Vidi Aldiano Jalani Kemoterapi di Tengah Kisruh Royalti Lagu Nuansa Bening
Kamis, 12 Juni 2025 - 14:45 WIB
loading...
Vidi Aldiano kembali menjalani perawatan kemoterapi di tengah sorotan publik terkait polemik royalti lagu. Foto/Instagram Vidi Aldiano.
A
A
A
JAKARTA - Penyanyi Vidi Aldiano kembali menjalani perawatan kemoterapi di tengah sorotan publik terkait polemik royalti lagu legendaris Nuansa Bening yang pernah ia nyanyikan ulang.
Kabar tersebut dibagikan langsung oleh Vidi melalui unggahan Instagram Story pada Selasa (11/6).
Baca juga: Digugat Pencipta Lagu Nuansa Bening Rp24,5 Miliar, Vidi Aldiano Gaet 15 Pengacara
Dalam foto yang diunggah, terlihat tangan Vidi dengan perban bekas infus sedang mengacungkan jempol ke arah kamera. Latar belakang menunjukkan suasana ruang rawat dengan peralatan medis khas rumah sakit. Di keterangan foto, Vidi menulis pesan singkat yang sarat makna:
"It's that time of the month again… Strong strong strong… Bismillah doain ya teman-teman," tulisnya di akun Instagram @vidialdiano.
Baca juga: Ahmad Dhani soal Vidi Aldiano Digugat Rp24,5 Miliar: Satu Pelanggaran Dendanya Rp500 Juta
Unggahan tersebut menyentuh hati banyak penggemar dan warganet yang telah mengikuti perjuangan Vidi melawan kanker ginjal sejak akhir 2019 lalu. Meski kini kondisinya lebih stabil, penyanyi bersuara khas itu tetap menjalani pengobatan secara berkala.
Pada Kamis (12/6/2025), Vidi kembali mengunggah foto lorong rumah sakit dengan papan bertuliskan “Chemotherapy Day Ward”. Kali ini, ia menyematkan caption ringan namun menggugah semangat:
"Spa day bismillah..."
Kalimat tersebut mencerminkan semangat positif Vidi dalam menghadapi proses pengobatan yang berat, dengan cara pandang yang penuh harapan dan ketabahan.
Baca juga: Pendidikan Vidi Aldiano, Ternyata Lulus Cum Laude dari Universitas Terbaik di UK
Menariknya, unggahan Vidi muncul di saat nama dirinya menjadi sorotan akibat konflik royalti lagu Nuansa Bening, ciptaan mendiang Adjie Soetama. Lagu tersebut pertama kali dipopulerkan oleh Keenan Nasution pada era 1980-an, dan menjadi bagian penting dalam sejarah musik pop Indonesia.
Vidi merilis ulang lagu Nuansa Bening dalam rangka penghormatan terhadap karya musik lawas. Versi tersebut disambut hangat oleh penggemar lintas generasi. Namun, peluncuran ini memicu kontroversi ketika pihak keluarga Adjie Soetama menyampaikan bahwa Vidi tidak mengantongi izin resmi dari ahli waris untuk menggunakan lagu tersebut secara komersial.
Pihak keluarga menyesalkan kurangnya komunikasi dan menyoroti kurangnya pelibatan langsung dalam proses perizinan. Mereka juga mempertanyakan alur distribusi royalti yang dianggap tidak transparan.
Menanggapi polemik tersebut, Vidi memberikan klarifikasi melalui media sosial. Ia menyatakan bahwa semua proses telah ia jalani melalui publisher resmi dan tak ada niatan untuk merugikan siapapun.
“Saya sangat menghormati karya Om Adjie Soetama, dan justru ingin mengenalkan kembali lagu ini ke generasi baru. Saya akan berupaya menyelesaikan ini dengan cara yang baik,” tulis Vidi.
Polemik ini kembali mengangkat isu klasik dalam industri musik Indonesia: perlindungan hak cipta dan transparansi distribusi royalti yang masih belum optimal.
