7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Rebut Posisi KKN di Desa Penari
Rabu, 04 Juni 2025 - 07:00 WIB
loading...
Film Indonesia terlaris sepanjang masa membuktikan taji industri perfilman Tanah Air dengan lahirnya karya-karya berkualitas yang menyedot jutaan penonton. Foto/IMDb
A
A
A
JAKARTA - Film Indonesia terlaris sepanjang masa membuktikan taji industri perfilman Tanah Air dengan lahirnya karya-karya berkualitas yang berhasil menyedot jutaan penonton ke bioskop. Dari genre horor yang memicu adrenalin hingga drama keluarga yang menyentuh emosi, sederet film ini sukses mencatatkan rekor fantastis dalam sejarah perfilman nasional.
Film animasi keluarga berjudul Jumbo resmi mencatatkan rekor baru sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa, menggusur posisi KKN di Desa Penari yang sebelumnya bertahan di puncak box office selama bertahun-tahun. Dengan jumlah penonton yang menembus jutaan dalam waktu singkat, Jumbo membuktikan bahwa film animasi lokal kini memiliki kekuatan yang setara dengan film horor maupun drama populer di bioskop.
Berikut daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa dilansir dari IMDb, Rabu (4/6/2025).
Baca Juga: Jumbo Geser KKN di Desa Penari Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa dengan 10 Juta Lebih Penonton
![7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Rebut Posisi KKN di Desa Penari]()
Foto/IMDb
Jumbo adalah film animasi petualangan fantasi asal Indonesia yang dirilis pada tahun 2025. Film ini merupakan debut penyutradaraan Ryan Adriandhy dan diproduksi oleh Visinema Studios bersama Springboard dan Anami Films. Dibintangi oleh Prince Poetiray, Quinn Salman, Bunga Citra Lestari, dan Ariel Noah, Jumbo tayang perdana di bioskop pada 31 Maret 2025.
Cerita berpusat pada Don, seorang anak yatim piatu berusia 10 tahun yang kerap diremehkan karena tubuhnya yang besar. Ia memiliki sebuah buku dongeng peninggalan orang tuanya, yang menjadi pelarian dan sumber inspirasi dalam menghadapi dunia yang tak ramah. Ketika buku itu dicuri menjelang pertunjukan bakat yang penting baginya, Don merasa putus asa. Namun, dukungan dari Oma dan dua sahabatnya, Nurman dan Mae, menjadi penguat.
Segalanya berubah ketika Don bertemu dengan Meri, peri kecil misterius yang membawanya dalam petualangan ajaib demi menemukan orang tua Meri dan merebut kembali buku warisan tersebut. Lewat perjalanan penuh keajaiban, Don belajar tentang keberanian, persahabatan, dan kepercayaan diri, sekaligus menemukan jati dirinya.
![7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Rebut Posisi KKN di Desa Penari]()
Foto/IMDb
KKN di Desa Penari merupakan film horor Indonesia yang dirilis pada 30 April 2022. Disutradarai oleh Awi Suryadi dan diadaptasi dari kisah viral karya SimpleMan, film ini diproduksi oleh MD Pictures bersama Pichouse Films. Diperankan oleh Tissa Biani, Adinda Thomas, dan Achmad Megantara, film ini sempat mengalami penundaan tayang akibat pandemi Covid-19 sebelum akhirnya berhasil menarik jutaan penonton di bioskop.
Berlatar tahun 2009, cerita mengikuti enam mahasiswa, Nur, Widya, Ayu, Bima, Anton, dan Wahyu, yang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil di Jawa Timur. Mereka mendapat peringatan keras dari kepala desa, Pak Prabu, untuk tidak melanggar batas wilayah Tapak Tilas yang dianggap sakral dan terlarang. Namun, larangan itu diabaikan, memicu serangkaian kejadian mistis yang perlahan berubah menjadi teror nyata.
Gangguan supranatural mulai menghantui para mahasiswa, termasuk kerasukan, penampakan sosok penari gaib, hingga pengaruh kuat dari makhluk halus bernama Badarawuhi. Bima dan Ayu yang melakukan pelanggaran moral di wilayah terlarang menjadi sasaran utama, terjebak dalam perjanjian gaib yang memperkuat cengkeraman Badarawuhi atas mereka. Situasi memburuk ketika nyawa beberapa mahasiswa berada di ujung tanduk.
