalan dari vaksin Covid-19 maupun infeksi sebelumnya masih diharapkan memberikan perlindungan terhadap NB.1.8.1. Vaksin penguat terbaru dari Pfizer, Moderna, dan Novavax diyakini telah disesuaikan untuk menghadapi varian terbaru termasuk NB.1.8.1. Namun, keputusan akhir soal formula vaksin masih menunggu rekomendasi resmi dari FDA.
Dengan demikian, meskipun varian ini menunjukkan adanya mutasi penting, perlindungan dari vaksin tetap menjadi pertahanan utama dalam mencegah keparahan penyakit.
Apa Saja Gejala NB.1.8.1?
Para ahli menyatakan bahwa gejala NB.1.8.1 sangat mirip dengan gejala Covid-19 varian lainnya. Infeksi biasanya ditandai dengan keluhan seperti:
1. Demam atau menggigil
2. Batuk dan sakit tenggorokan
3. Hidung tersumbat
4. Kelelahan
5. Sesak napas ringan
6. Gangguan pencernaan seperti diare
Hingga saat ini, tidak ada bukti bahwa NB.1.8.1 menyebabkan gejala yang lebih berat dibandingkan varian sebelumnya. Namun, seperti semua varian Covid-19, efeknya tetap harus diwaspadai, terutama pada kelompok rentan seperti lansia, penderita komorbid, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Baca Juga: Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Peningkatan Covid-19, Ini Isinya!
Apakah NB.1.8.1 Bisa Picu Lonjakan Kasus?
Meskipun kontribusi NB.1.8.1 terhadap total kasus Covid-19 di Amerika Serikat masih relatif kecil, para pakar memperkirakan bahwa lonjakan kasus Covid-19 dapat kembali terjadi pada pertengahan hingga akhir musim panas. Baik akibat NB.1.8.1 maupun varian lainnya.
NB.1.8.1 membawa enam mutasi pada protein spike, yang berpotensi meningkatkan kemampuannya dalam menghindari antibodi serta mempercepat penularan. Namun, menurut para peneliti, mutasi ini belum cukup signifikan untuk memicu gelombang besar infeksi secara langsung.
Apakah Vaksin Covid-19 Masih Efektif?
Menurut para ahli, kekebalan dari vaksin Covid-19 maupun infeksi sebelumnya masih diharapkan memberikan perlindungan terhadap NB.1.8.1. Vaksin penguat terbaru dari Pfizer, Moderna, dan Novavax diyakini telah disesuaikan untuk menghadapi varian terbaru termasuk NB.1.8.1. Namun, keputusan akhir soal formula vaksin masih menunggu rekomendasi resmi dari FDA.
Dengan demikian, meskipun varian ini menunjukkan adanya mutasi penting, perlindungan dari vaksin tetap menjadi pertahanan utama dalam mencegah keparahan penyakit.
Lihat Juga :