Vidi, yang dikenal vokal memperjuangkan hak musisi, kerap menyuarakan pentingnya kepastian hukum dalam sistem royalti nasional.
Kabar tersebut dibagikan langsung oleh Vidi melalui unggahan Instagram Story pada Selasa (11/6).
Baca juga: Digugat Pencipta Lagu Nuansa Bening Rp24,5 Miliar, Vidi Aldiano Gaet 15 Pengacara
Dalam foto yang diunggah, terlihat tangan Vidi dengan perban bekas infus sedang mengacungkan jempol ke arah kamera. Latar belakang menunjukkan suasana ruang rawat dengan peralatan medis khas rumah sakit. Di keterangan foto, Vidi menulis pesan singkat yang sarat makna:
"It's that time of the month again… Strong strong strong… Bismillah doain ya teman-teman," tulisnya di akun Instagram @vidialdiano.
Baca juga: Ahmad Dhani soal Vidi Aldiano Digugat Rp24,5 Miliar: Satu Pelanggaran Dendanya Rp500 Juta
Unggahan tersebut menyentuh hati banyak penggemar dan warganet yang telah mengikuti perjuangan Vidi melawan kanker ginjal sejak akhir 2019 lalu. Meski kini kondisinya lebih stabil, penyanyi bersuara khas itu tetap menjalani pengobatan secara berkala.
Pada Kamis (12/6/2025), Vidi kembali mengunggah foto lorong rumah sakit dengan papan bertuliskan “Chemotherapy Day Ward”. Kali ini, ia menyematkan caption ringan namun menggugah semangat:
"Spa day bismillah..."
Kalimat tersebut mencerminkan semangat positif Vidi dalam menghadapi proses pengobatan yang berat, dengan cara pandang yang penuh harapan dan ketabahan.
Baca juga: Pendidikan Vidi Aldiano, Ternyata Lulus Cum Laude dari Universitas Terbaik di UK
Di Tengah Polemik Royalti Lagu Nuansa Bening
Menariknya, unggahan Vidi muncul di saat nama dirinya menjadi sorotan akibat konflik royalti lagu Nuansa Bening, ciptaan mendiang Adjie Soetama. Lagu tersebut pertama kali dipopulerkan oleh Keenan Nasution pada era 1980-an, dan menjadi bagian penting dalam sejarah musik pop Indonesia.
Vidi merilis ulang lagu Nuansa Bening dalam rangka penghormatan terhadap karya musik lawas. Versi tersebut disambut hangat oleh penggemar lintas generasi. Namun, peluncuran ini memicu kontroversi ketika pihak keluarga Adjie Soetama menyampaikan bahwa Vidi tidak mengantongi izin resmi dari ahli waris untuk menggunakan lagu tersebut secara komersial.
Pihak keluarga menyesalkan kurangnya komunikasi dan menyoroti kurangnya pelibatan langsung dalam proses perizinan. Mereka juga mempertanyakan alur distribusi royalti yang dianggap tidak transparan.
Vidi Aldiano Beri Klarifikasi
Menanggapi polemik tersebut, Vidi memberikan klarifikasi melalui media sosial. Ia menyatakan bahwa semua proses telah ia jalani melalui publisher resmi dan tak ada niatan untuk merugikan siapapun.
“Saya sangat menghormati karya Om Adjie Soetama, dan justru ingin mengenalkan kembali lagu ini ke generasi baru. Saya akan berupaya menyelesaikan ini dengan cara yang baik,” tulis Vidi.
Polemik ini kembali mengangkat isu klasik dalam industri musik Indonesia: perlindungan hak cipta dan transparansi distribusi royalti yang masih belum optimal.
Vidi, yang dikenal vokal memperjuangkan hak musisi, kerap menyuarakan pentingnya kepastian hukum dalam sistem royalti nasional.
(nnz)
Lihat Juga :