Dalam upaya penyelamatan, Mbah Buyut, dukun desa, mencoba menolong para mahasiswa dan mengungkap bahwa Dawu adalah gelar bagi penari yang dikuasai Badarawuhi. Namun, Bima dan Ayu tidak berhasil diselamatkan dan jiwa mereka terperangkap di dunia gaib Angkoromurko. Empat tahun kemudian, Nur dan Widya membagikan pengalaman mereka dalam sebuah wawancara dokumenter. Dengan balutan kisah mistis dan unsur budaya lokal, KKN di Desa Penari berhasil menjadi salah satu film horor Indonesia paling sukses sepanjang masa.
![7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Rebut Posisi KKN di Desa Penari]()
Foto/IMDb
Agak Laen adalah film horor komedi Indonesia yang tayang pada 1 Februari 2024. Disutradarai dan ditulis oleh Muhadkly Acho, film ini diadaptasi dari siniar populer berjudul sama dan dibintangi oleh para personel siniar tersebut, Bene Dion, Oki Rengga, Boris Bokir, dan Indra Jegel. Film ini merupakan hasil produksi Imajinari dan Jagartha.
Cerita berfokus pada empat sahabat yang hidup dalam keterbatasan ekonomi meski telah lama merantau. Ketika sebuah pasar malam dibuka di sekitar tempat tinggal mereka, mereka melihat peluang untuk membangun usaha baru: wahana rumah hantu. Awalnya, rumah hantu buatan mereka tidak menakutkan dan gagal menarik pengunjung. Namun, setelah merenovasi dan meningkatkan suasana mistis, wahana tersebut mulai menarik perhatian.
Masalah muncul ketika seorang pengunjung bernama Basuki yang tengah berusaha menghindari istrinya karena berselingkuh, meninggal karena serangan jantung saat berada di dalam rumah hantu. Panik dan takut dituduh, keempat sahabat itu memutuskan mengubur jenazah Basuki di wahana mereka dan menyembunyikan kejadian tersebut. Namun, arwah Basuki justru gentayangan dan menciptakan atmosfer menyeramkan yang membuat rumah hantu mereka semakin populer.
Kesuksesan pun menghampiri, tetapi situasi berubah ketika polisi menyelidiki hilangnya Basuki, yang ternyata adalah calon anggota legislatif. Setelah menemukan sejumlah kejanggalan, penyelidikan mengarah ke rumah hantu dan akhirnya membongkar rahasia kelam keempat sahabat itu. Mereka pun harus menghadapi konsekuensi hukum atas tindakan mereka.
Baca Juga: Jumbo Geser Agak Laen Jadi Film Indonesia Terlaris Kedua Sepanjang Masa
![7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Rebut Posisi KKN di Desa Penari]()
Foto/IMDb
Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 adalah film komedi Indonesia yang dirilis pada 8 September 2016, disutradarai oleh Anggy Umbara dan diproduksi oleh Falcon Pictures. Film ini merupakan adaptasi modern dari film-film legendaris Warkop DKI dan dibintangi oleh Abimana Aryasatya sebagai Dono, Vino G. Bastian sebagai Kasino, dan Tora Sudiro sebagai Indro.
Film ini sempat memegang rekor sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa sebelum dikalahkan oleh KKN di Desa Penari pada tahun 2022. Film mengikuti kisah Dono, Kasino, dan Indro yang bekerja sebagai petugas keamanan di organisasi fiktif CHIIPS. Tingkah mereka yang ceroboh dan konyol membuat atasan mereka, Pak Boss, kewalahan.
Mereka kemudian dibantu oleh anggota CHIIPS dari Paris bernama Sophie. Namun, kekacauan terjadi saat patroli pertama, yang berujung pada kerugian besar dan hukuman denda Rp8 miliar atau penjara. Putus asa mencari uang, mereka malah terlibat dalam perburuan harta karun usai menerima peta dari seorang pria misterius yang mereka tolong.
Peta tersebut membawa mereka ke Malaysia dalam petualangan penuh kekonyolan. Sayangnya, peta itu tertukar dengan tas milik wanita berbaju merah, yang memicu aksi kejar-kejaran kocak hingga ke Chinatown. Film ditutup dengan cliffhanger dan kemunculan Indro Warkop versi asli sebagai narator, menyambut penonton untuk menantikan kelanjutan ceritanya di Part 2.
