Viral Super Commuter di Malaysia, Ibu 2 Anak Ngantor Tiap Hari Naik Pesawat
Selasa, 03 Juni 2025 - 05:40 WIB
loading...
Racheal Kaur, nama wanita tersebut, mendadak viral setelah terungkap bahwa ia memilih naik pesawat setiap hari untuk berangkat kerja. Foto/SINDOnews.
A
A
A
MALAYSIA - Setiap pagi, jutaan orang di seluruh dunia bergegas ke kantor menggunakan berbagai moda transportasi , mulai dari motor, mobil, hingga kendaraan umum seperti bus dan kereta. Namun, kisah seorang wanita di Malaysia ini benar-benar di luar kebiasaan.
Racheal Kaur, nama wanita tersebut, mendadak viral setelah terungkap bahwa ia memilih naik pesawat setiap hari untuk berangkat kerja. Ia tinggal di Penang dan bekerja di Kuala Lumpur, dan benar-benar menempuh perjalanan udara setiap hari kerja, bukan untuk urusan dinas, melainkan untuk rutinitas ngantor biasa.
Wawancaranya dengan Channel News Asia (CNA) mencuat di media sosial. Ia dijuluki sebagai "super commuter" karena jalur komutingnya menembus antar negara bagian lewat udara — sesuatu yang sangat jarang dilakukan.
Baca juga: Kiamat Pilot Tempur! Fury: Robot Jet Buatan AS Siap Kuasai Langit, Manusia Tinggal Nonton!
Alasan Racheal memilih jalur tak biasa ini ternyata demi keluarga. Ia memiliki dua anak berusia 11 dan 12 tahun, dan ingin tetap hadir untuk mereka setiap malam. Sebelumnya, ia tinggal di Kuala Lumpur dan hanya pulang ke Penang seminggu sekali. Namun, rasa rindu pada anak-anak membuatnya beralih ke sistem pulang-pergi harian via pesawat sejak awal 2024.
Rutinitasnya luar biasa padat. Ia bangun pukul 4 pagi, bersiap, lalu menuju Bandara Internasional Penang sekitar pukul 5. Penerbangannya dijadwalkan pukul 6.30 dan tiba di Kuala Lumpur sekitar 7.45. Untungnya, kantornya di maskapai AirAsia hanya berjarak beberapa menit dari bandara. Sepulang kerja, ia langsung terbang kembali ke Penang dan tiba di rumah sekitar pukul 8 malam. Total jarak yang ia tempuh setiap hari mencapai 700 kilometer!
Baca juga: Horor, Penumpang Pesawat Ini Bawa 44 Ular Berbisa Asal Indonesia
Yang mengejutkan, Racheal justru mengaku pengeluarannya kini lebih hemat dibanding saat tinggal di Kuala Lumpur. Dahulu, ia harus menghabiskan sekitar 474 dolar AS per bulan untuk biaya hidup. Kini, dengan sistem PP pesawat, ia hanya mengeluarkan sekitar 316 dolar AS (sekitar Rp 5 jutaan) per bulan. Tiket pesawat pulang-pergi per hari hanya sekitar Rp160 ribuan.
Waktu di pesawat ia manfaatkan untuk bersantai, mendengarkan musik, dan menikmati waktu pribadi sebelum menghadapi kesibukan kantor. Di tempat kerja, ia bisa lebih fokus, sementara di rumah ia mencurahkan waktunya sepenuhnya untuk anak-anak.
Sebagai Assistant Manager di divisi Finance Operations AirAsia, Racheal juga mendapat dukungan penuh dari perusahaannya untuk gaya hidup ini, karena dianggap sejalan dengan prinsip keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Meskipun jadwalnya terbilang ekstrem, Racheal tak merasa terbebani. Justru kehadiran anak-anak di rumah menjadi sumber energi baginya. Ia mengaku banyak yang menyebut dirinya “gila” saat mendengar rutinitasnya, namun bagi Racheal, ini adalah bukti bahwa seorang ibu bisa sukses di karier dan tetap hadir untuk keluarga — asal mau berani ambil langkah berbeda.