![7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Rebut Posisi KKN di Desa Penari]()
Foto/IMDb
Pengabdi Setan 2: Communion adalah film horor karya Joko Anwar yang dirilis pada 4 Agustus 2022 sebagai sekuel dari Pengabdi Setan (2017). Film ini menampilkan kembali para pemeran utama seperti Tara Basro, Endy Arfian, Nasar Anuz, dan Bront Palarae, serta memperluas dunia cerita dengan latar rumah susun tua yang menyimpan rahasia kelam.
Mengambil latar waktu tiga tahun setelah peristiwa film pertama, Rini dan keluarganya pindah ke rumah susun milik pemerintah di Jakarta Utara. Tanpa mereka sadari, rumah susun itu dibangun di atas bekas pemakaman massal dan menyimpan keterlibatan dengan sekte sesat pemuja iblis Raminom. Sementara itu, seorang jurnalis bernama Budiman menelusuri jejak konspirasi kematian massal yang terjadi sejak 1955 dan menemukan hubungan kuat antara rumah susun, sekte pemuja iblis, serta keluarga Rini.
Kengerian mulai memuncak ketika tragedi lift menewaskan banyak penghuni dan cuaca ekstrem memutus akses keluar masuk rumah susun. Arwah-arwah gentayangan bangkit, para penghuni dihantui dan diburu oleh makhluk tak kasat mata, sementara para pengabdi setan muncul di seluruh penjuru gedung. Puncaknya terjadi ketika Rini menemukan adiknya yang diculik, Ian, memimpin ritual sesat di lantai tersembunyi bersama sosok Raminom.
Bahri, ayah mereka, ternyata bagian dari sekte tersebut, dan mengorbankan dirinya demi membebaskan keluarganya. Dengan bantuan Budiman dan Wisnu, keluarga Rini akhirnya berhasil melarikan diri. Namun, misteri belum berakhir. Di akhir cerita, Darminah dan Batara, karakter ikonik dari film Pengabdi Setan klasik tahun 1980, muncul sebagai dalang tersembunyi, menunjukkan bahwa mereka tak pernah menua dan berada di balik semua kejadian.
![7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Rebut Posisi KKN di Desa Penari]()
Foto/IMDb
Dilan 1990 adalah film drama romantis Indonesia yang dirilis pada tahun 2018 dan disutradarai oleh Fajar Bustomi bersama penulis novelnya, Pidi Baiq. Diadaptasi dari novel populer Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990, film ini dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan sebagai Dilan dan Vanesha Prescilla sebagai Milea. Berlatar tahun 1990, film ini mengambil lokasi syuting di Bandung dan Jakarta, serta menampilkan nuansa nostalgia remaja era 90-an.
Kisah bermula saat Milea pindah dari Jakarta ke Bandung dan mulai bersekolah di SMA baru. Di sana, ia bertemu Dilan, siswa unik yang terkenal sebagai pemimpin geng motor. Dilan mendekati Milea dengan cara yang tidak biasa, meramal masa depan mereka dan memberi hadiah seperti teka-teki silang yang sudah diisi. Ketertarikan Dilan yang tidak biasa membuat Milea perlahan membuka hati, meski awalnya masih berpacaran dengan Benni, kekasih lamanya yang posesif.
Seiring waktu, hubungan Milea dan Dilan semakin dekat. Mereka sering menghabiskan waktu bersama, saling menelepon hingga larut malam, dan berbagi momen-momen manis seperti berboncengan motor dan saling memberi perhatian. Dilan bahkan rela mengurangi keterlibatannya dalam tawuran demi Milea. Ia juga memperkenalkan Milea kepada ibunya dan menunjukkan puisi-puisi cinta yang ditulis khusus untuknya, memperlihatkan sisi romantis di balik sikap keras Dilan.
Namun, hubungan mereka tidak selalu mulus. Konflik muncul saat Milea didekati oleh pria lain seperti Nandan dan Kang Adi. Ketika Dilan mengetahui Milea pergi dengan Kang Adi, ia kecewa dan menuliskan puisi yang menyentuh. Ketegangan memuncak ketika Milea ditampar oleh Anhar, teman Dilan, dan Dilan membalasnya dengan kekerasan. Meski dihantam berbagai rintangan, cerita cinta remaja ini ditutup dengan manis saat Dilan dan Milea akhirnya resmi berpacaran di warung Bi’ E’em, tempat favorit mereka.
Baca Juga: 7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Tahun, Nomor 1 Tembus 10 Juta Penonton
![7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Rebut Posisi KKN di Desa Penari]()
Foto/IMDb
Miracle in Cell No. 7 adalah film drama keluarga Indonesia yang dirilis pada tahun 2022 dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film ini merupakan adaptasi dari film Korea Selatan berjudul sama yang dirilis pada 2013, dan dibintangi oleh Vino G. Bastian, Graciella Abigail, dan Indro Warkop. Cerita berfokus pada Dodo Rozak, seorang pria dengan disabilitas intelektual yang hidup sederhana bersama putrinya, Kartika. Hidup mereka berubah drastis ketika Dodo dituduh membunuh dan melecehkan seorang anak perempuan bernama Melati, putri dari seorang pejabat tinggi.
Di dalam penjara, Dodo mengalami berbagai perlakuan kejam, baik dari sipir maupun sesama napi. Namun perlahan, para tahanan di sel nomor 7 mulai melihat ketulusan Dodo dan membantunya untuk bertemu kembali dengan anaknya secara diam-diam. Kedekatan mereka semakin kuat setelah Dodo menyelamatkan kepala sipir, Hendro, dari kecelakaan saat terjadi kerusuhan di dalam lapas. Hendro yang tersentuh kemudian mulai percaya bahwa Dodo tidak bersalah dan membantu mempertemukan kembali Dodo dengan Kartika.
Seiring waktu, bukti-bukti dan kesaksian para napi mulai mengungkap bahwa Dodo tidak melakukan kejahatan tersebut. Namun, tekanan politik dari ayah Melati, yang kini menjabat sebagai gubernur, membuat perjuangan Dodo untuk mendapatkan keadilan menjadi sangat sulit. Dalam sidang, Dodo dipaksa mengaku bersalah demi keselamatan putrinya, dan akhirnya dijatuhi hukuman mati. Perpisahan tragis antara Dodo dan Kartika menjadi momen yang menguras emosi, diiringi kesedihan seluruh penghuni lapas yang sudah menganggap Dodo sebagai keluarga.
Tahun-tahun berlalu, dan Kartika yang telah dewasa menjadi seorang pengacara. Ia mengajukan peninjauan kembali atas kasus ayahnya, dibantu oleh para saksi yang dahulu mengenal Dodo dengan baik. Melalui kesaksian dan bukti baru, pengadilan akhirnya menyatakan Dodo tidak bersalah. Meskipun sang ayah sudah tiada, Kartika merasa lega karena berhasil membersihkan nama baiknya. Film ditutup dengan adegan simbolik di mana Dodo digambarkan “terbang” dengan balon udara.
Film animasi keluarga berjudul Jumbo resmi mencatatkan rekor baru sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa, menggusur posisi KKN di Desa Penari yang sebelumnya bertahan di puncak box office selama bertahun-tahun. Dengan jumlah penonton yang menembus jutaan dalam waktu singkat, Jumbo membuktikan bahwa film animasi lokal kini memiliki kekuatan yang setara dengan film horor maupun drama populer di bioskop.
Berikut daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa dilansir dari IMDb, Rabu (4/6/2025).
7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa
Baca Juga: Jumbo Geser KKN di Desa Penari Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa dengan 10 Juta Lebih Penonton
1. Jumbo - 10.089.160 Penonton

Foto/IMDb
Jumbo adalah film animasi petualangan fantasi asal Indonesia yang dirilis pada tahun 2025. Film ini merupakan debut penyutradaraan Ryan Adriandhy dan diproduksi oleh Visinema Studios bersama Springboard dan Anami Films. Dibintangi oleh Prince Poetiray, Quinn Salman, Bunga Citra Lestari, dan Ariel Noah, Jumbo tayang perdana di bioskop pada 31 Maret 2025.
Cerita berpusat pada Don, seorang anak yatim piatu berusia 10 tahun yang kerap diremehkan karena tubuhnya yang besar. Ia memiliki sebuah buku dongeng peninggalan orang tuanya, yang menjadi pelarian dan sumber inspirasi dalam menghadapi dunia yang tak ramah. Ketika buku itu dicuri menjelang pertunjukan bakat yang penting baginya, Don merasa putus asa. Namun, dukungan dari Oma dan dua sahabatnya, Nurman dan Mae, menjadi penguat.