Kisahnya pun jadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak netizen yang mengaku salut, tak sedikit pula yang iseng menebak gajinya hingga bisa naik pesawat setiap hari. Beberapa bahkan merasa ‘tertampar’ karena sering mengeluh ke kantor yang jaraknya jauh lebih dekat.
“Gue ngeluh naik KRL, dia PP naik pesawat. Respect!” komentar salah satu netizen.
Racheal Kaur, nama wanita tersebut, mendadak viral setelah terungkap bahwa ia memilih naik pesawat setiap hari untuk berangkat kerja. Ia tinggal di Penang dan bekerja di Kuala Lumpur, dan benar-benar menempuh perjalanan udara setiap hari kerja, bukan untuk urusan dinas, melainkan untuk rutinitas ngantor biasa.
Wawancaranya dengan Channel News Asia (CNA) mencuat di media sosial. Ia dijuluki sebagai "super commuter" karena jalur komutingnya menembus antar negara bagian lewat udara — sesuatu yang sangat jarang dilakukan.
Baca juga: Kiamat Pilot Tempur! Fury: Robot Jet Buatan AS Siap Kuasai Langit, Manusia Tinggal Nonton!
Alasan Racheal memilih jalur tak biasa ini ternyata demi keluarga. Ia memiliki dua anak berusia 11 dan 12 tahun, dan ingin tetap hadir untuk mereka setiap malam. Sebelumnya, ia tinggal di Kuala Lumpur dan hanya pulang ke Penang seminggu sekali. Namun, rasa rindu pada anak-anak membuatnya beralih ke sistem pulang-pergi harian via pesawat sejak awal 2024.
Rutinitasnya luar biasa padat. Ia bangun pukul 4 pagi, bersiap, lalu menuju Bandara Internasional Penang sekitar pukul 5. Penerbangannya dijadwalkan pukul 6.30 dan tiba di Kuala Lumpur sekitar 7.45. Untungnya, kantornya di maskapai AirAsia hanya berjarak beberapa menit dari bandara. Sepulang kerja, ia langsung terbang kembali ke Penang dan tiba di rumah sekitar pukul 8 malam. Total jarak yang ia tempuh setiap hari mencapai 700 kilometer!
Baca juga: Horor, Penumpang Pesawat Ini Bawa 44 Ular Berbisa Asal Indonesia
Yang mengejutkan, Racheal justru mengaku pengeluarannya kini lebih hemat dibanding saat tinggal di Kuala Lumpur. Dahulu, ia harus menghabiskan sekitar 474 dolar AS per bulan untuk biaya hidup. Kini, dengan sistem PP pesawat, ia hanya mengeluarkan sekitar 316 dolar AS (sekitar Rp 5 jutaan) per bulan. Tiket pesawat pulang-pergi per hari hanya sekitar Rp160 ribuan.
Waktu di pesawat ia manfaatkan untuk bersantai, mendengarkan musik, dan menikmati waktu pribadi sebelum menghadapi kesibukan kantor. Di tempat kerja, ia bisa lebih fokus, sementara di rumah ia mencurahkan waktunya sepenuhnya untuk anak-anak.
Sebagai Assistant Manager di divisi Finance Operations AirAsia, Racheal juga mendapat dukungan penuh dari perusahaannya untuk gaya hidup ini, karena dianggap sejalan dengan prinsip keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Meskipun jadwalnya terbilang ekstrem, Racheal tak merasa terbebani. Justru kehadiran anak-anak di rumah menjadi sumber energi baginya. Ia mengaku banyak yang menyebut dirinya “gila” saat mendengar rutinitasnya, namun bagi Racheal, ini adalah bukti bahwa seorang ibu bisa sukses di karier dan tetap hadir untuk keluarga — asal mau berani ambil langkah berbeda.
Kisahnya pun jadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak netizen yang mengaku salut, tak sedikit pula yang iseng menebak gajinya hingga bisa naik pesawat setiap hari. Beberapa bahkan merasa ‘tertampar’ karena sering mengeluh ke kantor yang jaraknya jauh lebih dekat.
“Gue ngeluh naik KRL, dia PP naik pesawat. Respect!” komentar salah satu netizen.
(nnz)
Lihat Juga :