Segalanya berubah ketika Don bertemu dengan Meri, peri kecil misterius yang membawanya dalam petualangan ajaib demi menemukan orang tua Meri dan merebut kembali buku warisan tersebut. Lewat perjalanan penuh keajaiban, Don belajar tentang keberanian, persahabatan, dan kepercayaan diri, sekaligus menemukan jati dirinya.
2. KKN di Desa Penari - 10.061.033 Penonton

Foto/IMDb
KKN di Desa Penari merupakan film horor Indonesia yang dirilis pada 30 April 2022. Disutradarai oleh Awi Suryadi dan diadaptasi dari kisah viral karya SimpleMan, film ini diproduksi oleh MD Pictures bersama Pichouse Films. Diperankan oleh Tissa Biani, Adinda Thomas, dan Achmad Megantara, film ini sempat mengalami penundaan tayang akibat pandemi Covid-19 sebelum akhirnya berhasil menarik jutaan penonton di bioskop.
Berlatar tahun 2009, cerita mengikuti enam mahasiswa, Nur, Widya, Ayu, Bima, Anton, dan Wahyu, yang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil di Jawa Timur. Mereka mendapat peringatan keras dari kepala desa, Pak Prabu, untuk tidak melanggar batas wilayah Tapak Tilas yang dianggap sakral dan terlarang. Namun, larangan itu diabaikan, memicu serangkaian kejadian mistis yang perlahan berubah menjadi teror nyata.
Gangguan supranatural mulai menghantui para mahasiswa, termasuk kerasukan, penampakan sosok penari gaib, hingga pengaruh kuat dari makhluk halus bernama Badarawuhi. Bima dan Ayu yang melakukan pelanggaran moral di wilayah terlarang menjadi sasaran utama, terjebak dalam perjanjian gaib yang memperkuat cengkeraman Badarawuhi atas mereka. Situasi memburuk ketika nyawa beberapa mahasiswa berada di ujung tanduk.
Dalam upaya penyelamatan, Mbah Buyut, dukun desa, mencoba menolong para mahasiswa dan mengungkap bahwa Dawu adalah gelar bagi penari yang dikuasai Badarawuhi. Namun, Bima dan Ayu tidak berhasil diselamatkan dan jiwa mereka terperangkap di dunia gaib Angkoromurko. Empat tahun kemudian, Nur dan Widya membagikan pengalaman mereka dalam sebuah wawancara dokumenter. Dengan balutan kisah mistis dan unsur budaya lokal, KKN di Desa Penari berhasil menjadi salah satu film horor Indonesia paling sukses sepanjang masa.
3. Agak Laen - 9.126.607 Penonton

Foto/IMDb
Agak Laen adalah film horor komedi Indonesia yang tayang pada 1 Februari 2024. Disutradarai dan ditulis oleh Muhadkly Acho, film ini diadaptasi dari siniar populer berjudul sama dan dibintangi oleh para personel siniar tersebut, Bene Dion, Oki Rengga, Boris Bokir, dan Indra Jegel. Film ini merupakan hasil produksi Imajinari dan Jagartha.
Cerita berfokus pada empat sahabat yang hidup dalam keterbatasan ekonomi meski telah lama merantau. Ketika sebuah pasar malam dibuka di sekitar tempat tinggal mereka, mereka melihat peluang untuk membangun usaha baru: wahana rumah hantu. Awalnya, rumah hantu buatan mereka tidak menakutkan dan gagal menarik pengunjung. Namun, setelah merenovasi dan meningkatkan suasana mistis, wahana tersebut mulai menarik perhatian.
Masalah muncul ketika seorang pengunjung bernama Basuki yang tengah berusaha menghindari istrinya karena berselingkuh, meninggal karena serangan jantung saat berada di dalam rumah hantu. Panik dan takut dituduh, keempat sahabat itu memutuskan mengubur jenazah Basuki di wahana mereka dan menyembunyikan kejadian tersebut. Namun, arwah Basuki justru gentayangan dan menciptakan atmosfer menyeramkan yang membuat rumah hantu mereka semakin populer.
Kesuksesan pun menghampiri, tetapi situasi berubah ketika polisi menyelidiki hilangnya Basuki, yang ternyata adalah calon anggota legislatif. Setelah menemukan sejumlah kejanggalan, penyelidikan mengarah ke rumah hantu dan akhirnya membongkar rahasia kelam keempat sahabat itu. Mereka pun harus menghadapi konsekuensi hukum atas tindakan mereka.
Baca Juga: Jumbo Geser Agak Laen Jadi Film Indonesia Terlaris Kedua Sepanjang Masa
4. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 - 6.858.616 Penonton

Foto/IMDb
Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 adalah film komedi Indonesia yang dirilis pada 8 September 2016, disutradarai oleh Anggy Umbara dan diproduksi oleh Falcon Pictures. Film ini merupakan adaptasi modern dari film-film legendaris Warkop DKI dan dibintangi oleh Abimana Aryasatya sebagai Dono, Vino G. Bastian sebagai Kasino, dan Tora Sudiro sebagai Indro.
Film ini sempat memegang rekor sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa sebelum dikalahkan oleh KKN di Desa Penari pada tahun 2022. Film mengikuti kisah Dono, Kasino, dan Indro yang bekerja sebagai petugas keamanan di organisasi fiktif CHIIPS. Tingkah mereka yang ceroboh dan konyol membuat atasan mereka, Pak Boss, kewalahan.
Mereka kemudian dibantu oleh anggota CHIIPS dari Paris bernama Sophie. Namun, kekacauan terjadi saat patroli pertama, yang berujung pada kerugian besar dan hukuman denda Rp8 miliar atau penjara. Putus asa mencari uang, mereka malah terlibat dalam perburuan harta karun usai menerima peta dari seorang pria misterius yang mereka tolong.
Peta tersebut membawa mereka ke Malaysia dalam petualangan penuh kekonyolan. Sayangnya, peta itu tertukar dengan tas milik wanita berbaju merah, yang memicu aksi kejar-kejaran kocak hingga ke Chinatown. Film ditutup dengan cliffhanger dan kemunculan Indro Warkop versi asli sebagai narator, menyambut penonton untuk menantikan kelanjutan ceritanya di Part 2.
5. Pengabdi Setan 2: Communion - 6.391.982 Penonton

Foto/IMDb
Pengabdi Setan 2: Communion adalah film horor karya Joko Anwar yang dirilis pada 4 Agustus 2022 sebagai sekuel dari Pengabdi Setan (2017). Film ini menampilkan kembali para pemeran utama seperti Tara Basro, Endy Arfian, Nasar Anuz, dan Bront Palarae, serta memperluas dunia cerita dengan latar rumah susun tua yang menyimpan rahasia kelam.
Mengambil latar waktu tiga tahun setelah peristiwa film pertama, Rini dan keluarganya pindah ke rumah susun milik pemerintah di Jakarta Utara. Tanpa mereka sadari, rumah susun itu dibangun di atas bekas pemakaman massal dan menyimpan keterlibatan dengan sekte sesat pemuja iblis Raminom. Sementara itu, seorang jurnalis bernama Budiman menelusuri jejak konspirasi kematian massal yang terjadi sejak 1955 dan menemukan hubungan kuat antara rumah susun, sekte pemuja iblis, serta keluarga Rini.
Kengerian mulai memuncak ketika tragedi lift menewaskan banyak penghuni dan cuaca ekstrem memutus akses keluar masuk rumah susun. Arwah-arwah gentayangan bangkit, para penghuni dihantui dan diburu oleh makhluk tak kasat mata, sementara para pengabdi setan muncul di seluruh penjuru gedung. Puncaknya terjadi ketika Rini menemukan adiknya yang diculik, Ian, memimpin ritual sesat di lantai tersembunyi bersama sosok Raminom.
Bahri, ayah mereka, ternyata bagian dari sekte tersebut, dan mengorbankan dirinya demi membebaskan keluarganya. Dengan bantuan Budiman dan Wisnu, keluarga Rini akhirnya berhasil melarikan diri. Namun, misteri belum berakhir. Di akhir cerita, Darminah dan Batara, karakter ikonik dari film Pengabdi Setan klasik tahun 1980, muncul sebagai dalang tersembunyi, menunjukkan bahwa mereka tak pernah menua dan berada di balik semua kejadian.
6. Dilan 1990 - 6.315.664 Penonton

Foto/IMDb
Dilan 1990 adalah film drama romantis Indonesia yang dirilis pada tahun 2018 dan disutradarai oleh Fajar Bustomi bersama penulis novelnya, Pidi Baiq. Diadaptasi dari novel populer Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990, film ini dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan sebagai Dilan dan Vanesha Prescilla sebagai Milea. Berlatar tahun 1990, film ini mengambil lokasi syuting di Bandung dan Jakarta, serta menampilkan nuansa nostalgia remaja era 90-an.
Kisah bermula saat Milea pindah dari Jakarta ke Bandung dan mulai bersekolah di SMA baru. Di sana, ia bertemu Dilan, siswa unik yang terkenal sebagai pemimpin geng motor. Dilan mendekati Milea dengan cara yang tidak biasa, meramal masa depan mereka dan memberi hadiah seperti teka-teki silang yang sudah diisi. Ketertarikan Dilan yang tidak biasa membuat Milea perlahan membuka hati, meski awalnya masih berpacaran dengan Benni, kekasih lamanya yang posesif.
Seiring waktu, hubungan Milea dan Dilan semakin dekat. Mereka sering menghabiskan waktu bersama, saling menelepon hingga larut malam, dan berbagi momen-momen manis seperti berboncengan motor dan saling memberi perhatian. Dilan bahkan rela mengurangi keterlibatannya dalam tawuran demi Milea. Ia juga memperkenalkan Milea kepada ibunya dan menunjukkan puisi-puisi cinta yang ditulis khusus untuknya, memperlihatkan sisi romantis di balik sikap keras Dilan.
Namun, hubungan mereka tidak selalu mulus. Konflik muncul saat Milea didekati oleh pria lain seperti Nandan dan Kang Adi. Ketika Dilan mengetahui Milea pergi dengan Kang Adi, ia kecewa dan menuliskan puisi yang menyentuh. Ketegangan memuncak ketika Milea ditampar oleh Anhar, teman Dilan, dan Dilan membalasnya dengan kekerasan. Meski dihantam berbagai rintangan, cerita cinta remaja ini ditutup dengan manis saat Dilan dan Milea akhirnya resmi berpacaran di warung Bi’ E’em, tempat favorit mereka.
Baca Juga: 7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Tahun, Nomor 1 Tembus 10 Juta Penonton
7. Miracle in Cell No. 7 - 5.852.916 Penonton

Foto/IMDb
Miracle in Cell No. 7 adalah film drama keluarga Indonesia yang dirilis pada tahun 2022 dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film ini merupakan adaptasi dari film Korea Selatan berjudul sama yang dirilis pada 2013, dan dibintangi oleh Vino G. Bastian, Graciella Abigail, dan Indro Warkop. Cerita berfokus pada Dodo Rozak, seorang pria dengan disabilitas intelektual yang hidup sederhana bersama putrinya, Kartika. Hidup mereka berubah drastis ketika Dodo dituduh membunuh dan melecehkan seorang anak perempuan bernama Melati, putri dari seorang pejabat tinggi.
Di dalam penjara, Dodo mengalami berbagai perlakuan kejam, baik dari sipir maupun sesama napi. Namun perlahan, para tahanan di sel nomor 7 mulai melihat ketulusan Dodo dan membantunya untuk bertemu kembali dengan anaknya secara diam-diam. Kedekatan mereka semakin kuat setelah Dodo menyelamatkan kepala sipir, Hendro, dari kecelakaan saat terjadi kerusuhan di dalam lapas. Hendro yang tersentuh kemudian mulai percaya bahwa Dodo tidak bersalah dan membantu mempertemukan kembali Dodo dengan Kartika.
Seiring waktu, bukti-bukti dan kesaksian para napi mulai mengungkap bahwa Dodo tidak melakukan kejahatan tersebut. Namun, tekanan politik dari ayah Melati, yang kini menjabat sebagai gubernur, membuat perjuangan Dodo untuk mendapatkan keadilan menjadi sangat sulit. Dalam sidang, Dodo dipaksa mengaku bersalah demi keselamatan putrinya, dan akhirnya dijatuhi hukuman mati. Perpisahan tragis antara Dodo dan Kartika menjadi momen yang menguras emosi, diiringi kesedihan seluruh penghuni lapas yang sudah menganggap Dodo sebagai keluarga.
Tahun-tahun berlalu, dan Kartika yang telah dewasa menjadi seorang pengacara. Ia mengajukan peninjauan kembali atas kasus ayahnya, dibantu oleh para saksi yang dahulu mengenal Dodo dengan baik. Melalui kesaksian dan bukti baru, pengadilan akhirnya menyatakan Dodo tidak bersalah. Meskipun sang ayah sudah tiada, Kartika merasa lega karena berhasil membersihkan nama baiknya. Film ditutup dengan adegan simbolik di mana Dodo digambarkan “terbang” dengan balon udara.
(dra)
Lihat Juga :